Lokasi: Hikmah >>
Macron Tegur Peserta KTT Afrika, Tuai Kritik Pedas
Hikmah96411 Dilihat
RingkasanPresiden Prancis Emmanuel Macron mendapat kecaman keras setelah menegur audiens di Kenya dengan nada emosional saat acara budaya, Jumat lalu. "Permisi, semuanya....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/macron-umumkan-prancis-akui-negara-palestina.jpg)
Presiden Prancis Emmanuel Macron mendapat kecaman keras setelah menegur audiens di Kenya dengan nada emosional saat acara budaya, Jumat lalu. "Permisi, semuanya. Hei, hei, hei," kata Macron kepada audiens. "Maaf, teman-teman. Tapi tidak mungkin berbicara soal budaya, menghadirkan orang-orang yang sangat inspiratif datang ke sini untuk berbicara di tengah kebisingan seperti ini." "Ini adalah bentuk kurangnya rasa hormat total," lanjutnya. "Saya sarankan jika kalian ingin berbicara secara pribadi atau membahas hal lain, ada ruang bilateral atau kalian bisa keluar. Jika ingin tetap di sini, kita mendengarkan para pembicara dan mengikuti aturan yang sama."
Pernyataan spontan Macron itu langsung menuai kritik di media sosial. Mantan anggota parlemen Zimbabwe, Fadzayi Mahere, mengkritik pemimpin Prancis tersebut di platform X. "Dengan hormat @EmmanuelMacron, saya tidak percaya tindakan Anda sopan atau pantas datang ke benua kami lalu berbicara kepada orang-orang seperti ini. Mereka bukan anak-anak Anda. Jangan bersikap merendahkan. Bayangkan jika tamu negara melakukan hal yang sama di negara Anda? Apakah itu akan diterima? Saya rasa tidak," tulisnya. Postingan lain dari pengacara Kenya-Kanada dengan 3,1 juta pengikut juga menyatakan: "Warga Afrika tidak membutuhkan izin dari @EmmanuelMacron untuk berbicara di Afrika," kata Dr. Miguna Miguna, yang pada Januari mengumumkan pencalonannya untuk pemilihan presiden Kenya 2027.
Laporan yang diterbitkan Modern Ghana pada Senin menyebut insiden tersebut memiliki ironi simbolis, karena Macron datang ke Kenya untuk mempromosikan apa yang digambarkan Paris sebagai kemitraan yang lebih setara dan penuh hormat dengan negara-negara Afrika, menjauh dari model pascakolonial yang selama ini dikritik sebagai paternalistik.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/1b599993.html
Artikel Terkait
Kemenkes Awasi Pelaku Perjalanan Amerika Latin soal Hantavirus
HikmahPelaksana Tugas Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan, Andi Saguni mengumumkan pengawasan ketat terhadap pelaku perjalanan dari Amerika Selatan, terutama Argentina, menyusul kasus penyebaran Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) di Kapal MV Hondius. Pernyataan itu disampaikan di Kantor Bakom RI, Jakarta, pada Rabu (13/5/2026)....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaLomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR Kalbar Diminta Diulang
HikmahKomisi X DPR RI mendesak panitia mengulang perlombaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Kalimantan Barat menyusul viralnya dugaan ketidakadilan dewan juri yang merugikan salah satu sekolah. Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, menegaskan perlombaan harus diulang untuk memastikan proses pencarian pemenang berjalan secara adil dan kompetitif....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaPrakiraan Cuaca Banyumas: 5 Kecamatan Hujan Ringan
HikmahBMKG memprediksi lima kecamatan di Kabupaten Banyumas akan diguyur hujan ringan pada hari ini. Kelima kecamatan tersebut meliputi Gumelar, Pekuncen, Sumbang, Baturraden, dan Kedungbanteng....
【Hikmah】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kemenkes Awasi Pelaku Perjalanan Amerika Latin soal Hantavirus
- Sosiolog Ungkap Motif Ekonomi Manusia Silver Todong Pisau
- Pendaftaran Calon Ketum PAN Dimulai Jelang Kongres Banten
- Penembak Anggota TNI di Palembang, Dua Tersangka Ditahan
- Satelit Nusantara Lima Resmi Beroperasi, Dorong Transformasi Digital
- Prakiraan Cuaca Papua: Jayapura Hujan, Waropen Cerah
Artikel Terbaru
Dede Sunandar Akui Perselingkuhan: Saya Tak Membantah
Prakiraan Cuaca Yogyakarta: Gunungkidul Berawan, Sleman Hujan Ringan
Bripka Abu Bakar Tertangkap Pesta Narkoba di Buru
Curug Cileat Subang longsor, dua wisatawan tewas
Studi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
Yohanes 3 Kali Peralat Anggota Ambil Paket Narkoba
Tautan Sahabat
- BYD Pastikan Pabrik Rp11,7 Triliun di Subang Beroperasi 2024
- Toyota GR Car Meet 2026 Pamerkan 400 Mobil Modifikasi di GBK
- Deus Touring Bali Satukan Ide Kreatif Berserakan
- IBC Sebut Mobil Nasional Wujud Hilirisasi EV End to End
- Harga Solar Mahal, Pemilik Fortuner Beralih ke Zenix Hybrid
- Pertemuan Ekraf dengan Aktor Tokyo Drift Gaet Pasar Global
- Toyota Respons Positif Insentif EV, Minta Jangan Fokus Satu Teknologi
- Honda Patenkan Motor Trail Listrik Rasa Konvensional
- Wuling Eksion Mulai Diniagakan di India dengan Nama Starlight 560
- Toyota Respons Insentif EV: Positif, Jangan Fokus Satu Teknologi