Lokasi: Kesehatan >>
Kunci Jawaban PJOK Kelas 4 Halaman 115 Kurikulum Merdeka
Kesehatan13593 Dilihat
RingkasanGerak berirama memiliki beberapa macam gerakan langkah kaki seperti langkah biasa, langkah rapat, langkah silang, dan langkah samping. Sementara itu, gerakan mengayunkan lengan dalam senam irama meliputi ayunan satu lengan depan belakang, ayunan satu lengan ke depan dan ke samping, serta ayunan satu lengan ke samping bersamaan dengan memindahkan berat badan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SISWA-SD-BELAJAR-14.jpg)
Gerak berirama memiliki beberapa macam gerakan langkah kaki seperti langkah biasa,langkah rapat, langkah silang, dan langkah samping. Sementara itu, gerakan mengayunkan lengan dalam senam irama meliputi ayunan satu lengan depan belakang, ayunan satu lengan ke depan dan ke samping, serta ayunan satu lengan ke samping bersamaan dengan memindahkan berat badan.
Cara melakukan gerakan langkah biasa dalam gerak berirama dimulai dengan sikap berdiri tegak, kedua tangan di pinggang. Langkahkan kaki kiri ke depan dengan lutut mengeper, kemudian diikuti kaki kanan dengan gerakan yang sama. Lakukan secara bergantian dan berirama sesuai dengan hitungan atau irama musik.
Gerakan langkah rapat dilakukan dengan berdiri tegak dan kedua tangan di pinggang. Langkahkan kaki kiri ke depan, lalu tarik kaki kanan merapat ke kaki kiri. Gerakan ini diulang secara bergantian dengan irama yang tetap. Untuk mengayunkan satu lengan ke depan, berdiri tegak dengan kedua lengan lurus ke samping, lalu ayunkan satu lengan ke depan hingga setinggi bahu, kemudian kembali ke posisi semula dengan irama yang teratur.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/t36jm6atx.html
Artikel Terkait
Hantavirus Tewaskan 3 Orang di Indonesia, Terbaru Kalbar
KesehatanHantavirus kembali menjadi perhatian global setelah terdeteksi di Kalimantan Barat dan menyebabkan satu pasien meninggal dunia pada Maret 2026. Gubernur Kalimantan Barat, Harisson, mengonfirmasi temuan satu kasus virus Hanta berdasarkan hasil pemeriksaan spesimen yang dikirim oleh Dinkes Provinsi....
Baca SelengkapnyaWHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
KesehatanDirektur Jenderal WHO Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus menyampaikan surat terbuka kepada warga Tenerife, Spanyol, dengan mengakui kekhawatiran masyarakat yang kembali teringat pandemi COVID-19....
Baca SelengkapnyaPuan Khawatir Hantavirus Meluas, Minta Antisipasi Pemerintah
KesehatanPuan Maharani mendesak mitigasi dini terhadap Hantavirus mengingat potensi penyebarannya perlu diwaspadai. Ketua DPR RI itu meminta seluruh stakeholder tidak menganggap remeh ancaman virus tersebut di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Selasa (12/5/2026)....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Calvin Dores Jual Mata demi Masa Depan Anak
- Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
- Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
- WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
- Dongeng dan Permainan Edukatif Hibur Pasien Kanker Cilik Bandung
- Ilmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
Artikel Terbaru
Messi 12 Gol di MLS 2026, Tempel Ketat Puncak Top Skor
Kemenkes Awasi Pelaku Perjalanan Amerika Latin soal Hantavirus
Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
Tidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung
Ahmad Dhani Bujuk Safeea Korban Bully, Sebut Haters Deterjen 78
WHO Peringatkan 12 Negara soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
Tautan Sahabat
- Xi Jinping Sajikan Bebek Panggang dan Bakpao Babi untuk Trump
- Trump Spam 20 Konten AI Serang Musuh Termasuk Iran
- Global Sumud Nusantara dan Flotilla Ditangkap Israel
- Wabah Hantavirus MV Hondius: 22 Awak Karantina di Inggris
- Eksekusi Mati Global Cetak Rekor Tertinggi dalam 40 Tahun
- China Gelar Jamuan Mewah untuk Donald Trump
- Iran Siap Gugat AS-Israel ke Pengadilan Internasional
- Jurnalis Indonesia Ditangkap Israel, Sempat Kirim SOS
- 3 Pendaki Tewas Tertimbun Erupsi Gunung Dukono
- Pembekalan LPDP untuk TNI: Relevan bagi Akademik?