Lokasi: Properti >>
SPMB Bandung 2026: Jadwal, Syarat, dan Ketentuan Lengkap
Properti2899 Dilihat
RingkasanPendataan untuk jenjang TK dimulai pada 22-26 Juni 2026 melalui website resmi SPMB Kota Bandung. Proses penerimaan murid baru dilakukan melalui beberapa jalur, mulai dari domisili, afirmasi, mutasi, hingga prestasi dengan jadwal dan persyaratan yang berbeda di tiap jenjang pendidikan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-KOTA-BANDUNG-34534534.jpg)
Pendataan untuk jenjang TK dimulai pada 22-26 Juni 2026 melalui website resmiSPMB Kota Bandung. Proses penerimaan murid baru dilakukan melalui beberapa jalur, mulai dari domisili, afirmasi, mutasi, hingga prestasi dengan jadwal dan persyaratan yang berbeda di tiap jenjang pendidikan.
Orang tua dan calon peserta didik diimbau memperhatikan tahapan pendataan, pendaftaran, seleksi, hingga daftar ulang agar tidak melewatkan jadwal yang telah ditentukan. Mengutip laman resmi SPMB Kota Bandung 2026, berikut informasi selengkapnya mengenai alur dan jadwal penerimaan.
Setiap jalur penerimaan memiliki ketentuan khusus yang harus dipenuhi oleh peserta didik. Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Pendidikan memastikan proses ini berjalan transparan dan akuntabel demi pemerataan akses pendidikan bagi seluruh warga.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/smca1206t.html
Artikel Terkait
99 Persen Wilayah Terdampak Bencana Bersih Lumpur
PropertiSatuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera mencatat 690 dari total 691 sasaran pembersihan telah selesai ditangani hingga 12 Mei 2026, atau mencapai 99,86 persen. Juru Bicara Satgas PRR, Amran, menyatakan progres pembersihan lumpur menunjukkan hasil signifikan sehingga masyarakat mulai dapat kembali beraktivitas secara normal....
【Properti】
Baca SelengkapnyaKemenkes Awasi Pelaku Perjalanan Amerika Latin soal Hantavirus
PropertiPelaksana Tugas Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan, Andi Saguni mengumumkan pengawasan ketat terhadap pelaku perjalanan dari Amerika Selatan, terutama Argentina, menyusul kasus penyebaran Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) di Kapal MV Hondius. Pernyataan itu disampaikan di Kantor Bakom RI, Jakarta, pada Rabu (13/5/2026)....
【Properti】
Baca SelengkapnyaPakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
PropertiDicky menegaskan bahwa rentetan wabah dalam beberapa tahun terakhir membuktikan dunia mendesak menerapkan pendekatan One Health, yaitu keselarasan antara kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan. “Ebola, hantavirus, hingga Covid-19 memberi pesan serupa....
【Properti】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kunci Gitar Seketika Rizwan Fadilah RnBoyz Mahalini
- Mikroplastik Ditemukan di Otak Manusia, Ini Kata Ilmuwan
- Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
- Moya-moya Pemicu Stroke Usia Muda, Kenali Gejala Awal
- Menggambar Bahasa Emosi Anak, Orang Tua Jangan Menghakimi
- Lemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia
Artikel Terbaru
PLN Resmikan SPKLU ke-5.000 di Tanjung Priok
Kemenkes: PHBS Kunci Tangkal Ancaman Hantavirus
PPTI Yakin Target TBC 2030 Tercapai Jika Semua Pihak Patuh
5 Cara Alami Tingkatkan Nafsu Makan untuk Naik Berat Badan
Umar Abdullah Juara 2 Lamborghini Super Trofeo Eropa 2026
El Nino Picu Kebakaran Hutan, Asap Ancam Anak Pneumonia
Tautan Sahabat
- Alvaro Arbeloa Dinilai Toksik untuk Real Madrid
- Hadiah Juara Al Nassr Tak Sebanding Gaji Ronaldo
- Juventus Butuh Bantuan 3 Tim untuk Lolos Liga Champions
- Dani Carvajal Resmi Tinggalkan Real Madrid, Akhir Era Emas
- Sevilla vs Real Madrid: Laga Penentu Degradasi Los Nervionenses
- Pelatih Maroko Minim Pengalaman di Piala Dunia 2026
- Layvin Kurzawa Cedera Akhir Musim Usai Kemenangan Persib
- Arsenal Butuh 20 Tahun Juara Liga, Arteta Ikuti Wenger
- Nico Paz, Wonderkid Argentina yang Bersinar di Piala Dunia 2026
- Arrowhead Stadium Disulap FIFA untuk Piala Dunia 2026