Lokasi: Berita >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Berita283 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/slc30cj03.html
Artikel Terkait
Kode Redeem ML Terbaru 12 Mei 2026 Gratis
BeritaPara pemain Mobile Legends berkesempatan mendapatkan berbagai item menarik, seperti skin packs, moonstones, trial cards, magic dust, dan skin fragments. Sebelum mengklaim, pemain harus memperhatikan batas waktu dan jumlah pemain yang tersedia....
【Berita】
Baca SelengkapnyaBerdebar Naik Tangga, Waspada Gangguan Irama Jantung
BeritaBanyak orang mengabaikan keluhan jantung berdebar atau sesak napas karena menganggapnya akan hilang setelah istirahat. Padahal, kondisi tersebut bisa menjadi tanda atrial fibrilasi, gangguan irama jantung yang serius....
【Berita】
Baca SelengkapnyaKabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek
BeritaDante menggambarkan polusi udara melalui fenomena yang akrab dirasakan masyarakat Jabodetabek sehari-hari. "Pernah tidak, ketika malam hujan deras lalu keesokan paginya cerah dan tidak ada awan, kita bisa melihat Gunung Salak dan Gunung Gede dengan jelas? Tapi di hari-hari biasa gunung itu tidak terlihat karena tertutup kabut abu-abu," ujarnya....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Inter Milan dan PSG Juara, Man City Tekuk Arsenal
- 9 Gejala Monkey Malaria Sering Disangka Flu Biasa
- Hantavirus Tewaskan 3 Orang di Indonesia, Terbaru Kalbar
- WHO Peringatkan 12 Negara soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
- Klaim Kode Redeem FC Mobile 14 Mei 2026, Dapat Gems
- Studi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
Artikel Terbaru
Trump Spam 20 Konten AI Serang Musuh Termasuk Iran
WHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
Lemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia
Lansia Diabetes Wajib Aktif Cegah Luka Busuk
Anggota DPR Bantah Garudayaksa FC Promosi karena Prabowo
BPOM Awasi Rokok Elektrik Cegah Penyalahgunaan
Tautan Sahabat
- Harga Emas Antam 12 Mei 2026 Meroket ke Rp2.859.000
- Penguatan Konektivitas Dagang Indonesia-ASEAN-China
- TelkomGroup Resmikan Kabel Laut Pukpuk Hubungkan Indonesia-Papua Nugini
- DPR Desak Proyek Double Track Dipercepat Tanpa Tunggu KNKT
- Kenaikan Komisi Marketplace Disorot DPR Bebani UMKM
- Indonesia-Belarus Teken MoU Bisnis Rp7 Triliun
- BWS Edukasi Generasi Muda Semarang soal Menabung Bijak
- Dolar Tembus Rp 17.701, Harga Energi Melonjak
- KSP Dudung Ungkap Maksud Prabowo Soal Dolar Desa
- Multistrada Cabut PHK 103 Buruh Usai Mediasi