Lokasi: Travel >>
SPMB Jakarta 2026 Buka Empat Jalur PPDB SMA
Travel16821 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 membuka empat jalur penerimaan yaitu Jalur Prestasi, Jalur Afirmasi, Jalur Domisili, dan Jalur Mutasi Tugas Orang Tua/Wali. Pendaftaran dimulai pada 15 Juni 2026 melalui website resmi....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-345345435R4W3.jpg)
SPMB Jakarta 2026 membuka empat jalur penerimaan yaitu Jalur Prestasi,Jalur Afirmasi, Jalur Domisili, dan Jalur Mutasi Tugas Orang Tua/Wali. Pendaftaran dimulai pada 15 Juni 2026 melalui website resmi. Setiap calon murid baru wajib memahami ketentuan dan persyaratan sesuai jalur yang dipilih.
Pada Jalur Prestasi Akademik, jika jumlah calon murid baru melebihi daya tampung, seleksi dilakukan berdasarkan urutan langkah tertentu. Sementara itu, pada Jalur Prestasi Nonakademik, prosedur seleksi serupa diterapkan apabila pendaftar melebihi kapasitas. Sisa kuota yang tidak terpenuhi pada Jalur Prestasi akan dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Jalur Afirmasi menyediakan kuota sebesar 30 persen dari total daya tampung, termasuk kuota khusus untuk anak penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, Jalur Domisili memiliki kuota 35 persen dari daya tampung. Wilayah prioritas PMB ditentukan berdasarkan domisili calon murid baru dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/sc3dajiew.html
Artikel Terkait
Insiden Le Mans: Tendangan Pecco Bagnaia Kontroversial
TravelPecco Bagnaia kehilangan grip ban depan yang berujung DNF (did not finish) akibat terjatuh di lap ke-16 pada MotoGP seri terbaru. Pembalap Ducati asal Turin, Italia ini mengaku puas dengan kondisi motor, khususnya dalam hal kecepatan....
【Travel】
Baca SelengkapnyaPakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
TravelDicky menegaskan bahwa rentetan wabah dalam beberapa tahun terakhir membuktikan dunia mendesak menerapkan pendekatan One Health, yaitu keselarasan antara kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan. “Ebola, hantavirus, hingga Covid-19 memberi pesan serupa....
【Travel】
Baca SelengkapnyaWHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
TravelDirektur Jenderal WHO Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus menyampaikan surat terbuka kepada warga Tenerife, Spanyol, dengan mengakui kekhawatiran masyarakat yang kembali teringat pandemi COVID-19....
【Travel】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Eksperimen AI Kafe Swedia Berantakan, Salah Stok Rugi
- Food Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
- Menkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia
- Hipertensi dan Jantung Kini Ancaman Usia 20-30 Tahun
- Kunci Gitar Laut Kidul Viral TikTok Mudun Srengenge
- Avigan, Obat Jepang, Berpotensi Lawan Hantavirus
Artikel Terbaru
Iran Ingin Upayakan Perdamaian, Termasuk Lebanon
Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
Kemenkes Awasi Minuman Manis, Nutri-Level Tekan Stroke dan Gagal Ginjal
Waspada Stroke saat Tubuh Tiba-tiba Limbung dan Sempoyongan
Raim Laode: Bahagialah Kamu dengan Duniamu Chord
Hipertensi dan Jantung Kini Ancaman Usia 20-30 Tahun
Tautan Sahabat
- Iran-China Perkuat Koordinasi Politik di Tengah Dinamika AS
- Putin Temui Xi Jinping Bahas Kerja Sama Strategis
- Visa Tokutei Ginou Jepang Diprediksi Penuh 2027
- Menlu Singapura Dukung Indonesia Hadapi Krisis Energi
- WHO Nyatakan Wabah Ebola Darurat Kesehatan Global
- IRGC Kawal 26 Kapal di Selat Hormuz Lawan Blokade AS
- AS dan Israel Siap Hujani Iran dengan Serangan Mematikan
- Heru Tulus Relawan iNews TV Ditahan Tentara Israel
- Persediaan Senjata AS Menipis, Pentagon Minta Rp24 Kuadriliun
- 42 Pesawat AS Hancur, Termasuk F-15 dan F-35