Lokasi: Kuliner >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Kuliner1887 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/rmqgo48ea.html
Artikel Terkait
WhatsApp iOS Rilis Tampilan Liquid Glass Baru
KulinerWhatsApp mulai meluncurkan tampilan antarmuka baru bernama Liquid Glass ke lebih banyak pengguna setelah beberapa bulan hanya diuji secara terbatas. Pembaruan ini menjadi tahap awal dari perombakan desain menyeluruh pada aplikasi pesan instan milik Meta tersebut....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaKonflik Israel-Palestina: Dua Wartawan Indonesia Diculik
KulinerSebanyak lima warga negara Indonesia (WNI) dilaporkan ditangkap, sementara empat lainnya masih berlayar setelah dua kapal peserta misi kemanusiaan Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) diintersepsi militer Israel di perairan internasional dekat Siprus, sekitar 200 mil laut dari Gaza, pada Senin (18/5/2026) malam. Bambang Noroyono, satu-satunya WNI di Kapal BoraLize, sempat mengirimkan sinyal SOS ke kantor Republika sekitar pukul 15....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaIran Sambut Diplomasi China-Pakistan di Tengah Konflik
KulinerPakistan telah menjalankan fungsi mediator secara profesional di tengah situasi geopolitik yang terus memanas, demikian pernyataan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Nasser Kanaani. Menurutnya, keterlibatan Islamabad menunjukkan pentingnya kerja sama negara-negara regional dalam menyelesaikan konflik tanpa campur tangan pihak luar....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- PSSI Ungkap Target Realistis Garuda Muda di Piala AFF U-19
- Kuba Borong 300 Drone dari Rusia dan Iran
- ICC Ancam Tangkap Menkeu Israel atas Dugaan Apartheid
- PPI Jerman Gelar LDK 5.0 Perkuat Kepemimpinan Pelajar
- Kode Redeem FC Mobile 12 Mei 2026, Klaim Gems Gratis
- India Minta Jalur Bebas Hambatan di Selat Hormuz
Artikel Terbaru
Pesepakbola Muda Indonesia Dibina ala Barcelona, Mimpi ke Eropa
Jepang Selidiki Warganya Terkait Prostitusi Anak di Indonesia
PPI Jerman Gelar LDK 5.0 Perkuat Kepemimpinan Pelajar
Arab Saudi Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Pertama Kali
NATO Rapat Darurat Bahas Stok Senjata Habis Akibat Perang Iran
Putin Genjot Produksi Drone, Kekuatan Militer Iran Menguat
Tautan Sahabat
- Sitha Marino Wujudkan Mimpi di Film Horor Kamu Harus Mati
- Al Ghazali Ungkap Wajah Baby Soleil Lebih Mirip Dirinya
- Inara Rusli dan Starla Jenguk Bayi Lindi Fitriyana
- Aurel Eks JKT48 Menangis Gugup Perankan Karakter Era 1946
- Alyssa Daguise Kesakitan Melahirkan, Al Ghazali Bicara Trauma
- Anak Deddy Dores Nekat Jual Mata, Sang Ayah Mengaku Gagal
- Fiersa Besari Cuma Minta Snack dan Buah untuk Rider Konser
- Ammar Zoni Curhat Tak Sanggup Dipindah ke Nusakambangan
- Rieke Diah Pitaloka Kritik Perlindungan Korban Kasus Erin vs ART
- Sembilan Tera Curhat Perasaan Lewat Mini Album Sementara Itu