Lokasi: Gaya Hidup >>

Pendaftaran Prodi Apoteker UB Dibuka hingga 24 Juli 2026

Gaya Hidup87 Dilihat

RingkasanPendaftaran program studi Sarjana Farmasi dibuka mulai 4 Mei 2026 hingga 24 Juli 2026. Pada periode ini, program studi hanya menerima calon mahasiswa yang merupakan lulusan Sarjana Farmasi dari seleksi bersifat terbuka dan kompetitif....

Pendaftaran Prodi Apoteker UB Dibuka hingga 24 Juli 2026

Pendaftaran program studi Sarjana Farmasi dibuka mulai 4 Mei 2026 hingga 24 Juli 2026. Pada periode ini, program studi hanya menerima calon mahasiswa yang merupakan lulusan Sarjana Farmasi dari seleksi bersifat terbuka dan kompetitif.

Seluruh peserta wajib memenuhi persyaratan akademik, administratif, serta lulus tahapan seleksi yang telah ditetapkan. Ketentuan ini berlaku untuk semua calon mahasiswa yang mendaftar pada periode tersebut.

Seleksi bersifat kompetitif dan terbuka bagi lulusan Sarjana Farmasi dari berbagai institusi. Calon mahasiswa harus memastikan kelengkapan dokumen dan memenuhi syarat yang ditentukan untuk dapat mengikuti proses seleksi.

Tags:

Artikel Terkait

  • 3 Pendaki Tewas Tertimbun Erupsi Gunung Dukono

    Gaya Hidup

    Tim SAR gabungan resmi menutup operasi pencarian setelah tiga pendaki yang sempat dinyatakan hilang ditemukan tewas di Gunung Dukono. Tim SAR berhasil mengevakuasi 17 pendaki lain yang selamat dalam operasi yang berlangsung sejak akhir pekan lalu....

    Gaya Hidup

    Baca Selengkapnya
  • Kemenkes Siaga Hantavirus, Siapkan Ribuan Tempat Tidur dan PCR

    Gaya Hidup

    Pemerintah Indonesia memastikan kesiapan sistem kesehatan nasional dalam menghadapi penyakit infeksi emerging, dengan menyatakan seluruh fasilitas mulai dari rumah sakit rujukan, ketersediaan alat PCR, alat pelindung diri (APD), hingga tempat tidur isolasi dan ICU dalam kondisi cukup. Saat ini terdapat 198 rumah sakit jejaring pengampuan penyakit infeksi emerging di seluruh Indonesia, dan dari jumlah tersebut, sebanyak 21 rumah sakit sentinel telah disiapkan di 20 provinsi....

    Gaya Hidup

    Baca Selengkapnya
  • Kabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek

    Gaya Hidup

    Dante menggambarkan polusi udara melalui fenomena yang akrab dirasakan masyarakat Jabodetabek sehari-hari. "Pernah tidak, ketika malam hujan deras lalu keesokan paginya cerah dan tidak ada awan, kita bisa melihat Gunung Salak dan Gunung Gede dengan jelas? Tapi di hari-hari biasa gunung itu tidak terlihat karena tertutup kabut abu-abu," ujarnya....

    Gaya Hidup

    Baca Selengkapnya