Lokasi: Gaya Hidup >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Gaya Hidup424 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/qkmb0xff4.html
Artikel Terkait
Kunci Gitar Aku Cinta Kau dan Dia Ahmad Band
Gaya HidupLagu Aku Cinta Kau dan Dia masuk dalam album Ideologi, Sikap, Otak yang dirilis pada 1998. Lirik lagu ini menceritakan tentang seseorang yang terjebak dalam perasaan cinta kepada dua orang sekaligus....
Baca SelengkapnyaWaspada Stroke saat Tubuh Tiba-tiba Limbung dan Sempoyongan
Gaya Hidupdr. Andre, Sp....
Baca SelengkapnyaPCOS Berganti Nama Jadi PMOS, Bukan Hanya Soal Kista
Gaya HidupLebih dari 50 organisasi pasien dan profesional, termasuk Endocrine Society, mendukung upaya perubahan nama Polycystic Ovary Syndrome (PCOS) menjadi Polyendocrine Metabolic Ovarian Syndrome (PMOS). Upaya ini merupakan hasil kolaborasi internasional selama 14 tahun antara peneliti, dokter, dan penyintas kondisi tersebut....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Google Hapus 28 Aplikasi Klaim Bisa Lihat Riwayat WA
- 1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
- Kemenkes Pastikan Infrastruktur Kesehatan Siap Lawan Hantavirus
- Hipertensi dan Jantung Kini Ancaman Usia 20-30 Tahun
- Google Hapus Fitur Fitbit di Aplikasi Kesehatan
- Food Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
Artikel Terbaru
Serangan Drone Dekati Infrastruktur Nuklir UEA, Alarm Konflik Baru
Waspada Monkey Malaria, Deforestasi Dekatkan Nyamuk Pembawa Penyakit
PHERINI Disetujui Tenaga Kesehatan untuk Ketiak Cerah
Psikiater: Trauma Tak Ditangani Bisa Ubah Korban Jadi Pelaku
Google Hapus Fitur Fitbit di Aplikasi Kesehatan
Pancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
Tautan Sahabat
- Prabowo Soal Dollar Tak Dipakai Desa Dinilai Keliru oleh PDIP
- RI Dorong Jadi Hub Storage Minyak ASEAN
- Ekonomi Tumbuh, Kesejahteraan Stagnan, Ancaman MIT Masih Nyata
- Prabowo Panggil Gubernur BI, CEO Danantara, Menkeu Bahas Rupiah
- Likuiditas Bank Kuat, Kredit Konsumsi dan UMKM Melambat
- Prabowo Minta Bea Cukai Dibersihkan, Ganti Dirjen
- Medela Potentia Bagikan Dividen Rp176 Miliar di RUPST
- Mentan Australia Telepon Amran Ucapkan Terima Kasih Pasok Pupuk
- BKI Tekankan Standar Keselamatan Kapal Cepat Batam
- Prabowo Tinjau Kopdes Merah Putih, Bantah Saingi Alfamart