Lokasi: Bisnis >>
Indonesia-Malaysia Berpeluang Jadi Pusat Pendidikan Pascasarjana Asia
Bisnis33 Dilihat
RingkasanYudi menyatakan Indonesia dan Malaysia berpeluang menjadi tujuan pendidikan pascasarjana yang diperhitungkan dunia. "Kedatangan mahasiswa internasional di AS turun 17 persen....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/World-Post-Graduate-Expo.jpg)
Yudi menyatakan Indonesia dan Malaysia berpeluang menjadi tujuan pendidikan pascasarjana yang diperhitungkan dunia. "Kedatangan mahasiswa internasional di AS turun 17 persen. Ini peluang ASEAN, khususnya Indonesia dan Malaysia," ujar Yudi dalam pernyataannya. Menurut Yudi, saat ini terjadi pergeseran besar dalam peta pendidikan tinggi global, di mana Asia mulai menggeser dominasi Barat dalam sektor pendidikan dan riset. "Perguruan tinggi berada di perubahan yang besar. Asia mulai menggeser dominasi Barat," jelasnya.
Universitas Airlangga (UNAIR) berhasil meraih posisi ke-9 dunia dalam pemeringkatan Times Higher Education (THE) Impact Rankings. "Ini membuktikan perguruan tinggi kita tidak hanya mengejar angka, tetapi juga dampak," kata Yudi. Prestasi ini menunjukkan kemampuan perguruan tinggi Indonesia bersaing di level global.
"Kolaborasi RI-Malaysia dalam memajukan peradaban. Kedua negara bukan sekadar berkembang, tapi serumpun," ujar Yudi. Kerja sama ini diharapkan memperkuat posisi Asia sebagai pusat pendidikan dan riset dunia yang baru.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/pg3ctsc10.html
Artikel Terkait
Apple Perketat Akses Education Store di Berbagai Negara
BisnisApple menerapkan kebijakan baru untuk Education Store di Indonesia mulai 8 Mei 2026. Pembeli yang ingin mendapatkan harga khusus pendidikan harus melewati proses verifikasi identitas terlebih dahulu melalui platform UNiDAYS....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaMenkeu Guyur Pasar Obligasi Rp2 Triliun Tiap Hari Redam Rupiah
BisnisMenteri Keuangan Purbaya mengumumkan intervensi harian senilai Rp 2 triliun di pasar obligasi negara untuk menstabilkan pasar keuangan. Langkah intervensi ini disampaikan Menkeu Purbaya usai mengadakan pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Senin (18/5/2026)....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaIHSG Anjlok 1,43%, Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar
BisnisSebanyak 456 saham mengalami penurunan, 192 saham menguat, dan 166 saham stagnan dalam perdagangan hari ini. Indeks MSCI (Morgan Stanley Capital International) menjadi kompas utama bagi manajer dana asing dalam alokasi investasi global....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Inggris Borong Obat Avigan dari Jepang Antisipasi Hantavirus
- Nasrafa Kain Lukis Tembus Pasar Dunia dari Brosur
- BI Didorong Naikkan Suku Bunga, Rupiah Melemah
- Pertumbuhan Ekonomi RI Mentereng, Rakyat Tak Rasakan
- Hantavirus Dilaporkan di ASEAN, Indonesia Termasuk Daftar
- Okupansi Perkantoran Segitiga Emas Jakarta Tembus 72 Persen
Artikel Terbaru
FIBA Tunjuk XTB sebagai Sponsor Global Piala Dunia Basket
IHSG Ambruk 3,08 Persen ke 6.396, Ini Pemicunya
Rupiah Sentuh Rp 17.532, Data Ekonomi Disebut Tak Realistis
Aktivitas Ekonomi Warga Lesu Imbas Industri Nikel Melambat
Manchester City Pangkas Jarak dari Arsenal Usai Bantai Palace
DPR Desak BI Optimalkan Devisa Ekspor Demi Rupiah
Tautan Sahabat
- Mike Tyson, Sapi 1,05 Ton Bantuan Prabowo untuk Tarakan
- Polisi Tetapkan Istri Tersangka Lukai Suami di Bantul
- Pemkab Bogor Gandeng KPK Perkuat Reformasi Birokrasi
- Andi Gani Tinjau Museum Marsinah Jelang Peresmian Prabowo
- Sekuriti Cabuli ART di Rumah Bupati Konsel Saat Jaga
- Bendahara Desa Serang Bawa Kabur Dana Rp1 M
- Bentrok Antarsuku di Wamena Tewaskan 13 Orang Akibat Lakalantas
- Atap Kelas MTs Muhammadiyah Sragen Roboh, Korban Dengar Kretek
- KPK Geledah Kantor Kadinkes Ponorogo, Harta Rp3,9 M Terungkap
- BMKG: Waspada Hujan Petir Guyur Pekanbaru 14 Mei 2026