Lokasi: Pendidikan >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Pendidikan129 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/oc8te8dep.html
Artikel Terkait
Messidoro Harap Persis Solo Selamat dari Degradasi
PendidikanMessidoro menyampaikan pernyataan tersebut seusai laga pekan ke-33 Liga 1. Kemenangan ini membuat Persis Solo mengoleksi 31 poin, memangkas jarak dengan Madura United yang berada di posisi aman dengan 32 poin....
Baca SelengkapnyaVirus Hanta Menular Lewat Kotoran Tikus, Waspadai Demam-Sesak
PendidikanHantavirus menjadi perhatian karena sumber penularannya sangat dekat dengan kehidupan masyarakat sehari-hari, seperti rumah yang banyak tikus, gudang tertutup, hingga area bekas banjir. Plt Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan RI, dr....
Baca SelengkapnyaFood Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
PendidikanOrganisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan berbagai asosiasi kesehatan global telah menyatakan obesitas sebagai penyakit kronis. Dokter Iflan mendefinisikan food noise sebagai pikiran obsesif tentang makanan yang mendorong seseorang ingin terus makan, bahkan saat tubuh tidak membutuhkan asupan....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Baim Wong: Film Baru Pengingat Pentingnya Keluarga
- BPOM Temukan 22 Obat Herbal Mengandung Bahan Kimia Berbahaya
- Ilmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
- Terapi Sel Punca Dokter Kardiovaskular Pulihkan Jantung
- Raim Laode Rilis Kunci Gitar Babak Terakhir
- Tidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung
Artikel Terbaru
PSM Bantu Persis Solo Bertahan, Incar Tiga Poin Lawan Madura United
Moya-moya Pemicu Stroke Usia Muda, Kenali Gejala Awal
1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
DPR Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi Puncak Haji
Raim Laode: Bahagialah Kamu dengan Duniamu Chord
Pemanfaatan AI pada MRI Bantu Dokter Petakan Penyakit Kompleks
Tautan Sahabat
- Pengedar Ratusan Tramadol dan Hexymer di Babelan Bekasi Ditangkap
- 320 WNA Sindikat Judol Jakbar Segera Disidang di Indonesia
- Brimob Gagalkan Tawuran di 3 Lokasi, 18 Pemuda Diamankan
- Polisi Selidiki Child Grooming, Yayasan Nonaktifkan Kepsek
- Polisi Selidiki Pencuri Motor Bersenpi di Duren Sawit
- Polda Metro Tangkap Penadah Ribuan Motor Selundupan
- Remaja Bekasi Dikeroyok Salah Sasaran, Pelaku Masih Buron
- Kebakaran Kampus Binus Kemanggisan, Asap Tebal Macetkan Jalan
- Penumpang KRL Nyeri Tulang Usai Terjatuh ke Rel Manggarai
- Pria Tewas Diduga Dilempar dari Lantai Dua Grogol