Lokasi: Properti >>
Indonesia-Malaysia Berpeluang Jadi Pusat Pendidikan Pascasarjana Asia
Properti356 Dilihat
RingkasanYudi menyatakan Indonesia dan Malaysia berpeluang menjadi tujuan pendidikan pascasarjana yang diperhitungkan dunia. "Kedatangan mahasiswa internasional di AS turun 17 persen....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/World-Post-Graduate-Expo.jpg)
Yudi menyatakan Indonesia dan Malaysia berpeluang menjadi tujuan pendidikan pascasarjana yang diperhitungkan dunia. "Kedatangan mahasiswa internasional di AS turun 17 persen. Ini peluang ASEAN, khususnya Indonesia dan Malaysia," ujar Yudi dalam pernyataannya. Menurut Yudi, saat ini terjadi pergeseran besar dalam peta pendidikan tinggi global, di mana Asia mulai menggeser dominasi Barat dalam sektor pendidikan dan riset. "Perguruan tinggi berada di perubahan yang besar. Asia mulai menggeser dominasi Barat," jelasnya.
Universitas Airlangga (UNAIR) berhasil meraih posisi ke-9 dunia dalam pemeringkatan Times Higher Education (THE) Impact Rankings. "Ini membuktikan perguruan tinggi kita tidak hanya mengejar angka, tetapi juga dampak," kata Yudi. Prestasi ini menunjukkan kemampuan perguruan tinggi Indonesia bersaing di level global.
"Kolaborasi RI-Malaysia dalam memajukan peradaban. Kedua negara bukan sekadar berkembang, tapi serumpun," ujar Yudi. Kerja sama ini diharapkan memperkuat posisi Asia sebagai pusat pendidikan dan riset dunia yang baru.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/nuhd5fv93.html
Artikel Terkait
DPR Dinilai Omon-Omon, Eks KPU Kecewa RUU Pemilu
PropertiHadar menyampaikan kekecewaan dan keprihatinan mendalam atas sikap DPR yang dipastikan tidak akan membahas revisi Undang-Undang Pemilu. "Hal ini secara nyata menunjukkan kepada kita semua bahwa memang DPR tidak serius untuk memperbaiki pemilu kita yang memang betul-betul harus diawali atau didasarkan kepada perbaikan legislasinya," tutur Hadar....
【Properti】
Baca SelengkapnyaJepang Selidiki Warganya Terkait Prostitusi Anak di Indonesia
PropertiKedutaan Besar Jepang di Indonesia mengeluarkan peringatan tegas terkait maraknya kasus prostitusi anak yang melibatkan warga negara Jepang. Berdasarkan peringatan tersebut, warga negara Jepang yang terlibat dapat dijerat menggunakan Undang-Undang Perlindungan Anak Indonesia, pasal pemerkosaan dalam KUHP Indonesia, serta hukum Jepang yang melarang prostitusi anak dan pornografi anak....
【Properti】
Baca SelengkapnyaDPR Filipina Makzulkan Wapres Sara Duterte, Terancam Diskualifikasi
PropertiSebanyak 25 anggota parlemen menyatakan menolak, sementara sembilan anggota memutuskan untuk abstain dalam pemungutan suara di tingkat parlemen. Pasca putusan ini, langkah selanjutnya adalah membawa kasus tersebut ke Senat....
【Properti】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Sembilan Tera Curhat Perasaan Lewat Mini Album Sementara Itu
- PPI Jerman Gelar LDK 5.0 Perkuat Kepemimpinan Pelajar
- Inggris Pasang Sistem Anti-Drone Baru di Jet Tempur Typhoon
- India Minta Jalur Bebas Hambatan di Selat Hormuz
- MK Soroti QR Code Produk Makanan Tidak Aktif
- Iran Tolak Tuntutan AS, Balas Tanggapan Washington Terbaru
Artikel Terbaru
Ashanty dan Anang Berangkat Haji di HUT ke-15 Nikah
Konflik Israel-Palestina: Dua Wartawan Indonesia Diculik
Aturan Baru Cina Cegah Perusahaan Barat Lepas Ketergantungan
Kuba Borong 300 Drone dari Rusia dan Iran
Komisi III Nilai Laporan Erin Eks Andre Taulany Berlebihan
Aturan Baru Cina Cegah Perusahaan Barat Lepas Ketergantungan
Tautan Sahabat
- Aktivitas Ekonomi Warga Lesu Imbas Industri Nikel Melambat
- IHSG Anjlok 2 Persen Lebih, Tinggalkan Level 6.600
- Menteri Bappenas Dorong PTPN I Percepat Program Pangan Prabowo
- Bank BCA, BNI, Mandiri Libur Kenaikan Yesus Kristus 2026
- Stok Beras Pecah Rekor, Tapi Minyakita Langka
- Agen BRILink BUMDes Kemudo Jaga Dompet Warga dan Cegah Penipuan
- Rupiah Sentuh Rp 17.532, Data Ekonomi Disebut Tak Realistis
- Purbaya Siap ke DPR Bahas Rupiah Loyo
- BRI KPR Permudah Masyarakat Miliki Properti Fleksibel
- Koperasi Diajak Bangun Jejaring Bisnis Internasional