Lokasi: Travel >>
Beasiswa Doktoral Unpad 2026 Dibuka, Ini Syaratnya
Travel349 Dilihat
RingkasanUniversitas Padjadjaran (Unpad) membuka pendaftaran Program Beasiswa BPDP 2026 hingga 13 Juli 2026 bagi calon mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan doktoral dengan pembiayaan penuh. Program ini diselenggarakan untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia unggul di bidang akademik dan riset, di mana peserta akan mendapatkan dana pendidikan serta riset selama maksimal tiga tahun dengan pendampingan dari promotor unggul Unpad....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/suasana-di-kampus-unpad-jatinangor-sumedang-kamis-2632020.jpg)
Universitas Padjadjaran (Unpad) membuka pendaftaran Program Beasiswa BPDP 2026 hingga 13 Juli 2026 bagi calon mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan doktoral dengan pembiayaan penuh. Program ini diselenggarakan untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia unggul di bidang akademik dan riset, di mana peserta akan mendapatkan dana pendidikan serta riset selama maksimal tiga tahun dengan pendampingan dari promotor unggul Unpad.
Program beasiswa ini ditujukan bagi lulusan S2 berprestasi yang memiliki motivasi akademik tinggi dan potensi penelitian yang kuat. Peserta yang lolos seleksi akan memperoleh sejumlah fasilitas pembiayaan, sehingga mahasiswa diharapkan dapat fokus menyelesaikan studi doktoral tepat waktu dan menghasilkan riset berkualitas. Beberapa persyaratan umum yang harus dipenuhi calon pendaftar antara lain: Warga Negara Indonesia (WNI) atau Warga Negara Asing (WNA), serta memiliki sertifikat Tes Kemampuan Akademik (TKA) dari Pusat Inovasi Psikologi Universitas Padjadjaran (PIP Unpad) dengan nilai minimal 525 yang masih berlaku.
Sebagai alternatif, calon pendaftar juga dapat menggunakan sertifikat Tes Potensi Akademik (TPA) dari institusi penyelenggara resmi lainnya yang diakui Unpad, seperti PLTI Himpsi, UGM, UNAIR, UI, atau BAPPENAS. Dengan dukungan pembiayaan penuh dan bimbingan dari para promotor unggul, program BPDP diharapkan dapat mencetak doktor-doktor berkualitas yang siap berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan riset di Indonesia.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/nttxlpdtm.html
Artikel Terkait
2 Polisi Heroik Selamatkan Balita Tenggelam di Lampung
TravelDua anggota Satlantas Polres Pesisir Barat, Bripda Riski dan Briptu Senja, mendapat apresiasi nasional atas aksi heroik mereka menyelamatkan seorang anak kecil. Keberanian keduanya dalam berpacu dengan waktu demi menyelamatkan nyawa tersebut menjadi perhatian publik dan memantik apresiasi dari berbagai kalangan....
【Travel】
Baca SelengkapnyaYani Panigoro Peringatkan Bahaya TBC di Daerah Padat
TravelKetua Umum Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia (PPTI), Ir. Yani Yuhani Panigoro, menyoroti korelasi erat antara kondisi permukiman kumuh dengan tingginya angka penularan Tuberkulosis (TBC) di Indonesia....
【Travel】
Baca SelengkapnyaWHO Peringatkan 12 Negara soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
TravelWabah virus Hanta yang langka dan mematikan terjadi di sebuah kapal pesiar yang berlayar melintasi Atlantik Selatan, memicu respons darurat kesehatan global yang melibatkan 12 negara. Laporan dari The Times of India pada Selasa (12/5/2026) menyebutkan wabah bermula dari beberapa penumpang yang mengalami demam dan gangguan pernapasan selama pelayaran, namun kondisi sejumlah pasien memburuk dengan cepat hingga menyebabkan kematian....
【Travel】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Chord Lagu Senyumlah Andmesh dari C untuk Masalah Hidup
- Kemenkes Awasi Pelaku Perjalanan Amerika Latin soal Hantavirus
- 1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
- El Nino Godzilla Tingkatkan Risiko Gizi Buruk dan Stunting Anak
- Lisa Mariana Beri Pesan untuk Suami Usai Balikan
- Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
Artikel Terbaru
Minta Maaf ke Prabowo, Anggota DPRD Jember Ngaku Khilaf
Lemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia
Food Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
Studi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
Enrique Riquelme Siapkan Dana Rp3,9 Triliun Lawan Florentino Perez
Cahaya Biru Ponsel Ganggu Tidur? Ini Kata Ahli
Tautan Sahabat
- Pemuda Bonceng Tiga Tabrak Tiang Demi Kabur dari Kejar Massa
- Polisi Selidiki Pencuri Motor Bersenpi di Siang Hari
- Polisi Ungkap Teror Pocong Tangsel Hanya Pengamen Cosplay
- Kebakaran Kampus Binus Jakbar Berhasil Dipadamkan
- Niko Atmaja Panaskan Mesin PDIP Jakarta Utara
- Polisi Beberkan Alur Distribusi Ekspor Ilegal Motor Jaksel
- Prakiraan Cuaca BMKG: Cerah di Sejumlah Wilayah Jabodetabek
- Festival Jakarta Great Sale 2026 Diskon 70 Persen Sambut HUT DKI
- Toyota Avanza Terbakar di Tol Jagorawi Diduga Korsleting
- Polisi Bekasi Tangkap Pengedar, Sita Ratusan Hexymer dan Tramadol