Lokasi: Kuliner >>
Kunci Jawaban IPAS Kelas 5 SD Halaman 174 Uji Kompetensi
Kuliner683 Dilihat
RingkasanEnergi bunyi merupakan materi yang dibahas dalam buku pelajaran sebagai energi yang dihasilkan dari benda bergetar sehingga menimbulkan suara yang dapat didengar oleh telinga. Bunyi tidak akan muncul jika tidak ada getaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Sekolah-Rakyat-Surabaya-Pola-Pembelajaran-Full-Day-School_20260118_165139.jpg)
Energi bunyi merupakan materi yang dibahas dalam buku pelajaran sebagai energi yang dihasilkan dari benda bergetar sehingga menimbulkan suara yang dapat didengar oleh telinga. Bunyi tidak akan muncul jika tidak ada getaran. Semakin kuat getaran suatu benda, biasanya bunyi yang dihasilkan juga semakin keras.
Dalam latihan soal kali ini, siswa diminta menjawab pertanyaan terkait aktivitas yang ada pada halaman tersebut. Kunci jawaban ini digunakan sebagai panduan dan pembanding oleh orang tua untuk mengoreksi pekerjaan anak. Soal pertama meminta siswa menentukan apakah pernyataan berikut benar atau salah beserta alasannya.
Pernyataan a: "Kita tidak dapat mendengar suara saat menyelam di dalam kolam renang." Jawabannya adalah salah karena bunyi dapat merambat melalui zat cair seperti air. Oleh karena itu, saat menyelam di kolam renang kita masih dapat mendengar suara, meskipun terdengar berbeda dibandingkan di udara. Pernyataan b: "Tujuan pemasangan busa/karpet di dinding bioskop adalah untuk mencegah pemantulan bunyi." Jawabannya adalah benar karena bahan tersebut berfungsi sebagai peredam suara guna mengurangi gema dan kebisingan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/nm5vj3sfj.html
Artikel Terkait
Kode Redeem FC Mobile 12 Mei 2026, Klaim Gems Gratis
KulinerFC Points, Gems, paket pemain eksklusif, stamina tambahan, hingga item langka tersedia sebagai hadiah yang membuat permainan semakin seru dan membantu pemain bersaing lebih kompetitif saat menghadapi lawan di mode ranked maupun event khusus. Pemain hanya perlu login ke akun game masing-masing, kemudian membuka menu pengaturan atau bagian khusus redeem code yang tersedia di dalam permainan....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaKunjungan Wisatawan Indonesia ke Korea Terus Meningkat
KulinerKorea Tourism Organization Indonesia bersama sejumlah mitra industri perjalanan dan perbankan menggelar acara promosi pariwisata selama tiga hari mulai 15 hingga 17 Mei 2026. Pembukaan acara dilakukan oleh Direktur Korea Tourism Organization Indonesia, Kim Jisun, yang menyatakan kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk memperkenalkan destinasi wisata Korea Selatan sekaligus mendorong minat masyarakat Indonesia untuk berkunjung ke negara tersebut....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaSampoerna Pimpin Pasar Tembakau di Tengah Tantangan 2025
KulinerSampoerna mencatatkan peningkatan laba bruto sebesar 11,2 persen menjadi Rp20,6 triliun pada periode terakhir, didukung strategi penetapan harga di tengah kondisi pasar yang menantang. Laba bersih perusahaan relatif stabil dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp6,6 triliun, mencerminkan kekuatan fundamental bisnis dan konsistensi dalam menjalankan fokus strategi....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Megawati Disenggol Wilson, Hillstate Gebrak Liga Voli Korea
- Pedagang Jaksel Ogah Jual Minyakita karena Mahal dan Langka
- DPR Soroti Kenaikan Komisi Marketplace Bebani UMKM
- BI Yakin Rupiah Menguat Juli 2026, Yakinkan DPR
- Inter Milan dan PSG Juara, Man City Tekuk Arsenal
- Jakarta Candle Ekspor Lilin Limbah Sawit Berkat KUR BRI
Artikel Terbaru
Trump Tunda Serang Iran Atas Permintaan Qatar, Saudi, UEA
Arsari Tambang Bangun Pusat Riset Timah dan REE di Bangka
Kisah Ratidjo Bangun Jejamuran, Kapok Miskin Kini Punya 2,5 Hektare Jamur
Purbaya: Harga Minyak Sulit Turun, Pemerintah Beri Insentif EV
OpenAI Hadirkan Fitur Keuangan Pribadi di ChatGPT
Harga Emas Antam Hari Ini Merosot ke Rp2.764.000
Tautan Sahabat
- Protein Hewani Kunci Asam Amino Esensial Tumbuh Kembang Anak
- WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
- Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
- WHO Peringatkan 12 Negara soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
- Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
- Radiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia
- Atur Ulang Jadwal BAB Agar Lebih Teratur
- Menkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia
- Moya-moya Pemicu Stroke Usia Muda, Kenali Gejala Awal
- Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes