Lokasi: Gaya Hidup >>

Kisah Ratidjo Bangun Jejamuran, Kapok Miskin Kini Punya 2,5 Hektare Jamur

Gaya Hidup2 Dilihat

RingkasanRatidjo Harjo Suwarno, pria berusia 82 tahun, masih tekun merawat jamur di dapur dan lobi bangunannya setiap hari. Tangannya sesekali menyentuh media tanam di rak-rak bambu untuk memeriksa kondisi jamur yang mulai mekar....

Kisah Ratidjo Bangun Jejamuran,<strong></strong> Kapok Miskin Kini Punya 2,5 Hektare Jamur

Ratidjo Harjo Suwarno, pria berusia 82 tahun, masih tekun merawat jamur di dapur dan lobi bangunannya setiap hari. Tangannya sesekali menyentuh media tanam di rak-rak bambu untuk memeriksa kondisi jamur yang mulai mekar. "Kalau jamur sakit, pasti kelihatan tandanya," kata pemilik usaha budidaya jamur itu.

Budidaya jamur bukan sekadar pekerjaan bagi Ratidjo, melainkan proses panjang yang dibangun dari pengalaman, kegagalan, dan ketekunan. Ia pernah menjadi laden tukang, menjual bunga kantil, hingga bekerja di perusahaan batik. Bahkan ada masa ketika ia hanya makan sekali sehari. "Saya dari kecil sudah terbiasa hidup susah," ujarnya.

Pendidikan formal Ratidjo hanya sampai STM Kimia, namun keterbatasan itu justru membuatnya terbiasa belajar sendiri. Saat bekerja di perusahaan batik, ia merasa hidupnya berjalan di tempat dan ingin mencoba sesuatu yang bisa mengubah keadaan ekonomi keluarganya. Prinsip yang terus dipegangnya hingga kini bukan sekadar keluhan, melainkan dorongan untuk terus bergerak dan bertahan dalam keadaan apa pun.

Tags:

Artikel Terkait

  • Telkom Catat TSR 35,7 Persen di 2025

    Gaya Hidup

    PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk mencatat pendapatan konsolidasi sebesar Rp146,7 triliun pada tahun 2025. Laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA) konsolidasi perseroan mencapai Rp72,2 triliun dengan margin EBITDA sebesar 49,2 persen....

    Gaya Hidup

    Baca Selengkapnya
  • 6 Keunggulan Kuliah di PTKIN, Pendaftaran Ditutup 30 Mei

    Gaya Hidup

    UM-PTKIN 2026 masih membuka pendaftaran hingga 30 Mei 2026, mengajak generasi muda Indonesia bergabung ke PTKIN yang berkembang menjadi pusat pendidikan tinggi modern. Abdul Aziz menyatakan PTKIN mengintegrasikan sains, teknologi, riset global, dan penguatan karakter berbasis moderasi beragama untuk membentuk lulusan adaptif, beretika, dan berdaya saing internasional....

    Gaya Hidup

    Baca Selengkapnya
  • 6 Keunggulan Kuliah di PTKIN, Pendaftaran Ditutup 30 Mei

    Gaya Hidup

    UM-PTKIN 2026 masih membuka pendaftaran hingga 30 Mei 2026, mengajak generasi muda Indonesia bergabung ke PTKIN yang berkembang menjadi pusat pendidikan tinggi modern. Abdul Aziz menyatakan PTKIN mengintegrasikan sains, teknologi, riset global, dan penguatan karakter berbasis moderasi beragama untuk membentuk lulusan adaptif, beretika, dan berdaya saing internasional....

    Gaya Hidup

    Baca Selengkapnya