Lokasi: Bisnis >>
Unesa Buka Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka 2026
Bisnis3249 Dilihat
RingkasanUniversitas Negeri Surabaya (Unesa) membuka Jalur Mandiri Prestasi bagi siswa yang pernah menjadi pengurus OSIS dan/atau dewan ambalan selama di bangku SMA/MA/SMK/Paket C. Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi dengan biaya Rp300 ribu untuk satu pilihan program studi dan Rp400 ribu untuk dua pilihan program studi....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-negeri-surabaya-unesa-x.jpg)
Universitas Negeri Surabaya (Unesa) membuka Jalur Mandiri Prestasi bagi siswa yang pernah menjadi pengurus OSIS dan/atau dewan ambalan selama di bangku SMA/MA/SMK/Paket C. Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi dengan biaya Rp300 ribu untuk satu pilihan program studi dan Rp400 ribu untuk dua pilihan program studi. Khusus untuk program studi S1 Kedokteran, biaya pendaftaran sebesar Rp750 ribu.
Persyaratan utama mencakup keaktifan sebagai pengurus inti atau anggota dewan ambalan yang dibuktikan dengan surat keterangan dari sekolah. Tata cara pendaftaran dimulai dengan mengisi formulir daring, mengunggah dokumen pendukung, dan melakukan pembayaran sesuai program studi yang dipilih. Jadwal seleksi Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka Unesa 2026 telah ditetapkan dengan tahapan verifikasi berkas dan pengumuman hasil.
Informasi lebih lanjut mengenai jadwal, tata cara, dan persyaratan lengkap dapat diakses melalui portal resmi Unesa. Calon mahasiswa diimbau untuk mempersiapkan dokumen seperti rapor, sertifikat prestasi, dan surat rekomendasi sekolah sebelum mendaftar. Jalur ini menjadi alternatif bagi siswa berprestasi di bidang organisasi untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Unesa.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/n699mc7kd.html
Artikel Terkait
Waspada Stroke saat Tubuh Tiba-tiba Limbung dan Sempoyongan
Bisnisdr. Andre, Sp....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaFood Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
BisnisOrganisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan berbagai asosiasi kesehatan global telah menyatakan obesitas sebagai penyakit kronis. Dokter Iflan mendefinisikan food noise sebagai pikiran obsesif tentang makanan yang mendorong seseorang ingin terus makan, bahkan saat tubuh tidak membutuhkan asupan....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaWHO Peringatkan 12 Negara soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
BisnisWabah virus Hanta yang langka dan mematikan terjadi di sebuah kapal pesiar yang berlayar melintasi Atlantik Selatan, memicu respons darurat kesehatan global yang melibatkan 12 negara. Laporan dari The Times of India pada Selasa (12/5/2026) menyebutkan wabah bermula dari beberapa penumpang yang mengalami demam dan gangguan pernapasan selama pelayaran, namun kondisi sejumlah pasien memburuk dengan cepat hingga menyebabkan kematian....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Pemerintah Patok Harga Ekspor Emas 150.555 Dolar AS
- Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
- Food Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
- Menkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia
- Puan Khawatir Hantavirus Meluas, Minta Antisipasi Pemerintah
- Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
Artikel Terbaru
MLSC Surabaya Seri 2 Tuntas, Lahir Dua Juara Baru
Moya-moya Pemicu Stroke Usia Muda, Kenali Gejala Awal
PCOS Berganti Nama Jadi PMOS, Bukan Hanya Soal Kista
PCOS Berganti Nama Jadi PMOS, Bukan Hanya Soal Kista
PSG Rayakan Gelar Ligue 1 Sebelum Laga Kandang
Diet Suntik Tak Hanya Hilangkan Lemak, Otot Juga Terbakar
Tautan Sahabat
- Rupiah Tembus Rp17.500 meski Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen
- Pertumbuhan Ekonomi RI Mentereng, Rakyat Tak Rasakan
- MSCI Coret Antam, Fundamental Bisnis Tetap Solid
- Rupiah Anjlok ke Rp 17.735, Tertekan FOMO Valas
- Mentan Amran Titip Harga Minyak Goreng Stabil Jelang Iduladha
- Prabowo Sampaikan KEM PPKF 2027 di Paripurna DPR Besok
- Kementerian ESDM Tanggapi WN Tiongkok di Tambang Emas Ilegal Sangihe
- Melestarikan Wastra Nusantara Lewat Tas Etnik Perempuan
- Dolar AS Hari Ini Rp17.502,08 di Kurs Jual BI
- Pendapatan Aset GBK Tembus Rp812 Miliar di 2025