Lokasi: Otomotif >>
Kunci Jawaban IPAS Kelas 5 SD Halaman 174 Uji Kompetensi
Otomotif87 Dilihat
RingkasanEnergi bunyi merupakan materi yang dibahas dalam buku pelajaran sebagai energi yang dihasilkan dari benda bergetar sehingga menimbulkan suara yang dapat didengar oleh telinga. Bunyi tidak akan muncul jika tidak ada getaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Sekolah-Rakyat-Surabaya-Pola-Pembelajaran-Full-Day-School_20260118_165139.jpg)
Energi bunyi merupakan materi yang dibahas dalam buku pelajaran sebagai energi yang dihasilkan dari benda bergetar sehingga menimbulkan suara yang dapat didengar oleh telinga. Bunyi tidak akan muncul jika tidak ada getaran. Semakin kuat getaran suatu benda, biasanya bunyi yang dihasilkan juga semakin keras.
Dalam latihan soal kali ini, siswa diminta menjawab pertanyaan terkait aktivitas yang ada pada halaman tersebut. Kunci jawaban ini digunakan sebagai panduan dan pembanding oleh orang tua untuk mengoreksi pekerjaan anak. Soal pertama meminta siswa menentukan apakah pernyataan berikut benar atau salah beserta alasannya.
Pernyataan a: "Kita tidak dapat mendengar suara saat menyelam di dalam kolam renang." Jawabannya adalah salah karena bunyi dapat merambat melalui zat cair seperti air. Oleh karena itu, saat menyelam di kolam renang kita masih dapat mendengar suara, meskipun terdengar berbeda dibandingkan di udara. Pernyataan b: "Tujuan pemasangan busa/karpet di dinding bioskop adalah untuk mencegah pemantulan bunyi." Jawabannya adalah benar karena bahan tersebut berfungsi sebagai peredam suara guna mengurangi gema dan kebisingan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/mph7vv79f.html
Artikel Terkait
BYD Luncurkan M6 DM, MPV PHEV Irit 65 Km per Liter
OtomotifWakil Presiden BYD Co. , Ltd....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaKemenkes: PHBS Kunci Tangkal Ancaman Hantavirus
OtomotifRisiko penularan Hantavirus antarmanusia memang tergolong rendah, namun kewaspadaan individu tetap menjadi prioritas utama. Ahli Imunologi Klinik Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta (FK UNS), Prof....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaBPOM Temukan 22 Obat Herbal Mengandung Bahan Kimia Berbahaya
OtomotifBadan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) justru menemukan fakta sebaliknya melalui temuan terbaru, di mana sejumlah produk yang dijual sebagai obat herbal ternyata mengandung bahan kimia obat keras yang berbahaya bagi tubuh. BPOM menemukan 22 merek Obat Bahan Alam (OBA) yang terbukti mengandung bahan berbahaya, menjadi perhatian serius karena produk-produk tersebut beredar luas dengan klaim mampu memberikan hasil cepat atau efek "cespleng" yang sering dicari masyarakat....
【Otomotif】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kunci Gitar Breathless Krisdayanti: Cara Kau Membuatku Tak Bernapas
- Berdebar Naik Tangga, Waspada Gangguan Irama Jantung
- Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
- WNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus
- Prakiraan Cuaca Sorong Kamis Berawan di Semua Distrik
- Moya-moya Pemicu Stroke Usia Muda, Kenali Gejala Awal
Artikel Terbaru
Pelatih Spanyol Jamin Bintang Barcelona Masuk Skuad Piala Dunia
Puan Khawatir Hantavirus Meluas, Minta Antisipasi Pemerintah
Pancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
DPR Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi Puncak Haji
Pelaku Penyekapan Mahasiswi Nunukan Ditembak Polisi
WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
Tautan Sahabat
- Bhayangkara Presisi Lolos ke Semifinal AVC Champions 2026
- Sprint Race MotoGP Catalunya 2026: Bagnaia Frustrasi, Start Pukul 20.00 WIB
- Timnas Voli Putri Uji Coba Lawan Korea Tanpa Megawati
- Ginting Gagal Revans, Duel Saudara Hancur di Malaysia Masters 2026
- Seo Seung-jae Pulangkan Ubed di Thailand Open 2026
- Drawing Singapore Open 2026: Jojo, Fajar/Rian, Tiwi/Fadia Bertanding
- Lawan Analisis Video Antar Ubed ke Perempat Final
- Megawati Hangestri Samar di Deretan Pemain Asing Liga Voli Korea
- Jadwal AVC Champions 2026: JBP Berpotensi Jumpa Juara Bertahan
- Joan Mir Ikuti Jejak Bagnaia dan Marini Usai Gagal Podium