Lokasi: Otomotif >>
Mahasiswa Internasional UNAND Melonjak, Capai 1.590 Orang
Otomotif63 Dilihat
RingkasanSebanyak 1. 590 calon mahasiswa asing tercatat mengikuti proses seleksi penerimaan di Indonesia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-andalas-unand-iu.jpg)
Sebanyak 1.590 calon mahasiswa asing tercatat mengikuti proses seleksi penerimaan di Indonesia. Para pendaftar berasal dari berbagai negara di Asia, Afrika, hingga kawasan lainnya.
Pendaftar terbanyak berasal dari Nigeria sebanyak 255 orang, disusul Afghanistan sebanyak 236 orang, dan Yaman sebanyak 126 orang. Selain itu, terdapat pula pendaftar dari Sudan, Bangladesh, Timor Leste, Gambia, Madagaskar, Rwanda, Ethiopia, Malawi, Mesir, India, Thailand, Tanzania, Sudan Selatan, Ghana, hingga Sierra Leone.
Proses seleksi dilakukan secara bertahap untuk memastikan kualitas calon mahasiswa yang diterima. Dari total 1.590 pendaftar, sebanyak 97 orang dinyatakan lolos seleksi administrasi dan saat ini tengah mengikuti tahap wawancara. "Mahasiswa internasional membawa perspektif, budaya, dan pengalaman yang beragam. Kehadiran mereka akan memperkaya proses pembelajaran sekaligus memperkuat jejaring global," demikian pernyataan resmi dari pihak penyelenggara.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/moi158th0.html
Artikel Terkait
Terjemahan Lirik All Too Well Taylor Swift: Lost in Translation
OtomotifLagu All Too Well menjadi bagian dari album studio keempat Taylor Swift yang bertajuk Red. Big Machine Records merilis album tersebut pada 22 Oktober 2012....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaEmas Antam Stagnan di Rp2.839.000 per Gram Hari Ini
OtomotifHarga emas Antam tidak mengalami perubahan dan masih bertahan di level Rp2. 839....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaPelemahan Rupiah Dongkrak Ekspor Tambang dan Perkebunan
OtomotifPelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS memberikan dampak ganda bagi perekonomian Indonesia, di mana depresiasi rupiah justru menjadi peluang bagi industri berbasis ekspor untuk meningkatkan pendapatan. Pengamat Ekonomi, Mata Uang, dan Komoditas Ibrahim Assuaibi menyatakan sektor yang paling diuntungkan adalah industri ekspor berbasis komoditas tambang dan perkebunan....
【Otomotif】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Hasil PSM vs Persib: Peluang Persib Kunci Juara Liga 1
- IBC Mulai Produksi BESS Juli 2026 Dukung Target 100 GW
- ESG Batu Bara: Laporan Hijau Bentrok Fakta Lapangan
- Kemenperin dan LPEI Dorong Ekspor Rendang Payakumbuh
- Xi Jinping Buka Peluang Bisnis AS, Trump Janjikan Masa Depan Cerah
- Stok Beras Pecah Rekor, Tapi Minyakita Langka
Artikel Terbaru
Julian Quinones Bikin Pusing Meksiko, Ronaldo Kalah Gacor
BYD Tanggapi Potensi Kenaikan Harga Imbas Rupiah Turun
Rupiah Tembus Rp17.500 meski Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen
Telkom Solution Perkuat Transformasi Digital BUMN dengan AI
Eks Pemain Bhayangkara Presisi Proliga 2025 Main di Korea
Triasmitra Terbitkan Obligasi Rp220 Miliar untuk Kabel Laut
Tautan Sahabat
- Model Dibegal di Tol Kebon Jeruk, Kritis
- 1.500 Umat Hadiri Misa Kenaikan Yesus di Katedral
- Libur Panjang, 32 Ribu Pengunjung Padati Ragunan
- Polda Metro Gagalkan Peredaran Sabu 32 Kg Jaringan Malaysia
- Polisi Pindahkan 321 WNA Kasus Judol ke Imigrasi
- Polisi Gerebek 28 Lokasi di Depok, Ringkus 41 Pengedar
- Prakiraan Cuaca BMKG: Cerah di Sejumlah Wilayah Jabodetabek
- Polisi Usut Model Diduga Dibegal Usai Pemotretan
- Festival Jakarta Great Sale 2026 Diskon 70 Persen Sambut HUT DKI
- Polri Target 1.500 SPPG, Ditpolairud Jaga Pasokan Pangan