Lokasi: Kesehatan >>
Jalur Mandiri UIN Bandung 2026 Dibuka, Cek Syaratnya
Kesehatan34279 Dilihat
RingkasanUIN Sunan Kalijaga Yogyakarta membuka sembilan jalur seleksi penerimaan mahasiswa baru untuk menjaring calon mahasiswa dari berbagai latar belakang prestasi, kemampuan akademik, hingga kebutuhan khusus. Jalur yang dibuka meliputi Tahfidz/Qiro’atul Kutub, Prestasi, Khusus Disabilitas, Khusus Moderasi Beragama, Lulusan MAN Terbaik, Portofolio SPAN-PTKIN, SNBP, SNBT, dan UM-PTKIN Computer Based Test (CBT)....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/kampus-uin-sunan-gunung-djati-bandung-2024-dfgferh.jpg)
UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta membuka sembilan jalur seleksi penerimaan mahasiswa baru untuk menjaring calon mahasiswa dari berbagai latar belakang prestasi, kemampuan akademik, hingga kebutuhan khusus. Jalur yang dibuka meliputi Tahfidz/Qiro’atul Kutub, Prestasi, Khusus Disabilitas, Khusus Moderasi Beragama, Lulusan MAN Terbaik, Portofolio SPAN-PTKIN, SNBP, SNBT, dan UM-PTKIN Computer Based Test (CBT). Setiap jalur dirancang untuk mengakomodasi potensi calon mahasiswa dari sisi akademik, keagamaan, maupun kemampuan khusus lainnya.
Jalur Tahfidz/Qiro’atul Kutub diperuntukkan bagi calon mahasiswa yang memiliki hafalan Al-Qur’an minimal 10 juz atau kemampuan Qiro’atul Kutub. Jalur Prestasi menyasar calon mahasiswa dengan prestasi di bidang Seni dan Olahraga, Pramuka, PMR, Paskibra, atau Ketua OSIS minimal tingkat regional (kota/kabupaten). Jalur Disabilitas merupakan seleksi khusus bagi penyandang disabilitas yang memiliki potensi akademik dan motivasi belajar tinggi, diselenggarakan dengan prinsip inklusivitas, kesetaraan, dan keadilan dengan memperhatikan kebutuhan aksesibilitas peserta selama proses seleksi.
Jalur Khusus Moderasi Beragama ditujukan bagi calon mahasiswa yang memiliki komitmen terhadap nilai-nilai moderasi beragama, seperti toleransi, keadilan, keseimbangan, dan penghargaan terhadap keberagaman. Jalur ini bertujuan menjaring calon mahasiswa yang mampu berkontribusi dalam penguatan kehidupan beragama yang inklusif, harmonis, dan berlandaskan nilai keislaman yang rahmatan lil ‘alamin di lingkungan akademik.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/mcrtd8tab.html
Artikel Terkait
ParagonCorp Luncurkan Smart Lab 2.0 untuk Riset Kosmetik Presisi
KesehatanPT Paragon Technology and Innovation atau ParagonCorp memperkuat transformasi riset dan pengembangannya melalui pengembangan Smart Lab 2. 0 yang mengintegrasikan kecerdasan buatan atau AI dalam proses inovasi produk....
Baca SelengkapnyaKemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
KesehatanAndes Virus yang ditemukan pada kasus di kapal pesiar MV Hondius merupakan jenis berbeda yang banyak tersebar di wilayah Amerika Selatan dan hingga kini belum pernah dilaporkan ditemukan di Indonesia, baik pada manusia maupun tikus. “Distribusi virus ini tersebar di Amerika dan hingga saat ini belum pernah dilaporkan di Indonesia, baik pada manusia maupun tikus,” ujar Andi....
Baca SelengkapnyaPenyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
KesehatanPenyakit moya-moya merupakan kondisi langka yang menyebabkan penyempitan pembuluh darah otak secara perlahan namun progresif, demikian dijelaskan oleh dr. Muhammad Hafif, Sp....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- KPK Dalami Aliran Dana Bea Cukai dari Heri Black
- Berdebar Naik Tangga, Waspada Gangguan Irama Jantung
- Diet Suntik Tak Hanya Hilangkan Lemak, Otot Juga Terbakar
- Terapi Sel Punca Dokter Kardiovaskular Pulihkan Jantung
- Jokowi Ikut Yoga 5 Menit di Depan Rumah Heboh
- 6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme Optimal Turunkan Berat Badan
Artikel Terbaru
Hantavirus Tewaskan 3 Orang di Indonesia, Terbaru Kalbar
Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
Durasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap
Menkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia
Sosok Pria Gandengan Ayu Ting Ting Terbongkar Politisi
Wabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
Tautan Sahabat
- Analis Mandiri Targetkan IHSG 9.050 di Tengah Tekanan Energi
- Mendag: Mayoritas UMKM Tak Tahu Cari Pembeli Luar Negeri
- BYD Tanggapi Potensi Kenaikan Harga Imbas Rupiah Turun
- Usia Pesawat Bukan Satu-satunya Penentu Keandalan Penerbangan
- Kaesang-Akbar Himawan Hadiri Malam Dukung Bryan Ketum HIPMI
- Rupiah Tembus Rp17.508, Pasar Mulai Khawatir
- Rupiah Tembus Rp17.500 meski Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen
- Rupiah Tembus Rp 17.600, Pengrajin Tahu Tempe Kelabakan
- Bank BSN Raih Apresiasi Menteri PKP Kuasai Pasar KPR Subsidi Syariah
- IHSG Anjlok, Investor Bereaksi Negatif ke Pernyataan Prabowo