Lokasi: Properti >>
Mahasiswa Internasional UNAND Melonjak, Capai 1.590 Orang
Properti424 Dilihat
RingkasanSebanyak 1. 590 calon mahasiswa asing tercatat mengikuti proses seleksi penerimaan di Indonesia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-andalas-unand-iu.jpg)
Sebanyak 1.590 calon mahasiswa asing tercatat mengikuti proses seleksi penerimaan di Indonesia. Para pendaftar berasal dari berbagai negara di Asia, Afrika, hingga kawasan lainnya.
Pendaftar terbanyak berasal dari Nigeria sebanyak 255 orang, disusul Afghanistan sebanyak 236 orang, dan Yaman sebanyak 126 orang. Selain itu, terdapat pula pendaftar dari Sudan, Bangladesh, Timor Leste, Gambia, Madagaskar, Rwanda, Ethiopia, Malawi, Mesir, India, Thailand, Tanzania, Sudan Selatan, Ghana, hingga Sierra Leone.
Proses seleksi dilakukan secara bertahap untuk memastikan kualitas calon mahasiswa yang diterima. Dari total 1.590 pendaftar, sebanyak 97 orang dinyatakan lolos seleksi administrasi dan saat ini tengah mengikuti tahap wawancara. "Mahasiswa internasional membawa perspektif, budaya, dan pengalaman yang beragam. Kehadiran mereka akan memperkaya proses pembelajaran sekaligus memperkuat jejaring global," demikian pernyataan resmi dari pihak penyelenggara.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/mcc54sgup.html
Artikel Terkait
Periklindo Desak Insentif EV Diperluas ke Kendaraan Niaga
PropertiRencana pemerintah menggulirkan kembali insentif kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV) disambut positif pelaku industri otomotif. Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo) menilai kepastian insentif sangat dinantikan karena dapat mendorong penjualan sekaligus meningkatkan optimisme industri kendaraan listrik di Tanah Air....
【Properti】
Baca SelengkapnyaChina Ungguli AS dalam Jumlah Mitra Dagang Global
PropertiDalam persaingan memperluas jaringan mitra dagang ke berbagai kawasan seperti Asia, Afrika, Eropa, hingga Amerika Latin, muncul pertanyaan besar mengenai negara mana yang lebih dominan menjalin hubungan perdagangan global di tengah ketegangan geopolitik dan perang tarif. Mengutip data Direction of Trade Statistics dari Dana Moneter Internasional (IMF), kebangkitan perdagangan global setelah berakhirnya Perang Dingin menunjukkan demokrasi liberal dan pasar terbuka berkembang di banyak bekas negara blok Soviet, sementara pusat perdagangan global masih bertumpu pada pasar konsumen AS....
【Properti】
Baca SelengkapnyaSiklus 9 Tahun Hubungan Trump-Xi: Mesra KTT Lalu Perang Tarif
PropertiTrump dan Xi Jinping telah bertemu enam kali sejak 2017 dan kembali menggelar pertemuan puncak terbaru di Beijing pada Mei 2026. Pertemuan tersebut menjadi kunjungan pertama presiden AS ke China sejak 2017....
【Properti】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Borneo FC Tertahan 0-0 vs Persijap, Asa Juara Meredup
- Operasi Sindoor Ubah Dinamika Konflik India-Pakistan
- Diaspora Indonesia Meriahkan Fukuyama Rose Festival Raih Pujian
- Bursa Iran Dibuka Lagi, Inflasi Tembus 70 Persen
- Kunci Gitar Hatchu Salma Salsabil: Terbangun Siapkan Kopi
- Murray Valley Tewaskan 2 Orang di Australia Akibat Virus Nyamuk
Artikel Terbaru
Ricuh PSM vs Persib, Pemain Aman Tertahan di Ruang Ganti
Terra Drone Jepang Akui Salah Kelola Baterai Bekas
Japan is Back Kumpulkan 340 Pendukung Sanae Takaichi
Israel Bangun Basis Militer Rahasia di Gurun Irak
Toyota Respons Positif Insentif EV, Minta Jangan Fokus Satu Teknologi
Omar Daniel Bangga Jadi Tulang Punggung Keluarga
Tautan Sahabat
- Oditur Bacakan Tuntutan 3 Oknum TNI Pembunuh Kacab Bank
- Anta Ginting Dorong Pengusaha Lokal Jadi Pilar Ekonomi Jaktim
- Libur Panjang, 10 Ribu Pengunjung Padati TMII Kamis Siang
- Polisi Usut Aliran Dana Sindikat Judi Hayam Wuruk
- Kali Rawalumbu Bekasi Berubah Biru, DLH Lakukan Penyelidikan
- Polisi Bekasi Tangkap Pengedar, Sita Ratusan Hexymer dan Tramadol
- Polda Metro Gagalkan Peredaran 1.000 Ekstasi dan Sabu
- Keluarga Korban Tersinggung Ucapan Hakim, Akan Lapor KY
- Polri Buru Pendana dan Penyewa Gedung Sindikat Judol Jakbar
- Keringanan PBB-P2 DKI 2026 Berlaku Bertahap, Cek Jadwalnya