Lokasi: Pendidikan >>
Pendaftaran Prodi Apoteker UB Dibuka hingga 24 Juli 2026
Pendidikan9298 Dilihat
RingkasanPendaftaran program studi Sarjana Farmasi dibuka mulai 4 Mei 2026 hingga 24 Juli 2026. Pada periode ini, program studi hanya menerima calon mahasiswa yang merupakan lulusan Sarjana Farmasi dari seleksi bersifat terbuka dan kompetitif....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-brawijaya-ub.jpg)
Pendaftaran program studi Sarjana Farmasi dibuka mulai 4 Mei 2026 hingga 24 Juli 2026. Pada periode ini, program studi hanya menerima calon mahasiswa yang merupakan lulusan Sarjana Farmasi dari seleksi bersifat terbuka dan kompetitif.
Seluruh peserta wajib memenuhi persyaratan akademik, administratif, serta lulus tahapan seleksi yang telah ditetapkan. Ketentuan ini berlaku untuk semua calon mahasiswa yang mendaftar pada periode tersebut.
Seleksi bersifat kompetitif dan terbuka bagi lulusan Sarjana Farmasi dari berbagai institusi. Calon mahasiswa harus memastikan kelengkapan dokumen dan memenuhi syarat yang ditentukan untuk dapat mengikuti proses seleksi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/mc5tapjdu.html
Artikel Terkait
KPK Diminta Transparan soal Cargo Lartas Bea Cukai
PendidikanPengusaha logistik R. Gautama Wiranegara mengingatkan publik agar tidak langsung menyimpulkan bahwa seluruh barang yang dikaitkan dengannya otomatis ilegal....
Baca SelengkapnyaKemenkes Siaga Hantavirus, Siapkan Ribuan Tempat Tidur dan PCR
PendidikanPemerintah Indonesia memastikan kesiapan sistem kesehatan nasional dalam menghadapi penyakit infeksi emerging, dengan menyatakan seluruh fasilitas mulai dari rumah sakit rujukan, ketersediaan alat PCR, alat pelindung diri (APD), hingga tempat tidur isolasi dan ICU dalam kondisi cukup. Saat ini terdapat 198 rumah sakit jejaring pengampuan penyakit infeksi emerging di seluruh Indonesia, dan dari jumlah tersebut, sebanyak 21 rumah sakit sentinel telah disiapkan di 20 provinsi....
Baca Selengkapnya1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
PendidikanAnak yang tampak ceria dan lincah sering dianggap sehat, namun para ahli mengingatkan bahwa kondisi tersebut belum tentu menandakan anak bebas dari masalah gizi. Masalah gizi pada anak dinilai masih menjadi tantangan besar di Indonesia dan kerap terlambat disadari oleh orang tua....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- 9 Universitas Swasta Terbaik Yogyakarta Versi EduRank 2026
- Hantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD
- Kemenkes Siaga Hantavirus, Siapkan Ribuan Tempat Tidur dan PCR
- PCOS Berganti Nama Jadi PMOS, Bukan Hanya Soal Kista
- Sosok Pertama Ungkap Jokowi Keliling Indonesia, NTT Tujuan Awal
- Tidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung
Artikel Terbaru
Siti Badriah Comeback, 'Bikin Candu' Jadi Anthem Dangdut 2026
WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
WNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus
Mikroplastik Ditemukan di Otak Manusia, Ini Kata Ilmuwan
Keadilan Tuntutan Berat Nadiem Makarim Dibahas 18 Mei
Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
Tautan Sahabat
- Aktivis KontraS Andrie Yunus Jalani Operasi Wajah
- Kapolda Metro Perintahkan Tindak Tegas Pelaku Kejahatan Jalanan
- Polda Metro Tangkap 8 Begal, 5 Pelaku Masih Diburu
- Brimob Bersenjata Jaga Markas Judi Online Hayam Wuruk
- Pramono Anung Kaget Antusias Warga Uji Coba CFD
- HP Hilang di Flyover Jatibaru Ditemukan Pedagang
- Ditpolairud Tangkap dan Lepas Liarkan 180 Ikan Napoleon
- Polisi Intai Markas Judol WNA di Hayam Wuruk Tanpa Identitas
- BKN Diminta Segera Terbitkan Surat Pengukuhan Sekda Tangsel
- Polisi Tangkap 2 Pencuri Aki Truk di Pelabuhan Tanjung Priok