Lokasi: Otomotif >>
UPI Buka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026
Otomotif356 Dilihat
RingkasanUniversitas Pendidikan Indonesia (UPI) membuka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026 sebagai bentuk penghargaan kepada siswa berprestasi di bidang akademik, olahraga, seni, teknologi, dan keagamaan. Jalur seleksi ini bertujuan meningkatkan kualitas serta capaian prestasi mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/KAMPUS-UPI-Bandung.jpg)
Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) membuka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026 sebagai bentuk penghargaan kepada siswa berprestasi di bidang akademik, olahraga, seni, teknologi, dan keagamaan. Jalur seleksi ini bertujuan meningkatkan kualitas serta capaian prestasi mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional. Program ini diperuntukkan bagi calon mahasiswa yang memiliki karya monumental, prestasi kompetisi tingkat provinsi hingga internasional, maupun capaian khusus seperti hafidz Al-Qur’an minimal 15 juz atau prestasi lain yang setara.
Peserta yang dapat mengikuti jalur ini merupakan lulusan SMA/MA/SMK/Paket C tahun 2023, 2024, 2025, dan 2026. Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Penjaminan Mutu UPI, Vanessa Gaffar, menjelaskan bahwa jalur prestasi istimewa merupakan bagian dari strategi universitas dalam menjaring talenta unggul dari berbagai bidang. "Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa bertujuan memberikan penghargaan kepada siswa yang memiliki prestasi akademik maupun nonakademik dan diharapkan dapat meningkatkan keunggulan mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional," ujar Prof. Vanessa Gaffar.
UPI menyediakan berbagai program studi di Kampus Bandung maupun kampus daerah untuk peserta jalur prestasi istimewa. Namun, peserta hanya diperbolehkan memilih satu program studi yang relevan dengan prestasi yang dimiliki. Dalam proses seleksi, penilaian dilakukan melalui Tes Kecerdasan dan Motivasi Berprestasi, evaluasi portofolio sertifikat, ujian keterampilan, dan wawancara. UPI menegaskan bahwa relevansi antara prestasi peserta dengan program studi pilihan menjadi indikator dengan bobot penilaian terbesar.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/mbd7yr03d.html
Sebelumnya: Camat Seruyan Ditangkap saat Pesta Sabu dengan ASN
Berikutnya: Liga Inggris Berpeluang Kirim 9 Wakil ke Eropa
Artikel Terkait
Terjemahan Lirik Ora Urus Toton Caribo Viral di TikTok
OtomotifLagu Ora Urus ciptaan Anthon Batkormbawa menarik perhatian publik karena memadukan bahasa Ambon, Maluku Timur, dan Jawa dengan musik khas Indonesia Timur yang mudah melekat di telinga. Lirik Ora Urus menggambarkan kelelahan seorang pria yang merasa sudah bekerja keras demi hubungan dan kebutuhan hidup, namun justru terus dituntut serta disalahkan oleh pasangannya....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaMikroplastik Ditemukan di Otak Manusia, Ini Kata Ilmuwan
OtomotifMikroplastik telah ditemukan hampir di setiap ekosistem, mulai dari dasar laut hingga tundra Antartika, dan partikel kecil ini tidak hanya menumpuk di otak tetapi juga mampu melewati sawar darah-otak atau blood-brain barrier. Konsentrasi mikroplastik pada sampel tahun 2024 lebih tinggi dibandingkan tahun 2016, yang merupakan sisa dari masifnya produksi plastik global....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaKabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek
OtomotifDante menggambarkan polusi udara melalui fenomena yang akrab dirasakan masyarakat Jabodetabek sehari-hari. "Pernah tidak, ketika malam hujan deras lalu keesokan paginya cerah dan tidak ada awan, kita bisa melihat Gunung Salak dan Gunung Gede dengan jelas? Tapi di hari-hari biasa gunung itu tidak terlihat karena tertutup kabut abu-abu," ujarnya....
【Otomotif】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Ruang Perawatan Al Nassr Makin Sesak, Kondisi Memburuk
- PHERINI Disetujui Tenaga Kesehatan untuk Ketiak Cerah
- WNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus
- Food Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
- Toyota Respons Insentif EV: Positif, Jangan Fokus Satu Teknologi
- PHERINI Disetujui Tenaga Kesehatan untuk Ketiak Cerah
Artikel Terbaru
Insentif EV Baru Jaga Momentum Transisi Kendaraan Listrik
Durasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap
Lansia Diabetes Wajib Aktif Cegah Luka Busuk
Hoaks Media Sosial Picu Rendahnya Imunisasi Anak Aceh
Real Madrid Menang Tipis 1-0 atas Sevilla
5 Cara Alami Tingkatkan Nafsu Makan untuk Naik Berat Badan
Tautan Sahabat
- Indonesia-Belarus Perkuat Hubungan Ekonomi dan Perdagangan
- Kementan Pastikan Harga Ayam Stabil Rp19.500 per Kg
- BRI KPR Permudah Masyarakat Miliki Properti Fleksibel
- Prabowo: Ketahanan Pangan Fondasi Kedaulatan Bangsa
- Panen Raya Jagung 21,1 Hektare di Kalbar Dukung Ketahanan Pangan
- Agen BRILink BUMDes Kemudo Jaga Dompet Warga dan Cegah Penipuan
- BYD Khawatir Rupiah Melemah Tekan Daya Beli Mobil
- Menteri Koperasi Puji Adaptasi Teknologi KSP Nasari
- Bahlil: Aturan Ekspor Satu Pintu Tak untuk Hulu Migas
- Indonesia Negara Paling Tahan Krisis Energi, Ini Faktornya