Lokasi: Berita >>
Jadwal SPMB Tangsel 2026 TK SD SMP Mulai Akhir Mei
Berita43835 Dilihat
RingkasanPendaftaran seleksi pertama untuk jenjang TK dibuka pada 25-26 Mei 2026, dilanjutkan tingkat SD pada 8-19 Juni 2026. Informasi ini dikutip dari unggahan akun Instagram resmi @dikbudtangsel yang merilis jadwal lengkap SPMB TK, SD, dan SMP Negeri Tangsel 2026....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/PERUNDUNGAN-DI-SEKOLAH-Suasana-SMPN-19-Kota-Tangerang-Selatan.jpg)
Pendaftaran seleksi pertama untuk jenjang TK dibuka pada 25-26 Mei 2026, dilanjutkan tingkat SD pada 8-19 Juni 2026. Informasi ini dikutip dari unggahan akun Instagram resmi @dikbudtangsel yang merilis jadwal lengkap SPMB TK, SD, dan SMP Negeri Tangsel 2026. Calon peserta didik dan orang tua dapat mengakses persyaratan serta mekanisme pendaftaran melalui website resmi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tangsel.
Jadwal SPMB ini mencakup seluruh jenjang pendidikan negeri di Kota Tangerang Selatan pada tahun ajaran 2026. Proses pendaftaran untuk jenjang SMP Negeri juga telah diatur dalam kalender yang sama, meskipun rincian tanggal spesifiknya belum dirilis dalam unggahan tersebut. Pemerintah daerah melalui Dikbud Tangsel mengimbau masyarakat untuk memantau terus informasi terbaru melalui kanal resmi guna menghindari kesalahan data.
Seluruh tahapan seleksi akan dilakukan secara online dengan sistem yang terintegrasi. Website resmi Dikbud Tangsel menjadi satu-satunya sumber valid untuk mengunduh formulir, syarat dokumen, dan jadwal verifikasi. Orang tua diharapkan segera menyiapkan berkas seperti akta kelahiran, Kartu Keluarga, dan NISN untuk kelancaran proses pendaftaran anak.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/luuohh50g.html
Artikel Terkait
Dolar AS Menguat, Masyarakat Desa Paling Terdampak
BeritaDalam ekonomi modern, dampak kurs bekerja lewat rantai pasok, bukan lewat apakah seseorang memegang dolar atau tidak, ujar Yusuf dikutip Minggu (17/5/2026). Ia menjelaskan kebutuhan masyarakat desa masih dipengaruhi pergerakan kurs, seperti pupuk urea dan NPK untuk bercocok tanam....
【Berita】
Baca SelengkapnyaDokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
BeritaRetinopati diabetik sering berkembang tanpa gejala pada tahap awal sehingga banyak pasien tidak menyadari sampai penglihatan mulai terganggu. Bahkan jika terlambat ditangani, kondisi ini bisa menyebabkan gangguan penglihatan permanen hingga kebutaan....
【Berita】
Baca SelengkapnyaTidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung
BeritaDokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Subspesialis Aritmia RS Pondok Indah – Pondok Indah, dr. Dony Yugo Hermanto, Sp....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Noel Ebenezer Cerita Hidup di Rutan KPK Jelang Sidang Tuntutan
- PCOS Berganti Nama Jadi PMOS, Bukan Hanya Soal Kista
- Radiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia
- WHO Sebut Kantong Nikotin Rasa Permen Incar Remaja
- Hantavirus Tewaskan 3 Orang di Indonesia, Terbaru Kalbar
- Durasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap
Artikel Terbaru
KPK Periksa Crazy Rich Semarang Heri Black Kasus Bea Cukai
Waspada Stroke saat Tubuh Tiba-tiba Limbung dan Sempoyongan
Menkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia
Kemenkes Siaga Hantavirus, Siapkan Ribuan Tempat Tidur dan PCR
50 Bakat Muda Digembleng Legenda Timnas di Jakarta
6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme untuk Turunkan Berat Badan
Tautan Sahabat
- Prakiraan Cuaca Pontianak Besok: Pagi Cerah, Malam Berawan
- Pemuda Lampung Akui Jual Motor Demi Hindari Cicilan
- Prakiraan Cuaca Bandung: Seluruh Wilayah Hujan 15 Mei 2026
- Longsor Curug Subang, Dua Wisatawan Perempuan Ditemukan Tewas
- ART Tersangka Kasus Kematian Bocah Akibat Pengobatan Mistik
- Prakiraan Cuaca Flores: Dominan Berawan, Potensi Hujan Hari Ini
- Desa Kemudo Klaten Raih Penghargaan Ekonomi Hijau BRILiaN
- ART Tersangka Kematian Bocah 11 Tahun Akibat Pengobatan Mistik
- Supardiono Siap Kurban Sapi 1,5 Ton untuk Prabowo
- Pertumbuhan Sekolah Tak Seimbang dengan Kualitas Berpikir