Lokasi: Pendidikan >>
Kunci Jawaban PJOK Kelas 4 Halaman 155 Kurikulum Merdeka
Pendidikan6763 Dilihat
RingkasanSebuah soal latihan mengukur denyut nadi menguji kemampuan siswa dalam mengisi bagian yang hilang dengan kata yang tepat. Andika Suhendar merasa lemas setelah denyut nadinya terhitung 55 kali per menit....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SISWA-SD-BELAJAR-10.jpg)
Sebuah soal latihan mengukur denyut nadi menguji kemampuan siswa dalam mengisi bagian yang hilang dengan kata yang tepat. Andika Suhendar merasa lemas setelah denyut nadinya terhitung 55 kali per menit. Dari data tersebut, guru menyimpulkan kondisi kebugaran Andika sedang tidak baik dan menyarankannya untuk beristirahat. Dalam kondisi bugar, Andika dikenal sebagai anak periang yang suka bergaul dan aktif dalam aktivitas fisik seperti pelajaran olahraga.
Soal tersebut merupakan bagian dari latihan mengisi titik-titik dalam paragraf dengan isian kata yang sesuai dari kotak jawaban. Data denyut nadi Andika yang rendah menunjukkan kebugarannya sedang menurun, sehingga ia perlu pemulihan. Aktivitas fisik yang biasanya dilakukan Andika saat sehat mencakup interaksi sosial dan partisipasi dalam pelajaran olahraga.
Latihan ini mengajarkan siswa untuk menghubungkan data medis sederhana dengan kondisi kebugaran seseorang. Hasil pengukuran denyut nadi Andika menjadi indikator utama dalam menentukan saran istirahat dari guru. Pemahaman tentang denyut nadi normal dan faktor yang memengaruhinya penting untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/lsv6yi9y1.html
Artikel Terkait
Wabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
PendidikanWHO baru saja menetapkan status darurat kesehatan masyarakat global akibat merebaknya wabah Ebola di Kongo dan Uganda. Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengungkapkan lebih dari 300 kasus suspek bergejala berat telah terdeteksi dengan angka kematian mencapai 88 korban jiwa....
Baca SelengkapnyaNegara Teluk Lirik Turki, Pertahanan Tak Andalkan AS
PendidikanNegara-negara Teluk seperti Kuwait, Uni Emirat Arab (UEA), Qatar, dan Arab Saudi mulai beralih ke Turki untuk memenuhi kebutuhan alutsista militer mereka akibat lambatnya pengiriman senjata dari Amerika Serikat yang dipicu penumpukan pesanan yang mengular. Meskipun negara-negara Teluk memiliki sistem pertahanan udara yang canggih, mereka kini menghadapi tantangan serius dari serangan drone jarak jauh Iran yang mampu melumpuhkan sistem radar....
Baca SelengkapnyaWali Kota Arcadia Mengaku Bersalah sebagai Agen China
PendidikanWang hadir singkat di hadapan hakim federal yang meminta para pengacara menyepakati tanggal sidang berikutnya, di mana ia akan secara resmi menyampaikan pengakuan bersalahnya. Uang jaminan ditetapkan sebesar 25....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- WNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus
- Elite Bisnis AS Ikut Trump Temui Xi Jinping
- Jurnalis Indonesia Ditangkap Israel, Sempat Kirim SOS
- Hantavirus Dilaporkan di ASEAN, Indonesia Termasuk Daftar
- Studi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
- Peretas Susupi Sistem Bahan Bakar AS, Iran Didalangi
Artikel Terbaru
Ilmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
Kebakaran Hutan Landa Afrika-Asia, El Nino Perparah Bencana
Siklus 9 Tahun Trump-Xi: Mesra KTT, Perang Tarif Kemudian
Kapal Selam Nuklir AS Tiba di Gibraltar Usai Trump Tolak Iran
Dewi Perssik Akan Lapor Polisi Penyebar Hoaks Kematian
Mesir Perkuat Pertahanan Udara Arab Saudi, UEA, Kuwait
Tautan Sahabat
- Junanto Herdiawan Resmi Pimpin BI Jabar Genjot Ekonomi Baru
- Cadangan 31 Miliar Ton, Batu Bara Penopang Energi Indonesia
- IBC Mulai Produksi BESS Juli 2026 Dukung Target 100 GW
- Double Decker Hunian Baru Solusi Lahan Sempit Jakarta
- Kunjungan Wisatawan Indonesia ke Korea Terus Meningkat
- Purbaya Lantik 8 Pejabat Baru, Ingatkan Tanggung Jawab
- Pacific Palace Hotel Batam Sajikan Buffet Nusantara Rp99 Ribu
- Prabowo Panggil Gubernur BI, CEO Danantara, Menkeu Bahas Rupiah
- Rupiah Tembus Rp17.508, Pasar Mulai Khawatir
- BRImo Dorong Ekonomi Solo hingga Lereng Merbabu