Lokasi: Pendidikan >>

Negara Teluk Lirik Turki, Pertahanan Tak Andalkan AS

Pendidikan33349 Dilihat

RingkasanNegara-negara Teluk seperti Kuwait, Uni Emirat Arab (UEA), Qatar, dan Arab Saudi mulai beralih ke Turki untuk memenuhi kebutuhan alutsista militer mereka akibat lambatnya pengiriman senjata dari Amerika Serikat yang dipicu penumpukan pesanan yang mengular. Meskipun negara-negara Teluk memiliki sistem pertahanan udara yang canggih, mereka kini menghadapi tantangan serius dari serangan drone jarak jauh Iran yang mampu melumpuhkan sistem radar....

Negara Teluk Lirik Turki,<strong></strong> Pertahanan Tak Andalkan AS

Negara-negara Teluk seperti Kuwait, Uni Emirat Arab (UEA), Qatar, dan Arab Saudi mulai beralih ke Turki untuk memenuhi kebutuhan alutsista militer mereka akibat lambatnya pengiriman senjata dari Amerika Serikat yang dipicu penumpukan pesanan yang mengular. Meskipun negara-negara Teluk memiliki sistem pertahanan udara yang canggih, mereka kini menghadapi tantangan serius dari serangan drone jarak jauh Iran yang mampu melumpuhkan sistem radar. Mereka tidak sekadar melihat-lihat, tapi langsung memborong berbagai alutsista canggih.

Menteri Pertahanan Kuwait, Syekh Abdullah Ali Abdullah Al Sabah, secara resmi menandatangani protokol pembelian sistem militer dari raksasa pertahanan Turki, Baykar. Kuwait dilaporkan sangat tertarik pada drone Akinci dan sistem pertahanan udara buatan Turki. Sementara itu, Arab Saudi dan Qatar dikabarkan telah menandatangani kontrak untuk membeli sistem anti-drone Korkut 100/25 buatan Aselsan.

Sistem Korkut 100/25 ini sangat efektif melawan drone kecil yang kini menjadi ancaman utama di medan perang modern. Arab Saudi bahkan melirik teknologi terbaru berupa sistem anti-drone berbasis laser yang bisa dipasang di truk kecil, sebagai langkah antisipatif terhadap ancaman yang semakin kompleks.

Tags:

Artikel Terkait

  • Pemerintah Bergerak Bebaskan WNI Usai Kapal Disergap Israel

    Pendidikan

    Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat sekaligus Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyatakan segala kekuatan harus dilakukan termasuk diplomasi untuk menangani kasus penahanan kapal misi kemanusiaan oleh Pemerintah Israel. "Ya tentu segala kekuatan harus kita lakukan, termasuk diplomasi, termasuk berbagai cara kerja yang nanti Menlu lebih tahu," katanya....

    Pendidikan

    Baca Selengkapnya
  • Iran-China Perkuat Koordinasi Politik di Tengah Dinamika AS

    Pendidikan

    Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi bertemu dengan Menteri Luar Negeri China Wang Yi di Beijing, menyoroti hubungan erat antara Teheran dan Beijing menjelang kunjungan yang direncanakan oleh Presiden AS Donald Trump ke China untuk bertemu Xi Jinping. Kunjungan tersebut, diumumkan oleh kantor berita negara Xinhua, menandai perjalanan pertama Araghchi ke China sejak agresi AS-Israel terhadap Iran memicu guncangan pasokan minyak global terparah dalam sejarah....

    Pendidikan

    Baca Selengkapnya
  • Harga Minyak Melonjak Usai Serangan Drone di UEA

    Pendidikan

    Harga minyak mentah dunia melonjak tajam setelah serangan drone menyasar fasilitas Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Barakah di Uni Emirat Arab (UEA). Berdasarkan data perdagangan internasional, Brent sempat bertengger di angka $112 per barel pada awal sesi, menandai rekor tertinggi sejak awal Mei lalu....

    Pendidikan

    Baca Selengkapnya