Lokasi: Kuliner >>
Pendaftaran Prodi Apoteker UB Dibuka hingga 24 Juli 2026
Kuliner431 Dilihat
RingkasanPendaftaran program studi Sarjana Farmasi dibuka mulai 4 Mei 2026 hingga 24 Juli 2026. Pada periode ini, program studi hanya menerima calon mahasiswa yang merupakan lulusan Sarjana Farmasi dari seleksi bersifat terbuka dan kompetitif....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-brawijaya-ub.jpg)
Pendaftaran program studi Sarjana Farmasi dibuka mulai 4 Mei 2026 hingga 24 Juli 2026. Pada periode ini, program studi hanya menerima calon mahasiswa yang merupakan lulusan Sarjana Farmasi dari seleksi bersifat terbuka dan kompetitif.
Seluruh peserta wajib memenuhi persyaratan akademik, administratif, serta lulus tahapan seleksi yang telah ditetapkan. Ketentuan ini berlaku untuk semua calon mahasiswa yang mendaftar pada periode tersebut.
Seleksi bersifat kompetitif dan terbuka bagi lulusan Sarjana Farmasi dari berbagai institusi. Calon mahasiswa harus memastikan kelengkapan dokumen dan memenuhi syarat yang ditentukan untuk dapat mengikuti proses seleksi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/lrns96eos.html
Artikel Terkait
Petkovic Bawa Aljazair ke Piala Dunia 2026
KulinerVladimir Petkovic memiliki rekam jejak panjang melatih klub besar Eropa dan tim nasional papan atas sejak akhir 1990-an. Pria kelahiran 15 Agustus 1963 ini memulai karier kepelatihan di Swiss setelah pensiun sebagai pemain gelandang....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaPuan Khawatir Hantavirus Meluas, Minta Antisipasi Pemerintah
KulinerPuan Maharani mendesak mitigasi dini terhadap Hantavirus mengingat potensi penyebarannya perlu diwaspadai. Ketua DPR RI itu meminta seluruh stakeholder tidak menganggap remeh ancaman virus tersebut di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Selasa (12/5/2026)....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaMenkes: Tanpa Transformasi Digital, Layanan Kesehatan Bermutu Mustahil
KulinerMenteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan pengalaman selama pandemi COVID-19 membuktikan bahwa tanpa digitalisasi, mustahil menghadirkan layanan yang aksesibel, bermutu, dan terjangkau bagi 280 juta rakyat Indonesia. Dalam forum Asia eHealth Information Network di Kementerian Kesehatan, Budi mengungkapkan pihaknya sedang membangun basis data kependudukan, klinis, hingga genomik untuk mendukung kebijakan berbasis bukti....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Geely Siap Luncurkan SUV Bensin Baru di Indonesia
- Hipertensi dan Jantung Kini Ancaman Usia 20-30 Tahun
- WHO Sebut Kantong Nikotin Rasa Permen Incar Remaja
- Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
- Deep Talk Ridho Rhoma, Pesan Sang Raja Dangdut
- Siswa SD Lombok Meninggal Usai Aksi Freestyle, Bahaya Medis Terungkap
Artikel Terbaru
Prakiraan Cuaca Sorong Kamis Berawan di Semua Distrik
WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
Food Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
Hantavirus Bukti Nyata Ancaman Zoonosis dari Hewan
Toyota Zenix Hybrid Fleet Rilis 2027, Fitur Diturunkan
Kemenkes Pastikan Infrastruktur Kesehatan Siap Lawan Hantavirus
Tautan Sahabat
- Timnas Indonesia Hentikan China, Jepang Lawan di Final Piala Asia U17
- Kronologi Neuer Kembali ke Timnas Jerman Panggilan Nagelsmann
- Unai Emery Samai Rekor Ancelotti dan Mourinho
- Insiden Beckham Putra Dirubung Pemain Persija, Exco PSSI Angkat Bicara
- Harry Kane Targetkan Juara Piala Dunia 2026
- Hasil PSM vs Persib: Peluang Persib Kunci Juara Liga 1
- Bruno Fernandes Kunci Kemenangan, Casemiro Berpisah di Old Trafford
- Arrowhead Stadium Disulap FIFA untuk Piala Dunia 2026
- Liga Inggris Berpeluang Kirim 9 Wakil ke Eropa
- Cara Al Nassr Juara Liga Arab Saudi Versi Ronaldo