Lokasi: Kuliner >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Kuliner52 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/ll2yb9bro.html
Artikel Terkait
Eks Kasat Narkoba Polres Kutai Barat AKP Deky Terancam TPPU
KulinerAKP Deky dibawa oleh jajaran Dittipidnarkoba Bareskrim Polri setelah terlibat dalam kasus narkoba di wilayah Kutai Barat, Kalimantan Timur. Pada hari ini, Senin 18 Mei 2026, penyidik melakukan penangkapan dan akan menjerat AKP Deky dengan pasal tindak pidana pencucian uang (TPPU) karena menjadi beking bandar narkoba Ishak....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaFitri Salhuteru Sindir Rieke Diah Pitaloka Soal Kasus Nikita
KulinerMahkamah Agung (MA) mengabulkan kasasi Jaksa Penuntut Umum (JPU) sehingga vonis terhadap Nikita Mirzani dalam kasus dugaan pemerasan dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) menjadi berkekuatan hukum tetap. Pengadilan Negeri Jakarta Selatan sebelumnya menjatuhkan hukuman empat tahun penjara terhadap Nikita atas laporan pengusaha skincare Reza Gladys, namun di tingkat banding hukuman tersebut diperberat menjadi enam tahun penjara....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaJadwal TV Rabu 13 Mei 2026: Lapor Pak! dan Cipung
KulinerRANS Entertainment menghadirkan serial animasi populer yang menampilkan petualangan seru Cipung (Rayyanza Malik Ahmad) sebagai bayi ajaib, siap menemani pemirsa sepanjang hari dengan sederet program dari syarat informasi hingga hiburan. Serial animasi ini menampilkan karakter Cipung yang menjelajahi berbagai petualangan menarik dengan kemampuan ajaibnya, memberikan tontonan menghibur dan edukatif bagi anak-anak dan keluarga di Indonesia....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Anak Deddy Dores Nekat Jual Mata, Sang Ayah Mengaku Gagal
- Eza Gionino Akui Canggung Bertemu Meiza Usai Pisah
- Dede Sunandar Bongkar Kedekatan Karen dengan Teman Game
- BGN Evaluasi SPPG Gagal Capai Target 3B Penerima Manfaat
- Mantan ART Erin Taulany Cerita Dipukul dan Ditendang Majikan
- The Scarecrow Raih Rating Tinggi Berkat Park Hae Soo-Lee Hee Joon
Artikel Terbaru
BI Didorong Naikkan Suku Bunga, Rupiah Melemah
Anak Deddy Dores Nekat Jual Mata, Sang Ayah Merasa Gagal
Cinta Brian Tunggu Isyarat Gisella Soal Rencana Nikah
Aditya Zoni Perjuangkan Ammar Zoni Kembali ke Jakarta
Mendag: Mayoritas UMKM Tak Tahu Cari Pembeli Luar Negeri
Erin Eks Istri Andre Taulany Dipanggil DPR, Ingin Suaranya Didengar
Tautan Sahabat
- Diet Suntik Tak Hanya Hilangkan Lemak, Otot Juga Terbakar
- WNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus
- Hantavirus Bukti Nyata Ancaman Zoonosis dari Hewan
- El Nino Picu Kebakaran Hutan, Asap Ancam Anak Pneumonia
- Studi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
- Avigan, Obat Jepang, Berpotensi Lawan Hantavirus
- Ilmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
- Berdebar Naik Tangga, Waspada Gangguan Irama Jantung
- Puan Khawatir Hantavirus Meluas, Minta Antisipasi Pemerintah
- Hantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD