Lokasi: Berita >>

Anak Deddy Dores Nekat Jual Mata, Sang Ayah Mengaku Gagal

Berita761 Dilihat

RingkasanCalvin, putra musisi legendaris Deddy Dores, secara terbuka menyatakan niat ekstrem untuk menjual salah satu bola matanya demi bertahan hidup dan membiayai masa depan keluarganya. Saat dikonfirmasi secara langsung, Calvin membenarkan unggahan menyentuh hati tersebut....

Anak Deddy Dores Nekat Jual Mata,<strong></strong> Sang Ayah Mengaku Gagal

Calvin, putra musisi legendaris Deddy Dores, secara terbuka menyatakan niat ekstrem untuk menjual salah satu bola matanya demi bertahan hidup dan membiayai masa depan keluarganya. Saat dikonfirmasi secara langsung, Calvin membenarkan unggahan menyentuh hati tersebut. Ia menegaskan bahwa langkah ini diambil bukan untuk memenuhi kebutuhan harian, melainkan demi masa depan anak-anaknya agar bisa hidup dengan layak.

"Ya saya bukan buat kehidupan sehari-hari, tapi lebih uang buat masa depan anak. Makanya saya mau jual mata saya ini," ujar Calvin dalam pernyataannya. Keputusan Calvin untuk menjual organ tubuhnya diakui sudah bulat. Himpitan ekonomi yang tinggi di Ibu Kota membuat dirinya merasa terdesak agar istri dan anak-anaknya tidak hidup dalam kesusahan. Calvin juga meluruskan persepsi publik dengan menyatakan bahwa dirinya tidak menerima aset atau harta peninggalan dari almarhum ayahnya.

Deddy Dores—yang memiliki nama asli Dedy Suriadi (1950–2016)—dikenal luas sebagai penyanyi, pencipta lagu, dan produser musik yang sangat berpengaruh di Indonesia. Sepanjang berkarier, ia pernah membangun grup Rhapsodia yang kemudian menjadi Freedom of Rhapsodia, terlibat dalam band rock Super Kid, serta sempat bergabung dengan grup musik legendaris. Sang musisi diketahui wafat pada 17 Mei 2016 di Tangerang Selatan akibat penyakit jantung. Realitas kehidupan yang dijalani Calvin saat ini diakui sangat berbanding terbalik dengan masa kecilnya, sewaktu sang ayah masih berjaya di belantika musik tanah air dan memiliki banyak uang. Pikiran untuk menjual bola mata itu terlintas karena ia sedih melihat anaknya tidak bisa hidup enak di usianya sekarang.

Tags:

Artikel Terkait

  • Kemenkes Temukan Hipertensi Meningkat pada Anak SMA

    Berita

    Nadia mengungkapkan data International Health Metrics dan Survei Kesehatan Indonesia terbaru menunjukkan prevalensi tekanan darah tinggi di Indonesia mencapai angka yang mengkhawatirkan. Sekitar 50 hingga 60 juta penduduk Indonesia menderita tekanan darah tinggi, berdasarkan temuan survei tersebut....

    Berita

    Baca Selengkapnya
  • Pemerintah Tetapkan Idul Adha 1447 H pada 27 Mei 2026

    Berita

    Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama resmi menetapkan 1 Zulhijjah 1447 Hijriah jatuh pada Senin, 18 Mei 2026 Masehi. Menteri Agama Nasaruddin Umar mengumumkan hasil sidang isbat di Jakarta pada Minggu (17/5/2026) bahwa penetapan ini berdasarkan hisab dan rukyatul hilal yang memenuhi kriteria MABIMS (Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura)....

    Berita

    Baca Selengkapnya
  • Menkes Budi Gunadi Sadikin Tak Pernah Cantumkan Gelar Ir dan Drs

    Berita

    Kemenkes RI menerbitkan Surat Edaran nomor 2 tentang aturan penulisan nama Menteri Kesehatan dalam naskah dinas dan dokumen resmi. Surat edaran yang ditetapkan di Jakarta pada 21 Desember 2022 dan ditandatangani Sekretaris Jenderal ini mengatur tata cara penulisan untuk dokumen yang ditandatangani secara basah (manual) maupun elektronik....

    Berita

    Baca Selengkapnya