Lokasi: Kuliner >>
Mahasiswa Internasional UNAND Melonjak, Capai 1.590 Orang
Kuliner379 Dilihat
RingkasanSebanyak 1. 590 calon mahasiswa asing tercatat mengikuti proses seleksi penerimaan di Indonesia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-andalas-unand-iu.jpg)
Sebanyak 1.590 calon mahasiswa asing tercatat mengikuti proses seleksi penerimaan di Indonesia. Para pendaftar berasal dari berbagai negara di Asia, Afrika, hingga kawasan lainnya.
Pendaftar terbanyak berasal dari Nigeria sebanyak 255 orang, disusul Afghanistan sebanyak 236 orang, dan Yaman sebanyak 126 orang. Selain itu, terdapat pula pendaftar dari Sudan, Bangladesh, Timor Leste, Gambia, Madagaskar, Rwanda, Ethiopia, Malawi, Mesir, India, Thailand, Tanzania, Sudan Selatan, Ghana, hingga Sierra Leone.
Proses seleksi dilakukan secara bertahap untuk memastikan kualitas calon mahasiswa yang diterima. Dari total 1.590 pendaftar, sebanyak 97 orang dinyatakan lolos seleksi administrasi dan saat ini tengah mengikuti tahap wawancara. "Mahasiswa internasional membawa perspektif, budaya, dan pengalaman yang beragam. Kehadiran mereka akan memperkaya proses pembelajaran sekaligus memperkuat jejaring global," demikian pernyataan resmi dari pihak penyelenggara.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/lbui12gu0.html
Artikel Terkait
Studi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
KulinerPenelitian pada Maret–Mei 2026 dengan metode mixed-method melibatkan 448 responden dari kota besar seperti Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Semarang, dan Yogyakarta. Ketua peneliti sekaligus Pendiri HCC, Dr....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaKomjen RZ Panca Putra Simanjuntak Resmi Jabat Kalemdiklat Polri
KulinerKomjen Panca Putra resmi menggantikan Komjen Achmad Kartiko yang memasuki masa pensiun. Sebelumnya, Panca menjabat sebagai Sekretaris Utama Lembaga Ketahanan Nasional....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaKualitas Pemimpin Faktor Penting Kemajuan Negara
KulinerPieter Zulkifli menyatakan bahwa kebodohan dalam kepemimpinan yang berpadu dengan kerakusan kekuasaan menjadi ancaman lebih berbahaya dibandingkan bencana alam bagi suatu negara. Dalam keterangannya di Jakarta, Senin (18/5/2026), ia menegaskan gempa bumi, banjir, dan pandemi memang mampu melumpuhkan bangsa dalam sekejap, namun sejarah membuktikan bangsa besar bisa bangkit dari bencana alam....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- BPOM Awasi Rokok Elektrik Cegah Penyalahgunaan
- Kopda Feri Dituntut 10 Tahun dan Dipecat
- Primus Yustisio Minta Gubernur BI Perry Mundur karena Rupiah
- Prabowo soal Dolar: Politisi Gerindra Sebut Motivasi untuk Desa
- Menteri UMKM Salut SMAN 1 Pontianak soal Polemik LCC
- Larangan Potong Kuku dan Rambut Jelang Kurban
Artikel Terbaru
Dewi Perssik Akan Lapor Polisi Penyebar Hoaks Kematian
Laznas Dewan Dakwah Salurkan Kurban ke Afrika dan Palestina
Jokowi Keliling Indonesia, Siap Kembali ke Panggung Politik
Gubernur BI Dipanggil Prabowo Bahas Rupiah Melemah
Preeklampsia Ancaman Serius Ibu Hamil, Deteksi Dini Penting
Komisi III DPR Minta Komunitas Motor Tak Sekadar Touring
Tautan Sahabat
- Pemerintah Patok Harga Ekspor Emas 150.555 Dolar AS
- BKI Tekankan Standar Keselamatan Kapal Cepat Batam
- Rupiah Anjlok ke Rp 17.735, Tertekan FOMO Valas
- KSP Dudung Ungkap Maksud Prabowo Soal Dolar Desa
- Rupiah Jeblok, Pengusaha Tercekik, PHK Massal Mengancam
- Bank Indonesia Dinilai Kehilangan Trust Akibat Rupiah dan IHSG Anjlok
- BYD Khawatir Rupiah Melemah Tekan Daya Beli Mobil
- Prabowo Sampaikan KEM PPKF 2027 di Paripurna DPR Besok
- IHSG Ambruk 3,08 Persen ke 6.396, Ini Pemicunya
- Pernyataan Prabowo soal Dolar Dinilai Menyesatkan dan Menggelikan