Lokasi: Kesehatan >>
Jadwal SPMB Tangsel 2026 TK SD SMP Dimulai Akhir Mei
Kesehatan183 Dilihat
RingkasanPendaftaran seleksi pertama jenjang TK dibuka pada 25-26 Mei 2026, sementara jenjang SD berlangsung pada 8-19 Juni 2026. Informasi tersebut dikutip dari unggahan akun Instagram resmi @dikbudtangsel yang merilis jadwal lengkap SPMB TK, SD, dan SMP Negeri Tangsel 2026....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/PERUNDUNGAN-DI-SEKOLAH-Suasana-SMPN-19-Kota-Tangerang-Selatan.jpg)
Pendaftaran seleksi pertama jenjang TK dibuka pada 25-26 Mei 2026, sementara jenjang SD berlangsung pada 8-19 Juni 2026. Informasi tersebut dikutip dari unggahan akun Instagram resmi @dikbudtangsel yang merilis jadwal lengkap SPMB TK, SD, dan SMP Negeri Tangsel 2026.
Rangkaian pendaftaran untuk jenjang SMP dijadwalkan menyusul setelah tahapan SD selesai. Masyarakat diimbau untuk mencermati setiap tanggal penting agar tidak terlewat dalam proses seleksi penerimaan peserta didik baru di wilayah Tangsel.
Informasi lengkap mengenai persyaratan dan mekanisme pendaftaran dapat diakses melalui website resmi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tangsel. Calon peserta didik dan orang tua disarankan untuk selalu memantau pengumuman terbaru dari akun resmi @dikbudtangsel.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/lbop075sf.html
Artikel Terkait
Kiandra Ramadhipa Peringkat 3 Klasemen Red Bull Rookies Cup
KesehatanKiandra kini menempati posisi ketiga klasemen Red Bull Rookies Cup 2026 dengan koleksi 50 poin setelah menambah 16 poin dari dua balapan di Le Mans. Kiandra terpaut 24 poin dari pemuncak klasemen, Benat Fernandez, yang mengoleksi 74 poin....
Baca SelengkapnyaHipertensi dan Jantung Kini Ancaman Usia 20-30 Tahun
KesehatanPeningkatan kasus penyakit jantung pada anak muda menjadi alarm serius bagi Indonesia. Para ahli medis mengungkapkan lonjakan ini berkaitan erat dengan buruknya pola hidup masyarakat modern saat ini....
Baca SelengkapnyaWabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
KesehatanWHO baru saja menetapkan status darurat kesehatan masyarakat global akibat merebaknya wabah Ebola di Kongo dan Uganda. Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengungkapkan lebih dari 300 kasus suspek bergejala berat telah terdeteksi dengan angka kematian mencapai 88 korban jiwa....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- 5.000 WNI Bekerja di Perusahaan Konstruksi Chitose, Hokkaido
- Radiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia
- 9 Gejala Monkey Malaria Sering Disangka Flu Biasa
- PHERINI Disetujui Tenaga Kesehatan untuk Ketiak Cerah
- Bagnaia Gagal, Martin Bawa Aprilia Cetak Sejarah MotoGP Prancis
- WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
Artikel Terbaru
Diaspora Indonesia Meriahkan Fukuyama Rose Festival Raih Pujian
Hipertensi dan Jantung Kini Ancaman Usia 20-30 Tahun
Tidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung
Hantavirus Bukti Nyata Ancaman Zoonosis dari Hewan
Terjemahan Lirik All Too Well Taylor Swift: Lost in Translation
Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
Tautan Sahabat
- Ridho Rhoma Bangkit, Fokus Perbaiki Diri dan Berkarya
- Dede Sunandar Talak 3 Hertatum via Telepon Tanpa Bismillah
- Syifa Hadju Ungkap Alasan Jarang Posting Usai Nikah dengan El Rumi
- Ammar Zoni Curhat Tak Sanggup Dipindah ke Nusakambangan
- Ashanty dan Anang Berangkat Haji, Dapat Pesan Aurel dan Atta
- ‘Cinta & Rahasia’ Tayang, Drama Emosional Penuh Intrik
- Komisi III DPR Nilai Laporan Erin Tak Tepat
- Al Ghazali Beri Pesan ke Suami soal Proses Persalinan
- Alyssa Daguise Syak Peluk Baby Soso, Ini Nyata?
- Arbani Yasiz Kesal Syuting Sendirian di Film 402 Rumah Sakit