Lokasi: Berita >>
SPMB Jabar 2026: Daftar SMA SMK Maung dan Bedanya
Berita366 Dilihat
RingkasanSPMB Reguler dan SMA/SMK Maung sama-sama menjadi pintu masuk ke sekolah negeri, tetapi memiliki perbedaan dari sisi pendekatan seleksi dan karakter program yang ditawarkan. SPMB Reguler umumnya mengacu pada mekanisme penerimaan berbasis jalur standar seperti domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi dengan sistem kuota yang telah ditetapkan secara nasional....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JABAR-2026-45345433.jpg)
SPMB Reguler dan SMA/SMK Maung sama-sama menjadi pintu masuk ke sekolah negeri, tetapi memiliki perbedaan dari sisi pendekatan seleksi dan karakter program yang ditawarkan. SPMB Reguler umumnya mengacu pada mekanisme penerimaan berbasis jalur standar seperti domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi dengan sistem kuota yang telah ditetapkan secara nasional. Sementara itu, SMA/SMK Maung merupakan skema khusus yang dikembangkan di Jawa Barat dengan penekanan pada penguatan karakter, kedisiplinan, serta pembinaan yang lebih intensif sesuai kebutuhan daerah.
Perbedaan ini membuat daftar sekolah yang masuk kategori SMA/SMK Maung menjadi perhatian tersendiri, karena tidak semua sekolah negeri otomatis masuk dalam program tersebut. SMA/SMK Maung merupakan sekolah dengan sistem pembinaan khusus, sehingga proses seleksinya tidak hanya berfokus pada nilai akademik, tetapi juga mempertimbangkan rekam jejak kedisiplinan serta prestasi siswa selama di sekolah sebelumnya. Kesiapan calon peserta didik untuk mengikuti pembinaan yang lebih intensif menjadi salah satu aspek penting dalam penilaian.
Peserta didik yang diterima di SMA/SMK Maung diharapkan memiliki komitmen tinggi terhadap dunia pendidikan, termasuk kesediaan untuk menaati aturan sekolah yang lebih ketat dan mengikuti program pembinaan karakter secara berkelanjutan. Pendaftaran calon murid baru sekolah Maung dilakukan melalui website resmi. Mengutip laman Disdik Jawa Barat, berikut daftar SMA dan SMK Maung dalam SPMB Jabar 2026.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/krjefucbg.html
Artikel Terkait
Mbappe Ogah Main di Santiago Bernabeu, Real Madrid Krisis
BeritaSejumlah pemain senior berpengaruh meminta manajemen klub melepas Federico Valverde setelah konflik internal dengan Aurelien Tchouameni di ruang ganti. Pekan lalu, perhatian publik tertuju pada keributan yang terjadi di ruang ganti yang membuat gelandang asal Uruguay tersebut mengalami cedera kepala hingga harus menepi....
【Berita】
Baca SelengkapnyaDiet Suntik Tak Hanya Hilangkan Lemak, Otot Juga Terbakar
BeritaPenurunan berat badan drastis tanpa pengawasan dokter justru bisa membuat tubuh terlihat lesu, lemas, dan tampak seperti orang sakit, karena massa otot ikut hilang. Dokter Spesialis Gizi Klinik RSU Bhakti Asih, dr....
【Berita】
Baca SelengkapnyaWHO Peringatkan 12 Negara Soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
BeritaWHO mengonfirmasi wabah virus Hanta melanda sebuah kapal pesiar yang berlayar melintasi Atlantik Selatan, menyebabkan situasi kesehatan langka dan mengkhawatirkan dengan sejumlah korban jiwa akibat kondisi pasien yang memburuk dengan cepat. Laporan dari The Times of India pada Selasa (12/5/2026) menyebut wabah bermula dari beberapa penumpang yang mengalami demam dan gangguan pernapasan selama pelayaran, namun kemudian berubah fatal ketika sebagian pasien mengalami penurunan kondisi drastis hingga meninggal dunia....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Reddit Blokir Akses Web Ponsel, Paksa Unduh Aplikasi
- Psikiater: Trauma Tak Ditangani Bisa Ubah Korban Jadi Pelaku
- Radiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia
- Wabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
- Sony Xperia 1 VIII Resmi Meluncur, Ini Spesifikasinya
- Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
Artikel Terbaru
India Larang Rakyat Beli Emas Selama Setahun
Studi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
Moya-moya Pemicu Stroke Usia Muda, Kenali Gejala Awal
Ilmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
5.000 WNI Bekerja di Perusahaan Konstruksi Chitose, Hokkaido
Kemenkes Pastikan Infrastruktur Kesehatan Siap Lawan Hantavirus
Tautan Sahabat
- Sidak KSP Temukan Dapur Tak Layak, Audit Nasional Digelar
- Prabowo Ungkap Menteri Laporkan Pemenang Tender 'Orang' PDIP
- Inkopontren Targetkan Cetak Banyak Santripreneur Dongkrak Ekonomi
- Menkeu Purbaya Minta Rakyat Tenang Hadapi Rupiah Melemah
- Dua Mantan Bos Pertamina Divonis 6 Tahun Penjara
- Anggota BPH Migas Diduga Calo Perusahaan saat ke Brunei Tanpa Izin
- 5 Korban Tabrakan Kereta Bekasi Masih Dirawat
- Surabaya Vaganza 2026 Dongkrak Kunjungan Wisata 12,5 Persen
- Lima Kapolda Baru Dilantik, Panca Putra Promosi Kalemdiklat
- Pegadaian Kukuhkan Posisi sebagai Wajah Utama Bank Emas