Lokasi: Kuliner >>
SPMB Jakarta 2026 Buka Empat Jalur PPDB SMA
Kuliner69 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 membuka empat jalur penerimaan yaitu Jalur Prestasi, Jalur Afirmasi, Jalur Domisili, dan Jalur Mutasi Tugas Orang Tua/Wali. Pendaftaran dimulai pada 15 Juni 2026 melalui website resmi....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-345345435R4W3.jpg)
SPMB Jakarta 2026 membuka empat jalur penerimaan yaitu Jalur Prestasi,Jalur Afirmasi, Jalur Domisili, dan Jalur Mutasi Tugas Orang Tua/Wali. Pendaftaran dimulai pada 15 Juni 2026 melalui website resmi. Setiap calon murid baru wajib memahami ketentuan dan persyaratan sesuai jalur yang dipilih.
Pada Jalur Prestasi Akademik, jika jumlah calon murid baru melebihi daya tampung, seleksi dilakukan berdasarkan urutan langkah tertentu. Sementara itu, pada Jalur Prestasi Nonakademik, prosedur seleksi serupa diterapkan apabila pendaftar melebihi kapasitas. Sisa kuota yang tidak terpenuhi pada Jalur Prestasi akan dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Jalur Afirmasi menyediakan kuota sebesar 30 persen dari total daya tampung, termasuk kuota khusus untuk anak penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, Jalur Domisili memiliki kuota 35 persen dari daya tampung. Wilayah prioritas PMB ditentukan berdasarkan domisili calon murid baru dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/kp47gsetl.html
Artikel Terkait
Toyota Pantau Rupiah, Harga Mobil Terancam Naik
KulinerPT Toyota Astra Motor (TAM) memastikan tetap berupaya menjaga agar dampak pelemahan rupiah tidak langsung dibebankan kepada konsumen melalui kenaikan harga kendaraan di tengah kondisi nilai tukar dolar yang sangat tinggi. "Pastinya memang di kondisi saat ini, seperti teman-teman tahu bahwa dolar sudah sangat tinggi....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaFluktuasi Hormon Memperparah Gejala ADHD pada Wanita
KulinerPada pria, gangguan perkembangan saraf ini biasanya didiagnosis sejak masa kanak-kanak, tetapi pada wanita sering kali jauh lebih terlambat atau bahkan tidak terdiagnosis sama sekali. Salah satu alasannya adalah karena wanita lebih sering mengalami gejala kurang perhatian (inattentive), yang lebih sulit dikenali dibandingkan gejala hiperaktif....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaKabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek
KulinerDante menggambarkan polusi udara melalui fenomena yang akrab dirasakan masyarakat Jabodetabek sehari-hari. "Pernah tidak, ketika malam hujan deras lalu keesokan paginya cerah dan tidak ada awan, kita bisa melihat Gunung Salak dan Gunung Gede dengan jelas? Tapi di hari-hari biasa gunung itu tidak terlihat karena tertutup kabut abu-abu," ujarnya....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Ayu Aulia Dicap Duta Halusinasi Buntut Pengakuan Hubungan Pejabat
- WHO Sebut Kantong Nikotin Rasa Permen Incar Remaja
- 9 Gejala Monkey Malaria Sering Disangka Flu Biasa
- Pancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
- Kakak Pemilik Home Industri Sabu Menangis Meratapi Nasib Adik
- WHO Peringatkan 12 Negara Soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
Artikel Terbaru
Polisi Tewas Tabrak Truk Parkir Rusak di Konawe
Virus Hanta Menular Lewat Kotoran Tikus, Waspadai Demam-Sesak
Kabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek
Kemenkes: PHBS Kunci Tangkal Ancaman Hantavirus
Minta Maaf ke Prabowo, Anggota DPRD Jember Ngaku Khilaf
Kabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek
Tautan Sahabat
- Duo Mbappe-Vinicius Dibela Arbeloa usai Kritik Tajam
- Pep Guardiola Wariskan Sejarah di Manchester City
- Messi Akhirnya Menang di Kandang, Kutukan Patah di MLS
- Harga Tiket Timnas Indonesia vs Oman dan Mozambik Mulai Rp300 Ribu
- Taisei Marukawa Beri Kode Naturalisasi ke PSSI
- Neymar Cedera Lagi Usai Dua Hari Dipanggil Timnas Brasil
- Mbappe Ogah Main di Santiago Bernabeu, Real Madrid Krisis
- Hossam Hassan, Orang Mesir Pertama di Piala Dunia Pemain dan Pelatih
- Persijap Siap Kejutkan Persib di GBLA
- Sterling Gagal di Arsenal, Karier di Ujung Tanduk.