Lokasi: Otomotif >>
Unesa Buka Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka 2026
Otomotif962 Dilihat
RingkasanUniversitas Negeri Surabaya (Unesa) membuka Jalur Mandiri Prestasi bagi siswa yang pernah menjadi pengurus OSIS dan/atau dewan ambalan selama di bangku SMA/MA/SMK/Paket C. Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi dengan biaya Rp300 ribu untuk satu pilihan program studi dan Rp400 ribu untuk dua pilihan program studi....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-negeri-surabaya-unesa-x.jpg)
Universitas Negeri Surabaya (Unesa) membuka Jalur Mandiri Prestasi bagi siswa yang pernah menjadi pengurus OSIS dan/atau dewan ambalan selama di bangku SMA/MA/SMK/Paket C. Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi dengan biaya Rp300 ribu untuk satu pilihan program studi dan Rp400 ribu untuk dua pilihan program studi. Khusus untuk program studi S1 Kedokteran, biaya pendaftaran sebesar Rp750 ribu.
Persyaratan utama mencakup keaktifan sebagai pengurus inti atau anggota dewan ambalan yang dibuktikan dengan surat keterangan dari sekolah. Tata cara pendaftaran dimulai dengan mengisi formulir daring, mengunggah dokumen pendukung, dan melakukan pembayaran sesuai program studi yang dipilih. Jadwal seleksi Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka Unesa 2026 telah ditetapkan dengan tahapan verifikasi berkas dan pengumuman hasil.
Informasi lebih lanjut mengenai jadwal, tata cara, dan persyaratan lengkap dapat diakses melalui portal resmi Unesa. Calon mahasiswa diimbau untuk mempersiapkan dokumen seperti rapor, sertifikat prestasi, dan surat rekomendasi sekolah sebelum mendaftar. Jalur ini menjadi alternatif bagi siswa berprestasi di bidang organisasi untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Unesa.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/kllve1ppn.html
Artikel Terkait
Pelatih Ekuador Sebastian Beccacece Tanpa Karier Pemain
OtomotifSebastián Beccacece resmi ditunjuk sebagai pelatih kepala Timnas Ekuador pada 1 Agustus 2024 dengan kontrak hingga 31 Desember 2026. Pelatih asal Argentina kelahiran Rosario, 17 Desember 1980 ini saat ini berusia 45 tahun dan membangun reputasi sepenuhnya dari jalur kepelatihan sejak usia muda....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaPenumpang KRL Nyeri Tulang Usai Terjatuh ke Rel Manggarai
OtomotifSeorang penumpang perempuan terjatuh ke jalur 3 Stasiun Gambir pada Rabu (13/5/2026) pukul 17. 10 WIB saat kondisi peron sedang padat....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaPolisi Bekuk Komplotan Curanmor Bersenpi di Tangerang
OtomotifPolres Metro berhasil mengungkap 52 perkara kriminalitas dalam operasi penegakan hukum. Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) mendominasi dengan 44 kasus dari total pengungkapan....
【Otomotif】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Judi Online Picu Perceraian dan Rusak Generasi Muda
- Polisi Intai Markas Judol WNA di Hayam Wuruk Tanpa Identitas
- Penumpang KRL Nyeri Tulang Usai Terjatuh ke Rel Manggarai
- TAUD Nilai Andrie Yunus Rentan Intimidasi di Sidang Militer
- PSG Rayakan Gelar Ligue 1 Sebelum Laga Kandang
- Polda Metro Jaya Terima Laporan Dugaan Pidana Serikat Pekerja
Artikel Terbaru
Persib Wajib Waspada, Persijap Siap Rusak Pesta Juara
Bos Terra Drone Dituntut 2 Tahun, 22 Tewas Terbakar
Arsitektur Monas dan Budaya Jakarta Pikat Wisatawan Kanada
Polri Buru Pendana dan Penyewa Gedung Sindikat Judol Jakbar
Kualitas Pemimpin Faktor Penting Kemajuan Negara
LBH Jakarta Desak Polda Tinjau Ulang Tim Pemburu Begal
Tautan Sahabat
- WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
- Wabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
- Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
- Mikroplastik Ditemukan di Otak Manusia, Ini Kata Ilmuwan
- Kemenkes Temukan Hipertensi Meningkat pada Anak SMA
- Kemenkes Pastikan Infrastruktur Kesehatan Siap Lawan Hantavirus
- WHO Peringatkan 12 Negara Soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
- Berdebar Naik Tangga, Waspada Gangguan Irama Jantung
- El Nino Ekstrem: Ancaman DBD dan Gangguan Pencernaan Anak
- Hipertensi dan Jantung Kini Ancaman Usia 20-30 Tahun