Lokasi: Properti >>
UPI Buka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026
Properti275 Dilihat
RingkasanUniversitas Pendidikan Indonesia (UPI) membuka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026 sebagai bentuk penghargaan kepada siswa berprestasi di bidang akademik, olahraga, seni, teknologi, dan keagamaan. Jalur seleksi ini bertujuan meningkatkan kualitas serta capaian prestasi mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/KAMPUS-UPI-Bandung.jpg)
Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) membuka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026 sebagai bentuk penghargaan kepada siswa berprestasi di bidang akademik, olahraga, seni, teknologi, dan keagamaan. Jalur seleksi ini bertujuan meningkatkan kualitas serta capaian prestasi mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional. Program ini diperuntukkan bagi calon mahasiswa yang memiliki karya monumental, prestasi kompetisi tingkat provinsi hingga internasional, maupun capaian khusus seperti hafidz Al-Qur’an minimal 15 juz atau prestasi lain yang setara.
Peserta yang dapat mengikuti jalur ini merupakan lulusan SMA/MA/SMK/Paket C tahun 2023, 2024, 2025, dan 2026. Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Penjaminan Mutu UPI, Vanessa Gaffar, menjelaskan bahwa jalur prestasi istimewa merupakan bagian dari strategi universitas dalam menjaring talenta unggul dari berbagai bidang. "Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa bertujuan memberikan penghargaan kepada siswa yang memiliki prestasi akademik maupun nonakademik dan diharapkan dapat meningkatkan keunggulan mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional," ujar Prof. Vanessa Gaffar.
UPI menyediakan berbagai program studi di Kampus Bandung maupun kampus daerah untuk peserta jalur prestasi istimewa. Namun, peserta hanya diperbolehkan memilih satu program studi yang relevan dengan prestasi yang dimiliki. Dalam proses seleksi, penilaian dilakukan melalui Tes Kecerdasan dan Motivasi Berprestasi, evaluasi portofolio sertifikat, ujian keterampilan, dan wawancara. UPI menegaskan bahwa relevansi antara prestasi peserta dengan program studi pilihan menjadi indikator dengan bobot penilaian terbesar.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/k6bd04tx1.html
Artikel Terkait
Mourinho Sepakat Kembali ke Real Madrid, Bereskan Kekacauan
PropertiFabrizio Romano melaporkan bahwa Jose Mourinho akan segera kembali ke Real Madrid setelah laga terakhir musim ini melawan Athletic Club untuk menyelesaikan detail akhir kontrak. "Semua kesepakatan sudah disetujui secara lisan antara Mourinho dan manajemen Real Madrid....
【Properti】
Baca SelengkapnyaKemenkes Siaga Hantavirus, Siapkan Ribuan Tempat Tidur dan PCR
PropertiPemerintah Indonesia memastikan kesiapan sistem kesehatan nasional dalam menghadapi penyakit infeksi emerging, dengan menyatakan seluruh fasilitas mulai dari rumah sakit rujukan, ketersediaan alat PCR, alat pelindung diri (APD), hingga tempat tidur isolasi dan ICU dalam kondisi cukup. Saat ini terdapat 198 rumah sakit jejaring pengampuan penyakit infeksi emerging di seluruh Indonesia, dan dari jumlah tersebut, sebanyak 21 rumah sakit sentinel telah disiapkan di 20 provinsi....
【Properti】
Baca SelengkapnyaSenam Ergonomik Bantu Lansia Jaga Sendi dan Redakan Stres
PropertiSenam ergonomik membantu mengurangi keluhan nyeri sendi dan menjaga kestabilan kadar asam urat, serta melancarkan peredaran darah, meningkatkan fleksibilitas tubuh, hingga memperbaiki suasana hati. Roida, seorang instruktur senam, menjelaskan bahwa senam ergonomik dirancang dengan gerakan ringan sehingga aman dan mudah diikuti oleh berbagai kelompok usia....
【Properti】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Messi diragukan, Piala Dunia 2026 tak sempurna tanpa La Pulga
- Dongeng dan Permainan Edukatif Hibur Pasien Kanker Cilik Bandung
- WHO Peringatkan 12 Negara Soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
- WHO Sebut Kantong Nikotin Rasa Permen Incar Remaja
- Kunci Gitar 8 Letters Why Don't We Viral TikTok
- Hipertensi dan Jantung Kini Ancaman Usia 20-30 Tahun
Artikel Terbaru
Chord Laut Kidul Denny Caknan Viral TikTok Mudun Srengenge
Hipertensi dan Jantung Kini Ancaman Usia 20-30 Tahun
Food Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
Hantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD
Google-Meta Tingkatkan Kualitas Instagram di Android
Kemenkes Temukan Hipertensi Meningkat pada Anak SMA
Tautan Sahabat
- PSM vs Persib: Peluang Pangeran Biru Kunci Gelar Juara
- Prediksi Arsenal vs Burnley: The Gunners Jaga Puncak Klasemen
- Aston Villa Pastikan Tiket Liga Champions, Liverpool Terancam
- Al Ahli Kunci 3 Besar, Toney Buru Sepatu Emas Liga Arab
- Curacao Tunjuk Dick Advocaat 30 Hari Jelang Piala Dunia 2026
- Ronaldo Diledek Fans Al Hilal Usai Pesan Derby Riyadh
- Pelatih Ekuador Sebastian Beccacece Tanpa Karier Pemain
- 5 Pemain Naturalisasi Timnas Incaran Piala Asia 2027
- Iran Mulai Pemanasan Piala Dunia 2026 di Turki
- PSIM Yogyakarta Bungkam Madura United 2-1, Persis Solo Senang