Lokasi: Kesehatan >>
SPMB Jateng SMA 2026: Jadwal, Syarat, dan Urutan Seleksi
Kesehatan27 Dilihat
RingkasanPemerintah Kota Surabaya membuka empat jalur masuk Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2024, yaitu jalur domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi orang tua/wali. Selain memahami jadwal pendaftaran, calon peserta juga perlu mengetahui aturan kuota, sistem seleksi, serta dokumen yang wajib disiapkan agar tidak mengalami kendala saat proses pendaftaran berlangsung....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-Jatim-2026-di-httpsspmbjatimnet-untuk-pendaftaran-SMASMK-se-Jawa-Timur.jpg)
SPMB Jatim 2026 merupakan sistem pendaftaran jalur masuk SMA dan SMK se-Jawa Timur yang mewajibkan sekolah SMP/MTs sederajat mengikuti tahap pra-pendaftaran sebelum pendaftaran resmi dimulai.
Kepala sekolah atau petugas sekolah SMP/MTs yang ditunjuk dapat mengisi nilai rapor dari semester 1 sampai semester 5 untuk mata pelajaran pada kompetensi pengetahuan (KI-3) saja atau Nilai Akhir sesuai format rapor masing-masing sekolah melalui laman rapor.spmb.jatimprov.go.id menggunakan Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) dan akun sekolah. Jika sekolah belum memiliki username dan password, petugas dapat menghubungi cabang dinas pendidikan setempat.
Tata cara login meliputi: buka laman rapor.spmb.jatimprov.go.id, masukkan username dan password lalu klik "Masuk", setelah login isi nama kepala sekolah, email kepala sekolah, NIP kepala sekolah, password lama, password baru, dan konfirmasi password baru. Setelah masuk ke dashboard, cek menu "Data Siswa" untuk memverifikasi jumlah siswa.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/k4zp2eqa8.html
Artikel Terkait
Google Hapus 28 Aplikasi Klaim Bisa Lihat Riwayat WA
KesehatanPerusahaan keamanan siber ESET menemukan sekelompok aplikasi penipuan bernama CallPhantom yang menjanjikan akses ke riwayat panggilan dan pesan palsu di ponsel. Temuan ini dilaporkan oleh PhoneArena pada 11 Mei 2026 setelah penelitian mendalam terhadap pola aplikasi tersebut....
Baca SelengkapnyaBerdebar Naik Tangga, Waspada Gangguan Irama Jantung
KesehatanBanyak orang mengabaikan keluhan jantung berdebar atau sesak napas karena menganggapnya akan hilang setelah istirahat. Padahal, kondisi tersebut bisa menjadi tanda atrial fibrilasi, gangguan irama jantung yang serius....
Baca SelengkapnyaCahaya Biru Ponsel Ganggu Tidur? Ini Kata Ahli
KesehatanIndustri kacamata pemblokir cahaya biru berkembang pesat karena tubuh manusia secara alami diprogram untuk bangun saat cahaya siang yang kaya. Para ilmuwan di University of Oxford menjelaskan bahwa cahaya yang masuk ke mata membantu menyinkronkan jam biologis tubuh dengan siklus terang-gelap alami siang dan malam....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Petani Tiongkok Stroke saat Berjualan, Warga Borong 4 Ton Apel
- WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
- Mikroplastik Ditemukan di Otak Manusia, Ini Kata Ilmuwan
- Berdebar Naik Tangga, Waspada Gangguan Irama Jantung
- Messi Akhirnya Menang di Kandang, Kutukan Patah di MLS
- Serat Kunci Kontrol Gula Darah Penderita Diabetes
Artikel Terbaru
Rakernas PB IWbA Soroti Regenerasi Atlet Woodball
Hantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus
Menkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia
Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
Arteta Dukung Bournemouth Kalahkan Teman Masa Kecil Guardiola
Avigan, Obat Jepang, Berpotensi Lawan Hantavirus
Tautan Sahabat
- Komjen RZ Panca Putra Simanjuntak Resmi Jabat Kalemdiklat Polri
- Eks Kasat Narkoba Polres Kutai Barat AKP Deky Terancam TPPU
- Larangan Potong Kuku dan Rambut Jelang Kurban
- Sidang Isbat Idul Adha 2026 Dipantau dari 88 Lokasi
- Kasasi Ditolak, Dosen UNDIP Taufik Eko Dipenjara 4 Tahun
- Komnas HAM dan Polisi Selidiki Pencabulan Santri Pati
- Larangan Potong Kuku Sebelum Kurban Menurut Ulama
- MA Tolak Kasasi Razman, Vonis 1,5 Tahun Pencemaran Hotman
- Menlu Minta Doa, Akses ke 9 WNI Ditahan Israel Terkendala
- Oegroseno: Tim Hukum Jokowi Harus Baca UU