Lokasi: Kesehatan >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Kesehatan44471 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/ivr0dkavj.html
Sebelumnya: Kunci Gitar Dere: Aku Ingin Kau Bahagia di Hatimu
Berikutnya: Kode Redeem Mobile Legends 12 Mei 2026 Gratis
Artikel Terkait
Pasangan Jepang Sekap Putri Disabilitas, Korban Malnutrisi
KesehatanPolisi Jepang menangkap kedua orang tua dan dua kakak laki-laki seorang gadis 14 tahun di Machida, Tokyo pada Selasa (13/5/2026) karena diduga menyekap dan melakukan kekerasan fisik berulang terhadap korban. Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan sejumlah tanda kekerasan lama pada tubuh gadis tersebut, termasuk bekas patah tulang yang telah sembuh....
Baca SelengkapnyaIlmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
KesehatanAhli entomologi medis mengungkapkan bahwa manusia tidak selalu menjadi magnet nyamuk sepanjang waktu. Beberapa teori populer mengenai faktor yang menarik nyamuk ternyata tidak berdasar....
Baca SelengkapnyaSenam Ergonomik Bantu Lansia Jaga Sendi dan Redakan Stres
KesehatanSenam ergonomik membantu mengurangi keluhan nyeri sendi dan menjaga kestabilan kadar asam urat, serta melancarkan peredaran darah, meningkatkan fleksibilitas tubuh, hingga memperbaiki suasana hati. Roida, seorang instruktur senam, menjelaskan bahwa senam ergonomik dirancang dengan gerakan ringan sehingga aman dan mudah diikuti oleh berbagai kelompok usia....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Google Bantah Latih Gemini Pakai Email Gmail
- 1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
- Kabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek
- PHERINI Disetujui Tenaga Kesehatan untuk Ketiak Cerah
- Kunci Gitar Say No Tasya Viral TikTok Besar Kepala
- WHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
Artikel Terbaru
Offroader Kalteng Borong 5 Podium di Kejurnas Seri 2
Menkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia
6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme Optimal Turunkan Berat Badan
Tidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung
Kunci Gitar Hatchu Salma Salsabil: Terbangun Siapkan Kopi
Terapi Sel Punca Dokter Kardiovaskular Pulihkan Jantung
Tautan Sahabat
- LBH Jakarta Desak Polda Tinjau Ulang Tim Pemburu Begal
- Bos Terra Drone Dituntut 2 Tahun, 22 Karyawan Tewas
- BKN Diminta Segera Terbitkan Surat Pengukuhan Sekda Tangsel
- Polisi Selidiki Dugaan Child Grooming di SMK Letris
- AMPG Kawal Kebijakan Sekolah Swasta Gratis Jakarta
- Libur Panjang, 10 Ribu Pengunjung Padati TMII Kamis Siang
- Bocah Tenggelam di Ciliwung Ditemukan Tersangkut Sampah Jaksel
- SMAN 112 Jakarta Perkuat Mitigasi Dua Tahun Pascakebakaran
- Sapi Kurban Prabowo di Tangsel Bobot 1 Ton Rp120 Juta
- Pendeta Abraham: Kenaikan Yesus Bukan Sekadar Seremoni