Lokasi: Pendidikan >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Pendidikan646 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/irfaybcnb.html
Artikel Terkait
Amna Al Qubaisi, Pebalap Perempuan Tunggal di Porsche Carrera Cup Asia
PendidikanAmna mengaku mulai mengenal dunia balap karena ingin dekat dengan sang ayah yang juga seorang pebalap. "Saya mulai cukup terlambat, pada usia 14 tahun....
Baca SelengkapnyaPCOS Berganti Nama Jadi PMOS, Bukan Hanya Soal Kista
PendidikanLebih dari 50 organisasi pasien dan profesional, termasuk Endocrine Society, mendukung upaya perubahan nama Polycystic Ovary Syndrome (PCOS) menjadi Polyendocrine Metabolic Ovarian Syndrome (PMOS). Upaya ini merupakan hasil kolaborasi internasional selama 14 tahun antara peneliti, dokter, dan penyintas kondisi tersebut....
Baca SelengkapnyaMenkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia
PendidikanPrevalensi obesitas di Indonesia meningkat signifikan berdasarkan Data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Sekitar 1 dari 4 orang dewasa atau 23,4 persen kini hidup dengan obesitas, naik dibanding tahun 2018 yang tercatat sebesar 21,3 persen....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Persib vs Persijap: Adam Alis Pastikan Target Kemenangan
- Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
- Radiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia
- Ilmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
- Krisis Iran, Ancaman Invasi AS ke Kuba Meningkat
- Kabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek
Artikel Terbaru
Visa Tokutei Ginou Jepang Diprediksi Penuh 2027
Terapi Sel Punca Dokter Kardiovaskular Pulihkan Jantung
Puan Khawatir Hantavirus Meluas, Minta Antisipasi Pemerintah
Psikiater: Trauma Tak Ditangani Bisa Ubah Korban Jadi Pelaku
Chord Laut Kidul Denny Caknan Viral TikTok Mudun Srengenge
1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
Tautan Sahabat
- Emerse Fae Target Kejutan Piala Dunia 2026
- Lille Finis Ketiga, Calvin Verdonk Tampil di Liga Champions
- Mahfud MD Dapat Jersey Timnas Spesial di Ultah ke-69
- Profil Darren Bazeley, Pelatih Selandia Baru di Piala Dunia 2026
- Mauricio Buka Suara soal Masa Depan di Persija
- Bojan Hodak Antar Persib ke Ambang Hattrick Juara
- Skenario Persis Solo Bertahan: Madura United Dilarang Menang
- Lamine Yamal Bidik Piala Dunia 2026 Bersama Spanyol
- Portugal Siap Wujudkan Mimpi Ronaldo Juara Piala Dunia
- Penantian 22 Tahun Arsenal Berakhir, Arteta Samai Wenger