Lokasi: Travel >>

Amna Al Qubaisi, Pebalap Perempuan Tunggal di Porsche Carrera Cup Asia

Travel7832 Dilihat

RingkasanAmna mengaku mulai mengenal dunia balap karena ingin dekat dengan sang ayah yang juga seorang pebalap. "Saya mulai cukup terlambat, pada usia 14 tahun....

Amna Al Qubaisi,<strong></strong> Pebalap Perempuan Tunggal di Porsche Carrera Cup Asia

Amna mengaku mulai mengenal dunia balap karena ingin dekat dengan sang ayah yang juga seorang pebalap. "Saya mulai cukup terlambat, pada usia 14 tahun. Ayah saya adalah seorang pembalap. Jadi saya ingin menjadi bagian dari dunianya," kata Amna pada acara Wardah Lip Paddock di Senayan City Jakarta, Kamis (14/5/2026). Keinginannya saat itu sederhana, yakni ingin memiliki kedekatan dengan sang ayah lewat dunia balap. "Saya ingin punya ikatan dengan ayah saya. Jadi saya meminta ayah saya mengajak saya karting. Dan setelah itu semuanya menjadi sejarah," lanjutnya.

Kini, Amna justru menjadi salah satu perempuan yang mencuri perhatian di dunia motorsport internasional. Ia mengungkapkan saat ini berlaga di Porsche Carrera Cup Asia dan menjadi satu-satunya pebalap perempuan di antara puluhan pebalap pria. "Dari 30 pembalap laki-laki, saya satu-satunya perempuan. Dan kami finish posisi sembilan dari 30 pembalap, yang menurut saya hasil luar biasa," sambungnya.

Meski berada di dunia yang didominasi laki-laki, Amna mengaku kini situasinya mulai berubah. Menurut dia, semakin banyak perempuan yang berani masuk ke bidang yang selama ini dianggap maskulin. "Saya sudah berada di bidang ini selama lebih dari 11 tahun. Dan selalu menantang ketika Anda berkompetisi dengan pembalap laki-laki," ujarnya. "Tapi begitu memakai helm, Anda benar-benar melupakan semuanya dan Anda hanya balapan. Anda hanya ingin menang seperti semua orang lainnya," lanjut Amna. Ia juga berharap semakin banyak perempuan Muslim yang berani masuk ke dunia motorsport.

Tags:

Artikel Terkait