Lokasi: Berita >>
Pendaftaran TKAD SPMB Jogja 2026 Berakhir Besok
Berita3266 Dilihat
RingkasanCalon siswa dari luar Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) wajib mengikuti Tes Kemampuan Akademik Daerah (TKAD) sebagai syarat pendaftaran SPMB Jogja. Setelah mendaftar, siswa lulusan luar DIY akan mengikuti tes tersebut berdasarkan informasi resmi dari laman pendaftaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/TKAD-DIY-2026-34523434.jpg)
Calon siswa dari luar Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) wajib mengikuti Tes Kemampuan Akademik Daerah (TKAD) sebagai syarat pendaftaran SPMB Jogja. Setelah mendaftar, siswa lulusan luar DIY akan mengikuti tes tersebut berdasarkan informasi resmi dari laman pendaftaran. TKAD menjadi instrumen seleksi utama bagi peserta dari luar wilayah untuk mengukur kemampuan akademik sebelum diterima di sekolah tujuan.
Prosedur pendaftaran TKAD mengharuskan calon peserta untuk melengkapi data diri dan memilih sekolah tujuan di DIY. SPMB Jogja menetapkan jadwal tes secara terpusat yang diumumkan melalui laman resmi penerimaan. Peserta dari luar DIY harus memastikan ketersediaan kuota dan memenuhi persyaratan administratif yang telah ditentukan oleh panitia.
Informasi lengkap mengenai jadwal, biaya, dan tata cara pendaftaran TKAD dapat diakses melalui portal resmi SPMB Jogja. Panitia mengimbau calon siswa untuk memantau pengumuman terbaru agar tidak melewatkan batas waktu pendaftaran. TKAD menjadi langkah krusial bagi siswa luar DIY untuk bersaing mendapatkan tempat di sekolah favorit di Yogyakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/irdyb25bx.html
Artikel Terkait
Moya-moya Pemicu Stroke Usia Muda, Kenali Gejala Awal
BeritaMoya-moya, penyakit langka yang namanya unik dan berasal dari bahasa Jepang yang berarti "kepulan asap", bisa memicu stroke pada orang muda yang tampak sehat tanpa faktor risiko. dr....
【Berita】
Baca SelengkapnyaPertamina Hulu Indonesia Lampaui Target Produksi Migas
BeritaPHI melalui anak perusahaan dan afiliasinya di wilayah Kalimantan berhasil memproduksi 60,44 ribu barel minyak per hari (mbopd) dan 619 juta standar kaki kubik per hari (mmscfd) per akhir Maret 2026, atau mencapai 120 persen dan 105 persen dari target produksi tahun ini. Pencapaian tersebut diungkapkan oleh pria yang akrab disapa Anto, yang menekankan bahwa keberhasilan ini didorong oleh inovasi dan keandalan fasilitas sebagai elemen kunci dalam meningkatkan produksi migas....
【Berita】
Baca SelengkapnyaSusukan Menangi Desa BRILiaN BRI dengan Ekonomi Cetuk
BeritaRibuan desa di Indonesia berlomba-lomba memoles curug, membangun spot foto di atas bukit, atau menggali kembali narasi situs purbakala. Tidak ada gemericik air terjun yang eksotis, tidak ada situs sejarah peninggalan kerajaan, apalagi panorama sawah yang membentang luas....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Ammar Zoni Curhat Tak Sanggup Dipindah ke Nusakambangan
- Koperasi Diajak Bangun Jejaring Bisnis Internasional
- KSP Dudung Ungkap Maksud Prabowo Soal Dolar Desa
- Promo Indomaret, Alfamart, Superindo 19 Mei: Popok Rp27.900
- Primus Yustisio Minta Gubernur BI Mundur, Rupiah Melemah
- Mentan Australia Telepon Amran Ucapkan Terima Kasih Pasok Pupuk
Artikel Terbaru
Bang Madit Islam KTP Ingin Haji Setelah Puluhan Kali Umrah
Harga Emas Antam 12 Mei 2026 Meroket ke Rp2.859.000
Kenaikan Komisi Marketplace Disorot DPR Bebani UMKM
Purbaya Siap ke DPR Bahas Rupiah Loyo
Tenant Baru Padati Mal Jakarta, Pasar Kondominium Lesu
Rangkap Jabatan di Danantara Dinilai Ganggu Kinerja
Tautan Sahabat
- Rupiah Tembus Rp17.500 meski Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen
- Double Decker Solusi Lahan Sempit Hunian Baru Jakarta
- Pemerintah Patok Harga Ekspor Emas 150.555 Dolar AS
- Double Decker Hunian Baru Solusi Lahan Sempit Jakarta
- PaDi Dioptimalkan, BUMN Perkebunan Perkuat Ekosistem UMKM
- Pelemahan Rupiah Dorong Swasembada Pangan dan Energi
- SIAL Interfood 2026 Digelar di Jakarta Perkuat Daya Saing RI
- KAI Jual 504 Ribu Tiket Long Weekend, Yogyakarta Favorit
- Pedagang Jaksel Ogah Jual Minyakita karena Mahal dan Langka
- Pelemahan Rupiah Dongkrak Ekspor Tambang dan Perkebunan