Lokasi: Pendidikan >>
Pendaftaran TKAD SPMB Jogja 2026 Berakhir Besok
Pendidikan653 Dilihat
RingkasanCalon siswa dari luar Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) wajib mengikuti Tes Kemampuan Akademik Daerah (TKAD) sebagai syarat pendaftaran SPMB Jogja. Setelah mendaftar, siswa lulusan luar DIY akan mengikuti tes tersebut berdasarkan informasi resmi dari laman pendaftaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/TKAD-DIY-2026-34523434.jpg)
Calon siswa dari luar Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) wajib mengikuti Tes Kemampuan Akademik Daerah (TKAD) sebagai syarat pendaftaran SPMB Jogja. Setelah mendaftar, siswa lulusan luar DIY akan mengikuti tes tersebut berdasarkan informasi resmi dari laman pendaftaran. TKAD menjadi instrumen seleksi utama bagi peserta dari luar wilayah untuk mengukur kemampuan akademik sebelum diterima di sekolah tujuan.
Prosedur pendaftaran TKAD mengharuskan calon peserta untuk melengkapi data diri dan memilih sekolah tujuan di DIY. SPMB Jogja menetapkan jadwal tes secara terpusat yang diumumkan melalui laman resmi penerimaan. Peserta dari luar DIY harus memastikan ketersediaan kuota dan memenuhi persyaratan administratif yang telah ditentukan oleh panitia.
Informasi lengkap mengenai jadwal, biaya, dan tata cara pendaftaran TKAD dapat diakses melalui portal resmi SPMB Jogja. Panitia mengimbau calon siswa untuk memantau pengumuman terbaru agar tidak melewatkan batas waktu pendaftaran. TKAD menjadi langkah krusial bagi siswa luar DIY untuk bersaing mendapatkan tempat di sekolah favorit di Yogyakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/io2rxz52a.html
Sebelumnya: Ketum NOC Temui Menkeu Bahas Anggaran Atlet
Berikutnya: Instagram Rombak Tampilan Aplikasi iPad Mirip iPhone
Artikel Terkait
Borneo FC Tertahan 0-0 vs Persijap, Asa Juara Meredup
PendidikanPertandingan sengit antara Persijap melawan Borneo FC di Stadion Gelora Bumi Kartini berakhir dengan skor imbang tanpa gol. Persijap yang bertindak sebagai tuan rumah bermain trengginas dan tanpa beban karena sudah lepas dari jeratan degradasi....
Baca SelengkapnyaStudi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
PendidikanPenelitian pada Maret–Mei 2026 dengan metode mixed-method melibatkan 448 responden dari kota besar seperti Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Semarang, dan Yogyakarta. Ketua peneliti sekaligus Pendiri HCC, Dr....
Baca SelengkapnyaEl Nino Picu Kebakaran Hutan, Asap Ancam Anak Pneumonia
PendidikanKetua Satgas Kesehatan Lingkungan dan Perubahan Iklim Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dr. Darmawan B Setyanto, memperingatkan bahwa partikel PM2....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Peralta Bawa Borneo FC Kalahkan Bali United 3-2
- Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
- WHO Sebut Kantong Nikotin Rasa Permen Incar Remaja
- Ilmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
- Putun Tunjuk Jenderal Tempur Pimpin Belgorod Gantikan Gubernur Mundur
- Studi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
Artikel Terbaru
PSSI Ungkap Target Realistis Garuda Muda di Piala AFF U-19
Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
Ilmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
PCOS Berganti Nama Jadi PMOS, Bukan Hanya Soal Kista
Pembekalan LPDP untuk TNI: Relevan bagi Akademik?
Diet Suntik Tak Hanya Hilangkan Lemak, Otot Juga Terbakar
Tautan Sahabat
- IHSG Anjlok, Investor Bereaksi Negatif ke Pernyataan Prabowo
- Pemerintah Didorong Cari Solusi Regulasi Rokok
- Rupiah Bisa Tembus Rp 18.000, Pengamat Usul Hentikan MBG
- Produk Palet Desa BRILiaN Kemudo Klaten Tembus Pasar Amerika
- Prabowo: Ketahanan Pangan Fondasi Kedaulatan Bangsa
- Jaringan Irigasi 14 Km Dibangun untuk Swasembada Pangan
- Rupiah Merosot, Legislator PAN Minta Perry Warjiyo Mundur
- Community Gateway Dorong Digitalisasi di Indonesia Timur
- Pemerintah Patok Harga Ekspor Emas 150.555 Dolar AS
- Ibu-Ibu Depok Mandiri Finansial Berkat KUR BRI