Lokasi: Otomotif >>
Pembekalan LPDP untuk TNI: Relevan bagi Akademik?
Otomotif18827 Dilihat
RingkasanPenerima beasiswa LPDP 2026 menjalani pembekalan unik di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta pada 4-9 Mei 2026, termasuk bangun pukul 04. 00 pagi, tinggal di tenda berisi 20 orang, dan pembatasan penggunaan telepon genggam....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/BDeutsche-Welle73612023_403.jpg.jpg)
Penerima beasiswa LPDP 2026 menjalani pembekalan unik di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta pada 4-9 Mei 2026, termasuk bangun pukul 04.00 pagi, tinggal di tenda berisi 20 orang, dan pembatasan penggunaan telepon genggam. Program Persiapan Keberangkatan (PK) bagi awardee LPDP tahun ini menghadirkan pola pembekalan berbeda dengan melibatkan Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk calon mahasiswa magister dan doktor sebelum studi di dalam maupun luar negeri. Pemerintah menyebut pelibatan TNI bertujuan membangun karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, dan wawasan kebangsaan, namun pendekatan berbasis kedisiplinan ala militer ini memicu perdebatan tentang relevansinya dalam ruang pendidikan akademik.
Kepala Divisi Hukum dan Komunikasi LPDP, M. Lukmanul Hakim, menyatakan kegiatan outdoor dalam pembekalan dirancang melatih kedisiplinan, kerja sama, ketangguhan, komunikasi, dan adaptasi peserta menghadapi tantangan studi. "Materi disampaikan oleh narasumber sesuai kompetensi yang dibutuhkan dalam pembekalan,” kata Lukmanul kepada Detik (05/05). Ia menambahkan program Persiapan Keberangkatan (PK) bertujuan memastikan kesiapan penerima beasiswa secara akademik dan nonakademik sebelum studi, namun pengamat pendidikan dan kelompok masyarakat sipil mempertanyakan urgensi pelibatan unsur militer dalam pembekalan calon mahasiswa.
Koordinator Nasional Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI), Ubaid Matraji, menilai tidak ada urgensi mendasar bagi LPDP menggandeng TNI dalam pembekalan awardee. "Mahasiswa yang lolos seleksi LPDP adalah aset intelektual, bukan calon prajurit. Kedisiplinan mahasiswa seharusnya dibangun melalui etika akademik dan integritas riset, bukan melalui pendekatan fisik atau komando ala militer,” kata Ubaid kepada DW Indonesia. Ia menekankan pendidikan tinggi idealnya mengedepankan kebebasan berpikir dan nalar kritis, serta pelibatan militer di ruang pendidikan sipil berisiko menormalisasi pendekatan militeristik. "Jika dalihnya adalah nilai kebangsaan, apakah lembaga pendidikan kita sendiri dianggap tidak kompeten untuk mengajarkan nasionalisme? Ini seolah meremehkan peran akademisi dan institusi sipil dalam membangun karakter bangsa,” ujarnya.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/news/34a599960.html
Artikel Terkait
Pesta Juara Al Nassr Tertunda, Ronaldo Hengkang
OtomotifAl Hilal resmi menjadi juara Saudi Pro League musim ini setelah meraih kemenangan 2-0 saat menjamu Neom SC di Kingdom Arena, mengungguli Al Nassr yang juga mengoleksi 84 poin di klasemen akhir. Persaingan gelar juara yang diprediksi akan berlangsung hingga pekan terakhir benar-benar terealisasi dengan kedua tim mengakhiri musim dengan jumlah poin identik....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaRano Karno Ingin JIS Seperti San Siro Milan
OtomotifWakil Gubernur Rano mendorong PT Jakarta Propertindo (Jakpro) mengelola Jakarta International Stadium (JIS) seperti San Siro di Italia pada Mei 2026. "San Siro adalah ikon sepak bola dunia yang hidup sebagai ruang sejarah, bisnis, dan hiburan....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaPenumpang KRL Nyeri Tulang Usai Terjatuh ke Rel Manggarai
OtomotifSeorang penumpang perempuan terjatuh ke jalur 3 Stasiun Gambir pada Rabu (13/5/2026) pukul 17. 10 WIB saat kondisi peron sedang padat....
【Otomotif】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Deep Talk Ridho Rhoma, Pesan Sang Raja Dangdut
- Tabrakan Beruntun di Tol JORR Cakung, Dua Tewas
- Pramono Klaim Jakarta Kota Teraman Nomor Dua ASEAN
- Ribuan Warga Padati Ragunan Saat Libur Panjang
- The Scarecrow Raih Rating Tinggi Berkat Park Hae Soo-Lee Hee Joon
- 1.500 Umat Hadiri Misa Kenaikan Yesus di Katedral
Artikel Terbaru
Hantavirus Tewaskan 3 Orang di Indonesia, Terbaru Kalbar
Satpam Curigai Kantor Hayam Wuruk Markas Judol
LBH Jakarta Desak Polda Tinjau Ulang Tim Pemburu Begal
Bos Terra Drone Dituntut 2 Tahun, 22 Karyawan Tewas
Rekor Ronaldo Lawan Al Hilal Gagal Amankan Trofi Top Skor
1.500 Umat Hadiri Misa Kenaikan Yesus di Katedral
Tautan Sahabat
- Raim Laode Rilis Kunci Gitar Babak Terakhir
- Terjemahan Lirik Ora Urus Toton Caribo Viral di TikTok
- Terjemahan Lirik All Too Well Taylor Swift: Lost in Translation
- Kunci Gitar Aku Cinta Kau dan Dia Ahmad Band
- Chord Laut Kidul Denny Caknan Viral TikTok Mudun Srengenge
- Raim Laode: Bahagialah Kamu dengan Duniamu Chord
- Kunci Gitar 8 Letters Why Don't We Viral TikTok
- Kunci Gitar Aku Cinta Kau dan Dia Ahmad Band
- Chord Lagu Senyumlah Andmesh dari C untuk Masalah Hidup
- Kunci Gitar Seketika Rizwan Fadilah RnBoyz Mahalini