Lokasi: Berita >>
SPMB Jabar 2026: Daftar SMA SMK Maung dan Bedanya
Berita4246 Dilihat
RingkasanSPMB Reguler dan SMA/SMK Maung sama-sama menjadi pintu masuk ke sekolah negeri, tetapi memiliki perbedaan dari sisi pendekatan seleksi dan karakter program yang ditawarkan. SPMB Reguler umumnya mengacu pada mekanisme penerimaan berbasis jalur standar seperti domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi dengan sistem kuota yang telah ditetapkan secara nasional....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JABAR-2026-45345433.jpg)
SPMB Reguler dan SMA/SMK Maung sama-sama menjadi pintu masuk ke sekolah negeri, tetapi memiliki perbedaan dari sisi pendekatan seleksi dan karakter program yang ditawarkan. SPMB Reguler umumnya mengacu pada mekanisme penerimaan berbasis jalur standar seperti domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi dengan sistem kuota yang telah ditetapkan secara nasional. Sementara itu, SMA/SMK Maung merupakan skema khusus yang dikembangkan di Jawa Barat dengan penekanan pada penguatan karakter, kedisiplinan, serta pembinaan yang lebih intensif sesuai kebutuhan daerah.
Perbedaan ini membuat daftar sekolah yang masuk kategori SMA/SMK Maung menjadi perhatian tersendiri, karena tidak semua sekolah negeri otomatis masuk dalam program tersebut. SMA/SMK Maung merupakan sekolah dengan sistem pembinaan khusus, sehingga proses seleksinya tidak hanya berfokus pada nilai akademik, tetapi juga mempertimbangkan rekam jejak kedisiplinan serta prestasi siswa selama di sekolah sebelumnya. Kesiapan calon peserta didik untuk mengikuti pembinaan yang lebih intensif menjadi salah satu aspek penting dalam penilaian.
Peserta didik yang diterima di SMA/SMK Maung diharapkan memiliki komitmen tinggi terhadap dunia pendidikan, termasuk kesediaan untuk menaati aturan sekolah yang lebih ketat dan mengikuti program pembinaan karakter secara berkelanjutan. Pendaftaran calon murid baru sekolah Maung dilakukan melalui website resmi. Mengutip laman Disdik Jawa Barat, berikut daftar SMA dan SMK Maung dalam SPMB Jabar 2026.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/ibpql8ww7.html
Artikel Terkait
Kekerasan Pesantren Berulang, Pemerintah Didorong Perketat Pengawasan
BeritaIndonesia Youth Awakening Center (IYAC) menyoroti pola berulang dalam kasus kekerasan seksual di pesantren yang mencerminkan kegagalan pengawasan dan perlindungan. Priyo, perwakilan IYAC, menegaskan bahwa pesantren sejatinya adalah tempat pembentukan akhlak dan karakter bangsa, namun kekerasan seksual yang terus berulang tanpa pengawasan dan sistem perlindungan kuat mempertaruhkan masa depan korban dan marwah lembaga pendidikan....
【Berita】
Baca SelengkapnyaMenteri UMKM Salut SMAN 1 Pontianak soal Polemik LCC
BeritaMaman menilai silaturahmi lebih penting daripada polemik penetapan SMAN 1 Sambas sebagai juara pertama. Ia berpendapat semua pihak telah mengetahui kesalahan dewan juri, namun hal tersebut biar menjadi penilaian publik....
【Berita】
Baca SelengkapnyaPrakiraan Cuaca BMKG: Puncak Jaya dan Intan Jaya Berawan
BeritaBMKG memprediksi hujan ringan mengguyur Kabupaten Nabire, Paniai, Mimika, Puncak, dan Deiyai. Kabupaten Dogiyai berpotensi dilanda hujan dengan intensitas sedang....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Ilmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
- Pengamat Sebut MBG Beban Fiskal, Ambar: Pemikiran Keblinger
- Nadiem Makarim Tahanan Rumah, Dipasang Gelang Deteksi
- Kemenkes Peringatkan Demam Usai Bepergian dari Afrika
- Hantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD
- Klaim JHT dan JKP Melonjak, PDIP Peringatkan Dana BPJS
Artikel Terbaru
Messi 12 Gol di MLS 2026, Tempel Ketat Puncak Top Skor
MK Putuskan Ibu Kota RI Tetap Jakarta Sebelum Keppres
Pengamat Sebut MBG Beban Fiskal, Ambar: Pemikiran Keblinger
PBNU Diminta Rangkul Semua Kader Potensial Jelang Muktamar
Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
SMAN 1 Pontianak Minta Maaf, Tolak Final LCC MPR
Tautan Sahabat
- DPR Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi Puncak Haji
- Lansia Diabetes Wajib Aktif Cegah Luka Busuk
- Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
- Kemenkes: PHBS Kunci Tangkal Ancaman Hantavirus
- WHO Sebut Kantong Nikotin Rasa Permen Incar Remaja
- WNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus
- Kemenkes Pastikan Infrastruktur Kesehatan Siap Lawan Hantavirus
- Pancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
- Hantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD
- Siswa SD Lombok Meninggal Usai Aksi Freestyle, Bahaya Medis Terungkap