Lokasi: Bisnis >>
Indonesia-Malaysia Berpeluang Jadi Pusat Pendidikan Pascasarjana Asia
Bisnis59473 Dilihat
RingkasanYudi menyatakan Indonesia dan Malaysia berpeluang menjadi tujuan pendidikan pascasarjana yang diperhitungkan dunia. "Kedatangan mahasiswa internasional di AS turun 17 persen....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/World-Post-Graduate-Expo.jpg)
Yudi menyatakan Indonesia dan Malaysia berpeluang menjadi tujuan pendidikan pascasarjana yang diperhitungkan dunia. "Kedatangan mahasiswa internasional di AS turun 17 persen. Ini peluang ASEAN, khususnya Indonesia dan Malaysia," ujar Yudi dalam pernyataannya. Menurut Yudi, saat ini terjadi pergeseran besar dalam peta pendidikan tinggi global, di mana Asia mulai menggeser dominasi Barat dalam sektor pendidikan dan riset. "Perguruan tinggi berada di perubahan yang besar. Asia mulai menggeser dominasi Barat," jelasnya.
Universitas Airlangga (UNAIR) berhasil meraih posisi ke-9 dunia dalam pemeringkatan Times Higher Education (THE) Impact Rankings. "Ini membuktikan perguruan tinggi kita tidak hanya mengejar angka, tetapi juga dampak," kata Yudi. Prestasi ini menunjukkan kemampuan perguruan tinggi Indonesia bersaing di level global.
"Kolaborasi RI-Malaysia dalam memajukan peradaban. Kedua negara bukan sekadar berkembang, tapi serumpun," ujar Yudi. Kerja sama ini diharapkan memperkuat posisi Asia sebagai pusat pendidikan dan riset dunia yang baru.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/hnn0gwdwx.html
Artikel Terkait
Bang Madit Islam KTP Ingin Haji Setelah Puluhan Kali Umrah
BisnisQubil AJ mengaku belum pernah naik haji meski sudah menjadi brand ambassador banyak travel umroh. "Jujur saya sampai sekarang belum pernah naik haji....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaPeringatan Hari Buku Nasional: Sejarah dan Ucapan Singkat
BisnisHari Buku Nasional (Harbuknas) diperingati setiap tanggal 17 Mei di Indonesia, bertepatan dengan hari berdirinya Perpustakaan Nasional Republik Indonesia pada tahun 1980. Peringatan tahunan ini pertama kali dicetuskan pada tahun 2002 oleh Abdul Malik Fadjar, yang saat itu menjabat sebagai Menteri Pendidikan di era Kabinet Gotong Royong....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaPengacara Sesalkan Tuntutan Ringan 3 Oknum TNI Pembunuh
BisnisKeluarga korban kasus pembunuhan anggota TNI menyatakan kekecewaan terhadap tuntutan yang dibacakan oditur di Pengadilan Militer II-08 Jakarta pada Senin (18/5/2026). Edwin, perwakilan keluarga korban, mengungkapkan harapan agar ketiga terdakwa dihukum semaksimal mungkin....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Stok Beras Pecah Rekor, Tapi Minyakita Langka
- Serka M Nasir Dituntut 12 Tahun atas Kasus Pembunuhan Kacab Bank
- Jokowi Ikut Yoga 5 Menit di Depan Rumah Heboh
- Generasi Muda Jadi Garda Terdepan Geothermal Indonesia
- Ahmad Dhani Bela Syifa Hadju soal Busana Dipersoalkan
- Din Syamsuddin Kecam Penangkapan Jurnalis Republika oleh Israel
Artikel Terbaru
Cahaya Biru Ponsel Ganggu Tidur? Ini Kata Ahli
Kemenag: Awal Zulhijah 1447 H Jatuh 18 Mei 2026
Lelang Harley Davidson Rajo Emirsyah Capai Rp87 Juta
BNI-PBSI Dorong Leo/Daniel Juara Thailand Open 2026
Manchester City Pangkas Jarak dari Arsenal Usai Bantai Palace
KPK Panggil Muhadjir Effendy, Pemeriksaan Ditunda
Tautan Sahabat
- Sterling Gagal di Arsenal, Karier di Ujung Tanduk.
- Borneo FC Tahan Imbang Bali, Madura United Terancam Degradasi
- AC Milan Cuci Gudang, Rafael Leao dan 4 Pemain Lain Dijual
- Chelsea Resmi Tunjuk Xabi Alonso sebagai Pelatih hingga 2030
- Casemiro Andai Carrick Datang Lebih Awal ke MU
- Javier Aguirre Latih Timnas Meksiko di Piala Dunia 2026
- Pep Guardiola Realistis soal Gelar Liga Inggris
- Raul dan Matarazzo Jadi Opsi Jika Mourinho Batal ke Madrid
- Rashford Kerasan di Barcelona, Ogah Pulang ke MU
- VAR Digunakan di 273 Laga Liga 2 Championship 2025/26