Lokasi: Otomotif >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Otomotif21 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/hg9zrxob0.html
Artikel Terkait
Mauricio Buka Suara soal Masa Depan di Persija
OtomotifPersija Jakarta mulai bersiap menyambut musim baru dengan melakukan evaluasi terhadap komposisi pemain hingga jajaran pelatih. Macan Kemayoran diperkirakan bakal melakukan sejumlah perubahan untuk menghadapi musim depan setelah masih membidik target juara yang belum berhasil diwujudkan musim ini....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaKemenkes Temukan Hipertensi Meningkat pada Anak SMA
OtomotifNadia mengungkapkan data International Health Metrics dan Survei Kesehatan Indonesia terbaru menunjukkan prevalensi tekanan darah tinggi di Indonesia mencapai angka yang mengkhawatirkan. Sekitar 50 hingga 60 juta penduduk Indonesia menderita tekanan darah tinggi, berdasarkan temuan survei tersebut....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaIlmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
OtomotifAhli entomologi medis mengungkapkan bahwa manusia tidak selalu menjadi magnet nyamuk sepanjang waktu. Beberapa teori populer mengenai faktor yang menarik nyamuk ternyata tidak berdasar....
【Otomotif】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Fiersa Besari Minta Snack dan Buah untuk Riders Konser
- Kemenkes Awasi Minuman Manis, Nutri-Level Tekan Stroke dan Gagal Ginjal
- Hantavirus Bukti Nyata Ancaman Zoonosis dari Hewan
- Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
- Rieke Diah Pitaloka Kritik Perlindungan Korban Kasus Erin vs ART
- Kemenkes: PHBS Kunci Tangkal Ancaman Hantavirus
Artikel Terbaru
Biaya Kuliah S1 UMM 2026: Komponen dan Sistem Bayar
Hantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus
Studi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
Pancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
Menteri UMKM Salut SMAN 1 Pontianak soal Polemik LCC
Durasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap
Tautan Sahabat
- PHERINI Disetujui Tenaga Kesehatan untuk Ketiak Cerah
- Kemenkes Pastikan Infrastruktur Kesehatan Siap Lawan Hantavirus
- WNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus
- Hantavirus Tewaskan 3 Orang di Indonesia, Terbaru Kalbar
- Waspada Stroke saat Tubuh Tiba-tiba Limbung dan Sempoyongan
- BPOM Awasi Rokok Elektrik Cegah Penyalahgunaan
- 9 Gejala Monkey Malaria Sering Disangka Flu Biasa
- Virus Hanta Menular Lewat Kotoran Tikus, Waspadai Demam-Sesak
- Radiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia
- Hantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus