Lokasi: Hikmah >>
Unesa Buka Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka 2026
Hikmah21 Dilihat
RingkasanUniversitas Negeri Surabaya (Unesa) membuka Jalur Mandiri Prestasi bagi siswa yang pernah menjadi pengurus OSIS dan/atau dewan ambalan selama di bangku SMA/MA/SMK/Paket C. Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi dengan biaya Rp300 ribu untuk satu pilihan program studi dan Rp400 ribu untuk dua pilihan program studi....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-negeri-surabaya-unesa-x.jpg)
Universitas Negeri Surabaya (Unesa) membuka Jalur Mandiri Prestasi bagi siswa yang pernah menjadi pengurus OSIS dan/atau dewan ambalan selama di bangku SMA/MA/SMK/Paket C. Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi dengan biaya Rp300 ribu untuk satu pilihan program studi dan Rp400 ribu untuk dua pilihan program studi. Khusus untuk program studi S1 Kedokteran, biaya pendaftaran sebesar Rp750 ribu.
Persyaratan utama mencakup keaktifan sebagai pengurus inti atau anggota dewan ambalan yang dibuktikan dengan surat keterangan dari sekolah. Tata cara pendaftaran dimulai dengan mengisi formulir daring, mengunggah dokumen pendukung, dan melakukan pembayaran sesuai program studi yang dipilih. Jadwal seleksi Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka Unesa 2026 telah ditetapkan dengan tahapan verifikasi berkas dan pengumuman hasil.
Informasi lebih lanjut mengenai jadwal, tata cara, dan persyaratan lengkap dapat diakses melalui portal resmi Unesa. Calon mahasiswa diimbau untuk mempersiapkan dokumen seperti rapor, sertifikat prestasi, dan surat rekomendasi sekolah sebelum mendaftar. Jalur ini menjadi alternatif bagi siswa berprestasi di bidang organisasi untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Unesa.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/gts9iulth.html
Artikel Terkait
Bosnia Panggil 26 Pemain Piala Dunia 2026, Dzeko dan Rekan Idzes Masuk
HikmahBosnia memaksimalkan kuota 26 pemain untuk berjuang dalam turnamen sepak bola empat tahunan ini. Dari sekian banyak nama yang dibawa, beberapa sosok populer masih cukup akrab bagi penggemar sepak bola....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaKurban Unta untuk 7 Orang, Ini Dalil dan Pendapat Ulama
HikmahBerkurban hukumnya sunnah muakkad atau sangat dianjurkan bagi muslim yang mampu. Selain sapi dan kambing, unta juga termasuk hewan yang sah untuk dijadikan kurban....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaMenteri P2MI Canangkan Gerakan Nasional Migran Aman
HikmahMenteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Mukhtarudin, memimpin langsung peluncuran gerakan perlindungan di Kantor Kementerian P2MI, Jakarta, pada Senin (18/5/2026). Acara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara, termasuk Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal TNI (Purn....
【Hikmah】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- LG Rilis Mesin Cuci AI 20 Kg, Tipe WashTower dan Top Loading
- MUI dan Muhammadiyah Kecam Penangkapan Aktivis Israel
- KPK Periksa Crazy Rich Semarang Heri Black Kasus Bea Cukai
- Jokowi Ikut Yoga 5 Menit di Depan Rumah Heboh
- Chord Lagu Senyumlah Andmesh dari C untuk Masalah Hidup
- AKP Deky Diduga Minta Rp65 Juta ke Bandar Narkoba
Artikel Terbaru
Pakistan Jadi Payung Nuklir Saudi, Ribuan Pasukan Dikerahkan
Tangis Santriwati Ponpes Pati: Yatim Piatu, Terancam Putus Sekolah
Noel Ebenezer Cerita Hidup di Rutan KPK Jelang Sidang Tuntutan
Rupiah Tembus Rp 17.845, DPR Cecar Gubernur BI
Wasit Liga Inggris Akui Gol MU Tak Sah Akibat Handball Mbeumo
Menaker Yassierli: Kesejahteraan Pekerja dan Kinerja Industri Sejalan
Tautan Sahabat
- Rico Waas Lapor Mendagri Berobat ke Luar Negeri Tanpa APBD
- ART Tersangka Kematian Bocah 11 Tahun Akibat Pengobatan Mistik
- Petahana Ketum PBNU dan Kiai Imjaz Bertemu di PMKNU Cirebon
- Eks Perwira Polda Jateng Divonis 6 Tahun Penjara
- Calon Mempelai Wanita di Pati Kabur Jelang Akad Nikah
- Kasus Hantavirus di Kalbar, Pasien Sakit Bawaan Meninggal
- Sindikat Pita Cukai Ilegal Jateng Dibongkar, 19 Ditangkap
- Polwan Digerebek Berduaan, Polda Maluku Selidiki Kasus
- Robert Kardinal Yakin Papua Jadi Lumbung Tuna Nasional
- OPM Klaim Bunuh 8 Aparat, TNI Bantah Korban Warga Sipil