Lokasi: Travel >>
Unesa Buka Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka 2026
Travel16569 Dilihat
RingkasanPendaftaran Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka Universitas Negeri Surabaya (Unesa) tahun 2026 resmi dibuka untuk siswa yang pernah menjadi pengurus dan/atau dewan ambalan semasa duduk di bangku SMA/MA/SMK/Paket C. Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi Unesa dengan biaya pendaftaran sebesar Rp300 ribu untuk pilihan satu program studi dan Rp400 ribu untuk pilihan dua program studi....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-negeri-surabaya-unesa-x.jpg)
Pendaftaran Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka Universitas Negeri Surabaya (Unesa) tahun 2026 resmi dibuka untuk siswa yang pernah menjadi pengurus dan/atau dewan ambalan semasa duduk di bangku SMA/MA/SMK/Paket C. Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi Unesa dengan biaya pendaftaran sebesar Rp300 ribu untuk pilihan satu program studi dan Rp400 ribu untuk pilihan dua program studi. Khusus program studi S1 Kedokteran, biaya pendaftarannya sebesar Rp750 ribu.
Jalur seleksi ini memberikan kesempatan khusus bagi siswa berprestasi di bidang organisasi, terutama yang aktif dalam kegiatan OSIS dan Pramuka selama masa sekolah. Calon pendaftar harus memenuhi persyaratan administratif yang telah ditetapkan oleh panitia penerimaan mahasiswa baru Unesa. Tata cara pendaftaran, jadwal seleksi, serta dokumen yang diperlukan dapat diakses secara lengkap melalui portal resmi universitas.
Informasi lebih lanjut mengenai syarat, tata cara pendaftaran, dan jadwal seleksi Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka Unesa 2026 dapat diperoleh melalui laman resmi penerimaan mahasiswa baru. Calon mahasiswa diimbau untuk mempersiapkan seluruh dokumen dan mematuhi batas waktu pendaftaran yang telah ditentukan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/fsfpy6kko.html
Artikel Terkait
Kunci Gitar Gurun Hujan Juicy Luicy Viral TikTok
TravelJuicy Luicy kembali memikat hati pencinta musik tanah air dengan lagu terbaru berjudul "Gurun Hujan". Grup musik pop-sentimental asal Bandung, Jawa Timur yang terbentuk pada 2010 ini beranggotakan Julian Kaisar (vokal), Denis Ligia (gitar), Zamzam Y....
【Travel】
Baca SelengkapnyaKebakaran Hutan Landa Afrika-Asia, El Nino Perparah Bencana
TravelRekor suhu berpotensi kembali terpecahkan tahun ini, menyebabkan kekeringan luas sekaligus kebakaran hutan dengan dampak global yang signifikan. Para peneliti memperingatkan bahwa musim kebakaran global belum benar-benar memanas, namun awal yang sangat cepat ini, dikombinasikan dengan prakiraan cuaca ekstrem, meningkatkan risiko bencana....
【Travel】
Baca SelengkapnyaPakistan Didorong Reformasi Pendidikan untuk Masa Depan
TravelKolumnis internasional Dimitra Staikou menilai persoalan pendidikan Pakistan kini menjadi perhatian yang lebih luas, sebagaimana dikutip dari EU Today pada Kamis (21/5/2026). Menurut Dimitra, kritik terhadap sistem pendidikan Pakistan bukan semata karena masalah kekurangan dana, mengingat Pakistan merupakan penerima fasilitas perdagangan preferensial GSP+ dari Uni Eropa....
【Travel】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Pertemuan Ekraf dengan Aktor Tokyo Drift Gaet Pasar Global
- Kapal Selam Nuklir AS Tiba di Gibraltar Usai Trump Tolak Iran
- Nyamuk Wolbitos Senjata Brasil Lawan Demam Berdarah
- Intelijen AS: 90% Fasilitas Rudal Iran Masih Beroperasi
- Persija Siap Datangkan Pemain Piala Dunia 2026
- Petani Tiongkok Stroke saat Berjualan, Warga Borong 4 Ton Apel
Artikel Terbaru
Honda Patenkan Teknologi Motor Trail Listrik Baru
Pakistan Didorong Reformasi Pendidikan untuk Masa Depan
Kongres AS Soroti Kerugian 42 Pesawat Pentagon Lawan Iran
Pakistan Jadi Payung Nuklir Saudi, Ribuan Pasukan Dikerahkan
Messidoro Harap Persis Solo Selamat dari Degradasi
131 Meninggal Akibat Ebola di Kongo, WHO Khawatir Penularan Cepat
Tautan Sahabat
- Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
- Hoaks Media Sosial Picu Rendahnya Imunisasi Anak Aceh
- Wabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
- Food Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
- Kemenkes: PHBS Kunci Tangkal Ancaman Hantavirus
- Siswa SD Lombok Meninggal Usai Aksi Freestyle, Bahaya Medis Terungkap
- PCOS Berganti Nama Jadi PMOS, Bukan Hanya Soal Kista
- Kemenkes Awasi Pelaku Perjalanan Amerika Latin soal Hantavirus
- Waspada Stroke saat Tubuh Tiba-tiba Limbung dan Sempoyongan
- WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik