Lokasi: Olahraga >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Olahraga16 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/f5hd6owrn.html
Artikel Terkait
Insiden Le Mans: Tendangan Pecco Bagnaia Kontroversial
OlahragaPecco Bagnaia kehilangan grip ban depan yang berujung DNF (did not finish) akibat terjatuh di lap ke-16 pada MotoGP seri terbaru. Pembalap Ducati asal Turin, Italia ini mengaku puas dengan kondisi motor, khususnya dalam hal kecepatan....
【Olahraga】
Baca SelengkapnyaMenteri ESDM Bahlil Pastikan Energi Nasional Aman
OlahragaMenteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia melapor kepada Presiden Prabowo Subianto mengenai kesiapan penataan izin tambang di Kawasan Hutan, termasuk Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang tidak difungsikan secara optimal. “Beberapa IUP selama ini tidak difungsikan sebagaimana mestinya....
【Olahraga】
Baca SelengkapnyaKSPSI Minta Pemerintah Tekan Impor Demi Rupiah Stabil
OlahragaAnggota Lembaga Kerja Sama Tripartit, Arnod, mengungkapkan bahwa Indonesia memiliki sumber daya alam melimpah, pasar besar, dan tenaga kerja berjumlah banyak yang seharusnya mampu menopang kebutuhan nasional, terutama di sektor pangan dan industri strategis. Namun, hingga saat ini Indonesia masih mengimpor berbagai komoditas penting seperti gula, kedelai, jagung, susu, daging, buah-buahan, bahan kimia, baja, mesin industri, elektronik, hingga farmasi....
【Olahraga】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Xi Jinping Buka Peluang Bisnis AS, Trump Janjikan Masa Depan Cerah
- Hukum Kurban untuk Orang Meninggal, Apakah Sah?
- KPK Periksa 8 Saksi di Bangkalan Terkait Dana Hibah Jatim
- Ketua Komisi II DPR Minta Juri LCC MPR Kalbar Di-blacklist
- Persib vs PSM di Super League Pekan 33 Penentu Juara
- Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei: Sejarah dan Maknanya
Artikel Terbaru
Kunci Gitar Breathless Krisdayanti: Cara Kau Membuatku Tak Bernapas
Kapolri Buka Suara Jabatan Kapolda Metro Jaya Bintang Tiga
Misbakhun Optimistis Pasar Modal Indonesia Tetap Kuat
Harta Teddy Indra Wijaya Tembus Rp20 Miliar
Tersangka Penembakan Trump Mengaku Tidak Bersalah
Video Gubernur BI soal Staf Menkeu Purbaya Dibantah Kemenkeu
Tautan Sahabat
- BRI Consumer Expo 2026 Tawarkan Promo KPR, KKB, Cashback
- Pertamina Hulu Indonesia Lampaui Target Produksi Migas
- PaDi Dioptimalkan, BUMN Perkebunan Perkuat Ekosistem UMKM
- Rupiah Tembus Rp17.508, Pasar Mulai Khawatir
- Double Decker Hunian Baru Solusi Lahan Sempit Jakarta
- IHSG Anjlok, Investor Bereaksi Negatif ke Pernyataan Prabowo
- Prabowo Panggil Gubernur BI, CEO Danantara, Menkeu Bahas Rupiah
- Ketua Komisi XI DPR Desak BI Stabilkan Rupiah Segera
- Bank BSN Raih Apresiasi Menteri PKP Kuasai Pasar KPR Subsidi Syariah
- Kisah Ratidjo Bangun Jejamuran, Kapok Miskin Kini Punya 2,5 Hektare Jamur