Lokasi: Otomotif >>
Unpad Buka Beasiswa Pascasarjana 2026, S2-S3 Tuntas 4 Tahun
Otomotif8 Dilihat
RingkasanBeasiswa Unggulan Pascasarjana Padjadjaran 2026 resmi dibuka untuk mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan Magister (S2) dan Doktor (S3) melalui skema pendampingan langsung dari promotor unggulan. Pendaftaran program ini dilakukan melalui mekanisme SMUP Reguler Pascasarjana dan berlangsung hingga 13 Juli 2026....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Beasiswa-Unggulan-Pascasarjana-Unpad-2026.jpg)
Beasiswa Unggulan Pascasarjana Padjadjaran 2026 resmi dibuka untuk mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan Magister (S2) dan Doktor (S3) melalui skema pendampingan langsung dari promotor unggulan. Pendaftaran program ini dilakukan melalui mekanisme SMUP Reguler Pascasarjana dan berlangsung hingga 13 Juli 2026.
BUPP 2026 dirancang untuk mencetak sumber daya manusia unggul melalui percepatan pendidikan. Penerima beasiswa akan memperoleh sejumlah fasilitas pendanaan yang mencakup biaya kuliah, biaya hidup, serta tunjangan penelitian. Program ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk mendapatkan bimbingan langsung dari promotor yang kompeten di bidangnya.
Persyaratan pendaftaran meliputi: Warga Negara Indonesia atau Warga Negara Asing; lulusan program Sarjana atau Sarjana Terapan yang terakreditasi oleh BAN PT/LAM-PTKes; memiliki IPK minimal 3,25 bagi lulusan dari Perguruan Tinggi di Indonesia atau GPA minimal 3,5 skala 4 bagi lulusan Perguruan Tinggi Luar Negeri; memiliki sertifikat Tes Kemampuan Akademik (TKA) dari Pusat Inovasi Psikologi Universitas Padjadjaran; serta sertifikat English Language Test (ELT) UNPAD yang masih berlaku (maksimal 2 tahun) dengan nilai minimal 525, atau tes kemampuan Bahasa Inggris dari institusi resmi yang diakui UNPAD.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/et23vbox4.html
Artikel Terkait
Jadwal TV Rabu 13 Mei 2026: Lapor Pak! dan Cipung
OtomotifRANS Entertainment menghadirkan serial animasi populer yang menampilkan petualangan seru Cipung (Rayyanza Malik Ahmad) sebagai bayi ajaib, siap menemani pemirsa sepanjang hari dengan sederet program dari syarat informasi hingga hiburan. Serial animasi ini menampilkan karakter Cipung yang menjelajahi berbagai petualangan menarik dengan kemampuan ajaibnya, memberikan tontonan menghibur dan edukatif bagi anak-anak dan keluarga di Indonesia....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaEks Jurnalis Indonesia Mengaku Dihajar Komandan Tentara Israel
OtomotifYasin menceritakan secara detail momen mencekam saat kapal dicegat, penumpang ditembaki, hingga dirinya dan ratusan relawan lainnya ditahan dalam kondisi penuh tekanan. Ia juga mengungkap perlakuan selama di tahanan, termasuk kekerasan, interogasi, serta penyitaan seluruh perangkat jurnalis....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaKereta China Jadi Senjata Iran Tembus Blokade AS
OtomotifFrekuensi pengiriman kereta barang dari China ke Eropa melonjak drastis akibat konflik yang memicu blokade di jalur laut. Menurut sumber logistik internasional yang dikutip dari Bloomberg, kereta tersebut melintas melewati wilayah Kazakhstan dan Turkmenistan sebelum akhirnya masuk ke Iran....
【Otomotif】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Jalur Barat dan Bandara Serui Segera Ditingkatkan
- 6 Benda Saksi Bisu Revolusi Kebudayaan China
- Trump Tolak Tawaran Iran, Sebut Gencatan Senjata Sekarat
- Operasi Sindoor Ubah Dinamika Konflik India-Pakistan
- Kunci Gitar Senyum dari Matahari Idgitaf Dicintai
- Super El Nino Diprediksi Perparah Kebakaran Hutan Global
Artikel Terbaru
Chord Laut Kidul Denny Caknan Viral TikTok Mudun Srengenge
Trump Pilih Mahmoud Ahmadinejad Pimpin Iran Pasca Perang
Kontroversi Kunjungan Netanyahu ke UEA dan Pebisnis China Zhou Qunfei
India Minta Jalur Bebas Hambatan di Selat Hormuz
Ayu Azhari Lawan Normalisasi Kekerasan di Film Suamiku Lukaku
Polisi Tokyo Tangkap Eks Bos MTU Jepang Kasus Rp170 Miliar
Tautan Sahabat
- Kemenkes Awasi Pelaku Perjalanan Amerika Latin soal Hantavirus
- Studi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
- PPTI Yakin Target TBC 2030 Tercapai Jika Semua Pihak Patuh
- Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
- Atur Ulang Jadwal BAB Agar Lebih Teratur
- Menkes: Tanpa Transformasi Digital, Layanan Kesehatan Bermutu Mustahil
- Pancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
- El Nino Ekstrem: Ancaman DBD dan Gangguan Pencernaan Anak
- Ilmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
- Wabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar