Lokasi: Teknologi >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Teknologi55234 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/eksov1nc5.html
Artikel Terkait
Kunci Gitar Aku Cinta Kau dan Dia Ahmad Band
TeknologiLagu Aku Cinta Kau dan Dia masuk dalam album Ideologi, Sikap, Otak yang dirilis pada tahun 1998. Lirik lagu ini menceritakan tentang seseorang yang terjebak dalam perasaan cinta kepada dua orang sekaligus....
Baca SelengkapnyaEl Nino Picu Kebakaran Hutan, Asap Ancam Anak Pneumonia
TeknologiKetua Satgas Kesehatan Lingkungan dan Perubahan Iklim Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dr. Darmawan B Setyanto, memperingatkan bahwa partikel PM2....
Baca SelengkapnyaIlmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
TeknologiAhli entomologi medis mengungkapkan bahwa manusia tidak selalu menjadi magnet nyamuk sepanjang waktu. Beberapa teori populer mengenai faktor yang menarik nyamuk ternyata tidak berdasar....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Samsung Galaxy S26 Ultra Pecahkan Rekor Charging Android
- Hantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus
- Terapi Sel Punca Dokter Kardiovaskular Pulihkan Jantung
- Mikroplastik Ditemukan di Otak Manusia, Ini Kata Ilmuwan
- Cinta Lamine Yamal di Parade Barcelona, Palestina
- Studi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
Artikel Terbaru
Curacao Tunjuk Dick Advocaat 30 Hari Jelang Piala Dunia 2026
WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
Hantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD
Waspada Stroke saat Tubuh Tiba-tiba Limbung dan Sempoyongan
Raim Laode: Bahagialah Kamu dengan Duniamu Chord
Studi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
Tautan Sahabat
- Drawing Malaysia Masters 2026: Ubed vs Lakshya Sen
- Insiden Le Mans: Tendangan Pecco Bagnaia Kontroversial
- Hammer Fight Series 3 Cetak Rekor 125 Pertandingan Sehari
- Megawati Gabung Latihan Hyundai Hillstate Juli 2025
- Jadwal Sprint MotoGP Catalunya 2026, Bagnaia Frustrasi
- Wamenpora Taufik Hidayat Dukung Arena Selatan 2026 Cegah Tawuran
- Leo/Daniel Comeback, Sabar/Reza Mundur di Thailand Open 2026
- Megawati Hangestri Gabung Hyundai Hillstate Juli 2025
- Isyana/Rinjani ke Perempatfinal Thailand Open Usai Adu Setting
- Jakarta Garuda Hadapi Jalur Neraka di AVC Champions League 2026