Lokasi: Teknologi >>
Daftar Lokasi Ujian Mandiri Bela Negara UPN Jogja 2026
Teknologi41 Dilihat
RingkasanUPN "Veteran" Yogyakarta membuka seleksi mandiri 2026 dengan sistem ujian yang diperluas ke 37 kota di seluruh Indonesia. UPN "Veteran" Yogyakarta menyelenggarakan seleksi ini sebagai jalur penerimaan mahasiswa baru melalui pengukuran kemampuan kognitif siswa serta penguasaan mata pelajaran pendukung dan penciri kampus....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/upn-veteran-yogyakarta.jpg)
UPN "Veteran" Yogyakarta membuka seleksi mandiri 2026 dengan sistem ujian yang diperluas ke 37 kota di seluruh Indonesia. UPN "Veteran" Yogyakarta menyelenggarakan seleksi ini sebagai jalur penerimaan mahasiswa baru melalui pengukuran kemampuan kognitif siswa serta penguasaan mata pelajaran pendukung dan penciri kampus.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Sistem Informasi UPN "Veteran" Yogyakarta, Machya Astuti Dewi, menyampaikan bahwa perluasan lokasi ujian merupakan komitmen kampus dalam menjaring talenta terbaik dari seluruh Indonesia. "Kami ingin memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi putra-putri daerah dari Sumatera hingga Papua untuk bergabung dengan Kampus," ujar Machya Astuti Dewi. Kebijakan ini menjadi langkah strategis kampus untuk memperluas akses pendidikan tinggi tanpa membebani peserta dengan jarak perjalanan yang jauh ke Yogyakarta.
Pelaksanaan ujian Seleksi Mandiri 2026 dibagi menjadi dua skema berdasarkan lokasi. Ujian di luar Yogyakarta akan dilaksanakan lebih awal pada 18 Juni 2026 secara serentak di seluruh lokasi dengan metode Paper Based Test (PBT). Terdapat perbedaan metode dan jadwal pelaksanaan antara pusat ujian di Yogyakarta dengan lokasi ujian di luar Yogyakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/ei1evak2w.html
Artikel Terkait
Hantavirus Dilaporkan di ASEAN, Indonesia Termasuk Daftar
TeknologiKapal pesiar yang membawa ratusan penumpang dan kru dari berbagai negara berlayar dari Ushuaia, Argentina, pada 1 April 2026, namun tiga penumpang dilaporkan meninggal dunia akibat terpapar wabah misterius. Peristiwa ini memicu kekhawatiran global, terutama setelah para penumpang dari 12 negara turun di St....
Baca SelengkapnyaVirus Hanta Menular Lewat Kotoran Tikus, Waspadai Demam-Sesak
TeknologiHantavirus menjadi perhatian karena sumber penularannya sangat dekat dengan kehidupan masyarakat sehari-hari, seperti rumah yang banyak tikus, gudang tertutup, hingga area bekas banjir. Plt Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan RI, dr....
Baca SelengkapnyaPenyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
TeknologiPenyakit moya-moya merupakan kondisi langka yang menyebabkan penyempitan pembuluh darah otak secara perlahan namun progresif, demikian dijelaskan oleh dr. Muhammad Hafif, Sp....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- WHO Peringatkan Krisis Kesehatan Mental di Ukraina
- Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
- Preeklampsia Ancaman Serius Ibu Hamil, Deteksi Dini Penting
- Avigan, Obat Jepang, Berpotensi Lawan Hantavirus
- Penahanan Jurnalis Slamet Ariyadi oleh Israel Ancam Kebebasan Pers
- 6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme Optimal Turunkan Berat Badan
Artikel Terbaru
Bukilic Jadi Pemain Tertinggi di Liga Voli Korea
Puan Khawatir Hantavirus Meluas, Minta Antisipasi Pemerintah
Hantavirus Tewaskan 3 Orang di Indonesia, Terbaru Kalbar
Moya-moya Pemicu Stroke Usia Muda, Kenali Gejala Awal
Iran Siapkan Tarif Baru di Selat Hormuz untuk Kapal Asing
Preeklampsia Ancaman Serius Ibu Hamil, Deteksi Dini Penting
Tautan Sahabat
- PCOS Berganti Nama Jadi PMOS, Bukan Hanya Soal Kista
- Food Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
- 5 Cara Alami Tingkatkan Nafsu Makan untuk Naik Berat Badan
- Menkes: Tanpa Transformasi Digital, Layanan Kesehatan Bermutu Mustahil
- Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
- Yani Panigoro Soroti Perjuangan Kader Penyembuh TBC
- Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
- El Nino Ekstrem: Ancaman DBD dan Gangguan Pencernaan Anak
- Yani Panigoro: Kader TBC Bergerak dengan Hati
- Kemenkes Temukan Hipertensi Meningkat pada Anak SMA