Lokasi: Kuliner >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Kuliner4351 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/e05ui4ykp.html
Sebelumnya: Veda Pratama Finis P4 di Moto3 Prancis 2026
Berikutnya: Visa Tokutei Ginou Jepang Diprediksi Penuh 2027
Artikel Terkait
Koalisi Teluk Pecah Usaha UEA Gagal Gandeng Saudi dan Qatar
KulinerRetaknya solidaritas negara-negara Teluk mulai tampak setelah Abu Dhabi mendorong pembentukan respons militer gabungan untuk menghadapi ancaman regional. Dalam pembicaraan tertutup, Uni Emirat Arab (UEA) mengusulkan langkah militer bersama, namun ajakan itu tidak mendapat dukungan penuh dari negara-negara tetangga....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaLansia Diabetes Wajib Aktif Cegah Luka Busuk
Kulinerdr Agus mengungkapkan kebiasaan kurang gerak pada lansia justru bisa memicu masalah serius seperti kekakuan otot dan sendi. Hal ini disampaikannya dalam Healthy Talk di kanal YouTube Tribun Health pada Senin (18/5/2026)....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaBerdebar Naik Tangga, Waspada Gangguan Irama Jantung
KulinerBanyak orang mengabaikan keluhan jantung berdebar atau sesak napas karena menganggapnya akan hilang setelah istirahat. Padahal, kondisi tersebut bisa menjadi tanda atrial fibrilasi, gangguan irama jantung yang serius....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kunci Gitar Breathless Krisdayanti: Cara Kau Membuatku Tak Bernapas
- WNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus
- Senam Ergonomik Bantu Lansia Jaga Sendi dan Redakan Stres
- Moya-moya Pemicu Stroke Usia Muda, Kenali Gejala Awal
- Drone Hizbullah Buat Tentara Israel Frustrasi dan Ketakutan
- 6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme Optimal Turunkan Berat Badan
Artikel Terbaru
Kunci Gitar Pelarian Keisya Levronka Mudah Dimainkan
Pancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
Menkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia
Ubed Tersingkir di Thailand Open 2026 karena Ragu di Awal Laga
Senam Ergonomik Bantu Lansia Jaga Sendi dan Redakan Stres
Tautan Sahabat
- Pep Guardiola Sindir Arsenal Usai Man City Juara Piala FA
- Southampton Gagal Promosi Akibat Skandal Mata-mata
- Persija Pecahkan Rekor Poin, Pelatih Beri Peringatan
- Persis Solo Kalahkan Dewa United 1-0, Jaga Asa
- Arsenal Juara Liga Inggris, Man City Tertahan di Bournemouth
- Dongeng Vietnam di Piala Asia U17 2026 Berlanjut
- Mourinho Sepakat Kembali ke Real Madrid, Bereskan Kekacauan
- Persib Bandung Segel Juara Liga 1 Usai Hasil Berbeda
- Persib Wajib Waspada, Persijap Siap Rusak Pesta Juara
- Pesepakbola Muda Indonesia Dibina ala Barcelona, Mimpi ke Eropa